Jumat
19 Juni 2026 | 11 : 26

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cegah Covid-19, Pemkot Surabaya Beri Lansia Pulse Oximeter Gratis

pdip-jatim-risma-290920

SURABAYA – Pemkot Surabaya berupaya mencegah penularan Covid-19 di kalangan lansia. Selain memberikan vitamin gratis melalui Puskesmas dan Posyandu Lansia, pemkot juga memberikan pulse oximeter (alat pengukur kadar oksigen) untuk warga berusia di atas 70 tahun tersebut.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, berdasarkan data Dinas Kesehatan Surabaya sejak 3 – 4 hari ini, jumlah kumulatif pasien Covid-19 sekitar 30 persen lansia.

“Saat ini, kami terus melakukan tracing dari mana mereka bisa tertular. Sebab, usia di atas 70 tahun relatif kecil untuk pergi keluar rumah,” kata Risma, Senin (28/9/2020).

Meski begitu, pihaknya memastikan, Pemkot Surabaya melalui Puskesmas dan Posyandu Lansia memberikan vitamin dan pulse oximeter secara gratis bagi mereka dengan tujuan agar imunitas tubuh lansia tetap terjaga.

“Karena itu pemkot melalui puskesmas menyiapkan vitamin yang bisa didapatkan dengan gratis untuk para lansia, di puskesmas maupun melalui posyandu-posyandu lansia,” ujarnya.

Wali kota perempuan pertama di Surabaya ini tetap mengingatkan masyarakat agar mewaspadai penularan yang bisa saja terjadi di lingkungan keluarga. Karena itu, dia berpesan agar warga dapat semaksimal mungkin menggunakan peralatan pribadi untuk diri sendiri.

“Misalkan, piring itu kita gunakan satu, iya itu terus kita gunakan, kemudian sendok dan sebagainya. Kalau bisa ditangani sendiri,” terang Risma.

Tak hanya lansia, wali kota yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan ini menyebut, sesuai data Dinkes, anak-anak muda yang terkena Covid-19 di Surabaya juga sekitar 30 persen.

Karena itu, dia mengimbau masyarakat agar tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Termasuk pula cara bersosial dengan masyarakat.

“Sekali lagi saya mohon, untuk mempercepat memutus mata rantai pandemi ini kita harus disiplin dalam kehidupan sehari-hari. Termasuk cara kita bersosialisasi, jaga jarak, pakai masker, dan cuci tangan itu harus kita patuhi bersama,” tuturnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Peringati Bulan Bung Karno 2026, Mas Wabup Dirham Ajak Gen Z Lamongan Melek Teknologi dan Rawat Alam

LAMONGAN – Peringatan Bulan Bung Karno 2026 di Kabupaten Lamongan dikemas secara adaptif dan futuristik. DPC PDI ...
LEGISLATIF

Komisi E DPRD Jatim Desak Pemprov Perjuangkan DAU, THR dan Gaji ke-13 Guru Belum Lunas

Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari mendesak Pemprov Jatim lebih agresif memperjuangkan tambahan DAU dari ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Salurkan Bantuan Modal Rp 215 Juta dan Lahan Baru untuk PKL Semambung

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai merealisasikan komitmen pemulihan ekonomi bagi pelaku usaha ...
MILANGKORI

Rijanto: Tradisi dan UMKM Harus Berjalan Beriringan untuk Perkuat Ekonomi Warga

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menegaskan pelestarian tradisi harus berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan ...
KRONIK

Kabar Duka: Dokter Relawan Itu Berpulang

SIDOARJO – Keluarga besar PDI Perjuangan diselimuti duka mendalam atas berpulangnya dokter Rismala Fitria Dewi pada ...
SEMENTARA ITU...

Saat Ribuan Warga Berkumpul di Pantai Serang, Merawat Tradisi dan Menjaga Harapan

Ribuan warga memadati Pantai Serang, Blitar, untuk mengikuti tradisi Larung Sesaji menyambut 1 Suro. Tradisi ...