Minggu
19 April 2026 | 8 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dewanti Ingin Pilbup Malang jadi Pesta Kegembiraan Rakyat

pdip jatim - dewanti-masrifah deklarasi damai

pdip jatim - dewanti-masrifah deklarasi damaiMALANG – Calon Bupati Dewanti Rumpoko berharap Pilkada Kabupaten Malang dilaksanakan dengan profesional, adil, tanpa keberpihakan penyelenggara, maupun pengawas pemilu, pada salah satu pasangan calon.

Sebab, menurut Dewanti, pilkada bukan sekadar memilih pemimpin terbaik lima tahun ke depan, tapi juga sebagai ajang pendidikan politik bagi masyarakat.

“Di sinilah titik pijak pendidikan politik, bagi masyarakat, dalam pesta demokrasi pemimpin anyar ini. Pemimpin anyar yang diharapkan akan membawa Kabupaten Malang ke arah lebih baik. Pemimpin sing nyenengne atine rakyat (pemimpin yang menyenangkan hatinya rakyat),” kata Dewanti.

Pernyataan ini disampaikan Dewanti, saat berpidato di acara Deklarasi Pilkada Damai, Sabtu (17/10/2015). Deklarasi yang diselenggarakan KPU setempat itu digelar di Lapangan Desa Banjarejo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang.

Calon bupati yang diusung PDI Perjuangan ini berharap, pilkada menjadi sebuah pemilihan umum, yang bermartabat, dan berintegritas. Sekaligus pilkada tanpa adanya kecurangan, kampanye hitam, kekerasan, dan intimidasi.

Sebagaimana pilpres lalu, lanjut dewanti, yang menjadi sebuah kegembiraan politik, dan menghasilkan pemimpin yang dicintai rakyat. Dia ingin Pilkada Kabupaten Malang kali ini, juga menjadi pesta kegembiraan masyarakat, politik yang gembira, menghasilkan pemimpin anyar yang dicintai rakyat.

Sebagai ajang bagi rakyat belajar politik, tambah Dewanti, hak mencoblos pada 9 Desember nanti, adalah sebuah bentuk pelaksanaan kedaulatan, yang menjadi hak penuh rakyat. “Kedaulatan yang tak bisa dibeli dengan uang, karena di tangan rakyatlah, harapan Kabupaten Malang yang anyar itu berada,” ujarnya.

Oleh karena itu, perempuan yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timut itu mengajak pasangan calon lain serta seluruh pendukungnya, untuk bersama-sama menciptakan situasi pilkada yang kondusif, dengan saling menghormati dan menghargai.

Dewanti mengungkapkan, sejarah mencatat pernah ada pemimpin perempuan yang berjaya di bumi Malang Raya. Yakni Kendedes, dikenal sebagai Sri Nareswari, yang berarti wanita utama. Kemudian Ratu Kusumawardhani dan Ratu Mahamisi.

Juga ada panglima perang Proboretno. Pemimpin-pemimpin perempuan itu, imbuh Dewanti, menunjukkan bagaimana perempuan layak dan mampu memimpin.

“Kami berdua, pasangan nomor 2, Dewanti Rumpoko-Masrifah Hadi hadir di hadapan masyarakat Kabupaten Malang dengan semangat Arema: kebersamaan dan solidaritas tanpa batas. Dua perempuan yang ingin mengembalikan spirit pemimpin perempuan di bumi Arema Malang. Ini adalah sejarah pertama di Indonesia, ada pasangan perempuan-perempuan dalam pilkada. Dan Malang-lah yang tercatat dalam sejarah itu,” pungkasnya. (sa)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Warga Dandangan Keluhkan Banjir, Yuzar Rasyid Bergerak Cepat Tinjau Sungai 

Yuzar Rasyid turun langsung meninjau sungai di Kediri merespons banjir musiman, sekaligus meluncurkan program ...
KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Ngawi, Gen Z Tempati Posisi-posisi Strategis di PAC

NGAWI – Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di ...
KABAR CABANG

Hari Kartini 2026, Yudi Meira Tegaskan Peran Perempuan Strategis di PDIP Blitar

Yudi Meira tegaskan peran strategis perempuan dalam politik PDIP Blitar pada momentum Hari Kartini 2026, dorong ...
KABAR CABANG

Tari Reco Banteng Buka Musancab PDI Perjuangan Ngawi

NGAWI – Hentakan kaki para penari memecah suasana Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Minggu (19/4/2026). Irama ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh ...
EKSEKUTIF

Bongkar Fasad Eks Toko Nam, Pemkot Surabaya Kembalikan Fungsi Pedestrian

Pemkot Surabaya akan membongkar fasad eks Toko Nam di Embong Malang untuk mengembalikan fungsi pedestrian, tetap ...