Minggu
19 April 2026 | 8 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dan… Wakil Ketua DPRD Lamongan Pun Turut Menenangkan Anak-anak Takut Vaksin Covid-19

pdip-jatim-dprd-lamongan-281221-h-darwoto-b
BOCAH PEMBERANI - H Darwoto mendampingi seorang siswa saat vaksinasi Covid-19 di SD Plus At Taqwa Kecamatan Brondong.

LAMONGAN – Wakil Ketua DPRD Lamongan, H Darwoto ikut menenangkan sejumlah anak yang terlihat cemas saat akan disuntik vaksin Covid-19 di SD Plus At Taqwa Kecamatan Brondong, Lamongan.

Namanya juga anak-anak. Melihat jarum suntik, tentu sesuatu. Apalagi mendengar kata vaksin Covid-19. Di beberapa tempat, meski tak banyak, anak-anak disergap ketakutan luar biasa karena informasi negatif yang mereka terima seputar vaksin Covid-19.  

Rasa takut juga melanda sejumlah anak saat acara pencanangan sekaligus pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun di sekolah tersebut. Apa penyebabnya, entahlah. Yang pasti, H Darwoto yang hadir dan mencanangkan vaksinasi di tempat tersebut, ikut turun tangan menenangkan sejumlah anak.

Wakil rakyat dari PDI Perjuangan ini pun mengajak berbicara dengan anak-anak untuk mengusir kekhawatiran para bocah. Rupa-rupa topik obrolannya, soal sarapan hingga kegemaran siswa.

“Mereka rata-rata hebat semua meski ada beberapa yang sempat merasakan ketakutan,” kata Pak Dar, sapaan akrab H Darwoto, Selasa (28/12/2021).

Pada kesempatan itu, Pak Dar meminta kepada pihak sekolah yang belum mendapat giliran vaksinasi agar menyiapkan jadwal untuk siswa.

“Ya, agar tidak terjadi penumpukan dan berebut ingin divaksin duluan. Harus tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai himbauan pemerintah,” ujarnya. 

Yang sangat penting lagi, kata H Darwoto yang juga pengurus DPC PDI Perjuangan Lamongan, para orang tua harus mengawasi putra-putrinya yang sudah divaksin.

“Ini sangat penting. Jika ada KIPI (kejadian ikutan pasca imunisasi), orang tua harus melapor ke pihak sekolah untuk dilanjut ke dinas kesehatan atau puskesmas terdekat,” ucapnya.

Vaksinasi untuk anak, kata Pak Dar, sebagai upaya untuk mempercepat terwujudnya kekebalan komunal. Ia berharap, setelah dilaksanakan vaksinasi bagi anak-anak usia 6-11 tahun, pembelajaran tatap muka (PTM) bisa berjalan dengan aman dan lancar.

“Jika sudah divaksin, saya berharap tidak ada lagi rasa was-was yang menyelimuti orang tua. Karena kekebalan komunal sudah terbentuk di lingkungan sekolah,” pungkas H Darwoto. (yols/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Warga Dandangan Keluhkan Banjir, Yuzar Rasyid Bergerak Cepat Tinjau Sungai 

Yuzar Rasyid turun langsung meninjau sungai di Kediri merespons banjir musiman, sekaligus meluncurkan program ...
KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Ngawi, Gen Z Tempati Posisi-posisi Strategis di PAC

NGAWI – Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di ...
KABAR CABANG

Hari Kartini 2026, Yudi Meira Tegaskan Peran Perempuan Strategis di PDIP Blitar

Yudi Meira tegaskan peran strategis perempuan dalam politik PDIP Blitar pada momentum Hari Kartini 2026, dorong ...
KABAR CABANG

Tari Reco Banteng Buka Musancab PDI Perjuangan Ngawi

NGAWI – Hentakan kaki para penari memecah suasana Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Minggu (19/4/2026). Irama ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh ...
EKSEKUTIF

Bongkar Fasad Eks Toko Nam, Pemkot Surabaya Kembalikan Fungsi Pedestrian

Pemkot Surabaya akan membongkar fasad eks Toko Nam di Embong Malang untuk mengembalikan fungsi pedestrian, tetap ...