Jumat
25 September 2026 | 8 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cegah Covid-19, Pemkot Surabaya Beri Lansia Pulse Oximeter Gratis

pdip-jatim-risma-290920

SURABAYA – Pemkot Surabaya berupaya mencegah penularan Covid-19 di kalangan lansia. Selain memberikan vitamin gratis melalui Puskesmas dan Posyandu Lansia, pemkot juga memberikan pulse oximeter (alat pengukur kadar oksigen) untuk warga berusia di atas 70 tahun tersebut.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, berdasarkan data Dinas Kesehatan Surabaya sejak 3 – 4 hari ini, jumlah kumulatif pasien Covid-19 sekitar 30 persen lansia.

“Saat ini, kami terus melakukan tracing dari mana mereka bisa tertular. Sebab, usia di atas 70 tahun relatif kecil untuk pergi keluar rumah,” kata Risma, Senin (28/9/2020).

Meski begitu, pihaknya memastikan, Pemkot Surabaya melalui Puskesmas dan Posyandu Lansia memberikan vitamin dan pulse oximeter secara gratis bagi mereka dengan tujuan agar imunitas tubuh lansia tetap terjaga.

“Karena itu pemkot melalui puskesmas menyiapkan vitamin yang bisa didapatkan dengan gratis untuk para lansia, di puskesmas maupun melalui posyandu-posyandu lansia,” ujarnya.

Wali kota perempuan pertama di Surabaya ini tetap mengingatkan masyarakat agar mewaspadai penularan yang bisa saja terjadi di lingkungan keluarga. Karena itu, dia berpesan agar warga dapat semaksimal mungkin menggunakan peralatan pribadi untuk diri sendiri.

“Misalkan, piring itu kita gunakan satu, iya itu terus kita gunakan, kemudian sendok dan sebagainya. Kalau bisa ditangani sendiri,” terang Risma.

Tak hanya lansia, wali kota yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan ini menyebut, sesuai data Dinkes, anak-anak muda yang terkena Covid-19 di Surabaya juga sekitar 30 persen.

Karena itu, dia mengimbau masyarakat agar tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Termasuk pula cara bersosial dengan masyarakat.

“Sekali lagi saya mohon, untuk mempercepat memutus mata rantai pandemi ini kita harus disiplin dalam kehidupan sehari-hari. Termasuk cara kita bersosialisasi, jaga jarak, pakai masker, dan cuci tangan itu harus kita patuhi bersama,” tuturnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

OLAHRAGA

Pemkot Surabaya Siapkan Fasilitas Olahraga Gratis untuk Putaran Nasional Piala Soeratin

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan sejumlah fasilitas olahraga milik pemerintah kota untuk ...
KRONIK

Bukan Cuma Soal Trofi, Bupati Lukman Sebut PORSADIN Jadi Ajang Level Up Karakter Santri Bangkalan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengingatkan para santri diniyah untuk menjaga kepercayaan dan tanggung ...
KRONIK

E-PAD dan SIMPLING Masuk Nominasi JAWARA 2026, Bupati Ipuk: Kami Kembangkan Sesuai Kebutuhan Masyarakat

BANYUWANGI – Dua inovasi Banyuwangi, E-PAD dan SIMPLING (Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Laboratorium ...
KABAR CABANG

DPC Ngawi Cek Rutin Kesehatan Pengurus, Agar Tetap Bugar Dampingi Rakyat

NGAWI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi menggelar pemeriksaan kesehatan bagi pengurus partai di Kantor ...
LEGISLATIF

Anas Karno: Layanan Online dan Kehadiran ASN di Balai RW Harus Berjalan Bersamaan

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya Anas Karno menegaskan seluruh upaya untuk memberikan pelayanan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini: Ekspansi Industri Tak Boleh Abaikan Aspek Ekologis

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menegaskan ekspansi industri harus berjalan seiring dengan ...