Sabtu
08 Agustus 2026 | 5 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cegah Covid-19, Pemkot Surabaya Beri Lansia Pulse Oximeter Gratis

pdip-jatim-risma-290920

SURABAYA – Pemkot Surabaya berupaya mencegah penularan Covid-19 di kalangan lansia. Selain memberikan vitamin gratis melalui Puskesmas dan Posyandu Lansia, pemkot juga memberikan pulse oximeter (alat pengukur kadar oksigen) untuk warga berusia di atas 70 tahun tersebut.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, berdasarkan data Dinas Kesehatan Surabaya sejak 3 – 4 hari ini, jumlah kumulatif pasien Covid-19 sekitar 30 persen lansia.

“Saat ini, kami terus melakukan tracing dari mana mereka bisa tertular. Sebab, usia di atas 70 tahun relatif kecil untuk pergi keluar rumah,” kata Risma, Senin (28/9/2020).

Meski begitu, pihaknya memastikan, Pemkot Surabaya melalui Puskesmas dan Posyandu Lansia memberikan vitamin dan pulse oximeter secara gratis bagi mereka dengan tujuan agar imunitas tubuh lansia tetap terjaga.

“Karena itu pemkot melalui puskesmas menyiapkan vitamin yang bisa didapatkan dengan gratis untuk para lansia, di puskesmas maupun melalui posyandu-posyandu lansia,” ujarnya.

Wali kota perempuan pertama di Surabaya ini tetap mengingatkan masyarakat agar mewaspadai penularan yang bisa saja terjadi di lingkungan keluarga. Karena itu, dia berpesan agar warga dapat semaksimal mungkin menggunakan peralatan pribadi untuk diri sendiri.

“Misalkan, piring itu kita gunakan satu, iya itu terus kita gunakan, kemudian sendok dan sebagainya. Kalau bisa ditangani sendiri,” terang Risma.

Tak hanya lansia, wali kota yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan ini menyebut, sesuai data Dinkes, anak-anak muda yang terkena Covid-19 di Surabaya juga sekitar 30 persen.

Karena itu, dia mengimbau masyarakat agar tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Termasuk pula cara bersosial dengan masyarakat.

“Sekali lagi saya mohon, untuk mempercepat memutus mata rantai pandemi ini kita harus disiplin dalam kehidupan sehari-hari. Termasuk cara kita bersosialisasi, jaga jarak, pakai masker, dan cuci tangan itu harus kita patuhi bersama,” tuturnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Anang Maruf dan Yusuf Ekodono Gabung Soekarno Cup, Dorong Talenta Pelosok Naik Panggung

Legenda Timnas Indonesia Anang Maruf dan Yusuf Ekodono bergabung di Soekarno Cup 2026 karena ingin memperluas ...
LEGISLATIF

19 Daerah Jatim Darurat Kekeringan, Fraksi PDIP Dorong Mitigasi Berkelanjutan

Sebanyak 19 daerah di Jatim berstatus darurat kekeringan. Fraksi PDIP DPRD Jatim meminta pemerintah mengubah pola ...
KRONIK

Pelatihan Pupuk Organik di Kanor Bojonegoro, Solusi Petani Tekan Biaya dan Rawat Tanah

BOJONEGORO – Tingginya harga pupuk kimia yang mengerek beban biaya produksi memicu gerakan kemandirian tani di ...
HEADLINE

Soekarno Cup Bukan Sekadar Sepak Bola, tapi Membangun Karakter Bangsa

Said Abdullah menegaskan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar kompetisi sepak bola, tetapi sarana membangun karakter ...
SEMENTARA ITU...

Dukung PKDI Lumajang di Cup II 2026, Agus Wicaksono Targetkan Juara

LUMAJANG — Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, H. Agus Wicaksono SSos, hadir langsung ...
KABAR CABANG

Musran dan Musranran se Kecamatan Sumbergempol Selesai, Targetkan Penambahan Kursi DPRD Tulungagung

TULUNGAGUNG – Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranran) PDI Perjuangan se-Kecamatan ...