MALANG – Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika mengingatkan Dinas Pendidikan (Disdik) setempat agar memaksimalkan keamanan jaringan server Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).
Hal tersebut untuk mencegah terulangnya kasus peretasan sebagaimana tahun sebelumnya.
Belajar dari tahun sebelumnya, sebut Made, tercatat ada sekitar 150-an nama peserta PPDB yang sudah dinyatakan tidak diterima. Namun pada sore hari, namanya tercantum sebagai daftar peserta yang diterima.
“Jadi kasusnya, kan sudah ada kuota yang ditetapkan, tapi nama yang ada lebih dari kuota. Itu karena ada hacker jahil. Akhirnya kita mediasi, yang resmi diterima adalah sesuai pengumuman di pagi hari. Yang nama baru kita masukkan ke sekolah lain,” kata Made, Kamis (27/5/2021).
Mengantisipasi hal itu, pihaknya sudah mengundang dinas terkait untuk hearing dengan anggota dewan dari Komisi D bidang pendidikan. Made mewanti-wanti agar kasus itu tidak terjadi lagi.
“Nanti kita lihat lagi perkembangannya, biasanya masalah muncul saat pengumuman. Sejauh ini masih belum ada laporan keluhan,” terangnya.
Sejauh ini, tambah Made, dengan sistem online harusnya pelaksanaan PPDB bisa berjalan tertib dan lancar. Sistem online yang sudah diterapkan jauh-jauh tahun ajaran sebelumnya tentu juga sudah berbenah diri. (ace/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










