Rabu
03 Juni 2026 | 11 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Demi Petani, Bupati Yani Minta Pelajar Ciptakan Robot Anti Tikus dan Wabup Aminatun Pastikan Pengerukan Kali Lamong

pdip-jatiim-bupati-gresik-100621-fandi-akhmad-yani-a

GRESIK – Hama tikus dan banjir masih menjadi momok menakutkan bagi petani di Gresik. Hal itu terungkap dalam pertemuan antara Bupati – Wakil Bupati Gresik yang diusung PDI Perjuangan, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah dengan para petani di Cerme.  

Menanggapi keluhan para petani dalam dialog pada acara Sapa Petani tersebut, Bupati Fandi Akhmad Yani mengatakan pihaknya telah mengupayakan berbagai cara untuk menangani hama pengerat ini. Selain cara tradisional, cara modern harus dilakukan untuk menyelesaikan masalah hama.

Bahkan, pria yang akrab disapa Gus Yani mengaku telah menemui para pelajar SMK dan meminta dibuatkan robot pengusir hama tikus.

“Anak-anak SMK di Gresik pintar-pintar dan jadi langganan juara (lomba robotika). Baik tingkat regional maupun nasional,” ujar bupati milenial tersebut. “Semoga dengan adanya cara modern ini permasalahan hama tikus bisa dikendalikan. Sehingga petani tidak lagi khawatir tanamannya rusak,” imbuhnya.

Selain hama tikus, petani juga mengeluhkan banjir seperti disampaikan Rozik, warga Sukoanyar, Kecamatan Cerme.

“Kalau banjir terus petani pasti rugi. Kami berharap masalah banjir tidak lagi terjadi di Gresik selatan,” kata Rozik.

Menanggapi persoalan tersebut, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyampaikan, bahwa penanganan Kali Lamong menjadi fokus pemerintah. Hal itu sudah tertuang dalam program Nawa Karsa Bupati dan Wakil Bupati Gresik.

“Pembebasan tanah dan normalisasi Kali Lamong sudah dimulai. Sehingga ketika musim penghujan tidak ada lagi banjir di Gresik Selatan,” kata Bu Min, sapaan akrab Aminatun Habibah.

Selain itu, lanjut dia, proses pengerukan sungai Kali Lamong terus dilakukan. Tujuannya, agar tidak terjadi pendangkalan. Sehingga saat debit air naik ketika musim hujan tidak sampai meluber ke lahan pertanian maupun rumah warga.

“Ini sudah menjadi keinginan Pak Bupati Gus Yani dengan saya. Kali Lamong juga akan dibuatkan sudetan untuk mengisi waduk yang nantinya digunakan untuk mengairi lahan pertanian ketika musim kemarau,” imbuhnya.

Melalui program sapa petani, Gus Yani dan Bu Min memastikan, pihaknya akan terus memperhatikan dan mencarikan solusi untuk permasalahan-permasalahan pertanian. Sebab petani menjadi unsur penting dalam mememenuhi kebutuhan pokok masyarakat.  

“Target kita adalah kesejahteraan petani. Sukses panen, dan harga jualnya stabil. Semoga dengan duduk bersama semua permasalahan pertanian dapat teratasi,” pungkas Gus Yani.

Dialog antara Gus Yani dan Bu Min dengan para petani dilakukan dalam acara Sapa Petani di Desa Sukoanyar, Kecamatan Cerme, Selasa (5/10/2021). (mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Bulan Bung Karno 2026, DPC Nganjuk Gelar Doa Bersama dan Ziarah Makam Tokoh Partai

NGANJUK – Menyambut bulan Juni yang diperingati sebagai Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
LEGISLATIF

Widarto: Jika Diperlukan, Perlindungan BPJS bagi ABK Nelayan Bisa Dibiayai Pemerintah

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menilai perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi ABK nelayan penting karena tingginya ...
KRONIK

DPD PDI Perjuangan Jatim akan Tutup Musancab dengan Tanam Ribuan Pohon di Lumajang

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan mengisi rangkaian peringatan “Bulan Bung Karno” dengan aksi penanaman ...
SEMENTARA ITU...

Dari Istana Gebang hingga Makam Bung Karno, Pelajaran yang Tak Ditemukan di Buku

Puluhan siswa SD Bangle 02 Blitar mengikuti outing class sejarah ke Istana Gebang, Perpustakaan Bung Karno, dan ...
KABAR CABANG

Erma PDIP Tegaskan Pancasila Sebagai Penuntun Kebijakan dan Kontrol Pemerintahan

TULUNGAGUNG – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Erma Susanti, menegaskan bahwa seluruh kader Partai ...
SEMENTARA ITU...

Saat Rombong Es Teh Bantuan Bupati Kediri Datang, Harapan Baru Mbah Mari Ikut Tiba

Mbah Mari, warga Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Kediri, tak mampu menyembunyikan kebahagiaannya setelah menerima ...