Rabu
27 Mei 2026 | 11 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cegah Meluasnya Wabah PMK, Nugroho Dorong Pemerintah Percepat Distribusi Vaksin

pdip-jatim-220707-nug-sw

“Kata kunci penyelesaian PMK ada pada vaksinasi secara massal dan serempak. Bila itu dilakukan insya Allah wabah PMK di Indonesia akan selesai tidak sampai 2 tahun”

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur SW Nugroho mendorong percepatan distribusi vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) untuk hewan ternak. Hal ini untuk mencegah meluasnya wabah PMK, khususnya di wilayah Jawa Timur.

Dorongan itu dia sampaikan usai Komisi B DPRD Jatim mengadakan audiensi dengan pejabat Direktorat Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Kementan) serta audensi dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di Jakarta, Selasa kemarin.

“Dalam kunjungan itu, kami memperoleh komitmen pemerintah pusat, dalam koordinasi dengan Kementan, BNPB dan Kemenko Perekonomian, soal berbagai bantuan ke daerah dalam mengatasi kedaruratan PMK,” beber Nugroho di Surabaya, Kamis (7/7/2022).

Komitmen penting lainnya, ungkap Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim itu, yakni mempercepat impor 29 juta dosis vaksin, untuk memutus rantai PMK di Indonesia.

“Seperti wabah Covid-19, ketersediaan vaksin adalah hal terpenting. Semoga terlaksana sesuai rencana, karena ketika proses vaksinasi berjalan, akan mengurangi kepanikan para peternak.” ujarnya.

“Kata kunci penyelesaian PMK ada pada vaksinasi secara massal dan serempak. Bila itu dilakukan insya Allah wabah PMK di Indonesia akan selesai tidak sampai 2 tahun,” sambung Nugroho.

Dia menambahkan, tingkat kematian hewan secara akumulatif pada pandemi PMK berdasarkan catatan Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementan, baik di Indonesia ataupun negara tetangga adalah sekitar 5 sampai 6% dari yang terpapar.

“Di Jawa Timur, tingkat kesembuhan juga terus meningkat,” ujar legislator yang juga Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim tersebut.

Oleh karena itu, agar tidak menambah kerugian, lanjut Nugroho, peternak diminta untuk tetap tenang dan tidak terlalu panik.

“PMK ini bisa bisa disembuhkan. Lakukan deteksi dini, kalau ada gejala segera hubungi dokter hewan atau dinas di wilayah masing-masing,” tuturnya.

Nugroho menyarankan peternak untuk melakukan perbaikan kualitas imunitas hewan.

Di antaranya dengan pemberian vitamin, perbaikan pakan dan langkah-langkah biosecurity, seperti perbaikan sanitasi, sirkulasi udara, disinfektan kandang. Juga rutin membersihkan hewan, misalnya dengan air campur kaporit.

“Langkah biosecurity ini juga harus dilakukan secara serius oleh Satgas Penanganan PMK, seperti penyekatan pergerakan ternak dari wilayah wabah. Apalagi sekarang permintaan hewan kurban cukup tinggi,” pungkas Nugroho. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDIP Pacitan Salurkan Sapi Kurban untuk Masyarakat di Masjid Baitul Muttaqin Bandar

DPC PDI Perjuangan Pacitan menyalurkan seekor sapi kurban ke Masjid Baitul Muttaqin Desa Bangunsari, Kecamatan ...
LEGISLATIF

Komisi D DPRD Jember Desak Pemkab Segera Bentuk Komisi Daerah Disabilitas

Komisi D DPRD Jember mendesak Pemkab segera membentuk Komisi Daerah Disabilitas sesuai amanat Perda Nomor 7 Tahun ...
KRONIK

Abidin Fikri Salurkan Hewan Kurban di Bojonegoro dan Tuban

​BOJONEGORO – Anggota DPR RI, Abidin Fikri, menyalurkan tiga ekor sapi kurban dalam rangka menyambut Hari Raya ...
KRONIK

Bupati Sumenep: Iduladha Momentum Teguhkan Keikhlasan dan Kepedulian pada Masyarakat

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar Takbir Akbar yang dipusatkan di Pendopo Agung Keraton ...
HEADLINE

Gus Anas dari Tanah Suci Sampaikan Terima Kasih kepada Said Abdullah atas Bantuan Kurban untuk Anak Yatim

Pengasuh Panti Asuhan Sabilul Muhtadien Gus Anas Masluchan mengucapkan terima kasih kepada Buya Said Abdullah dan ...
KRONIK

Terima Ribuan GTT non-Dapodik, Riyanto PDIP: Kami Siap Kawal Aspirasi Para Guru

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Ponorogo, Riyanto, memastikan akan mengawal aspirasi ribuan Guru ...