Rabu
20 Mei 2026 | 6 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cap Go Meh Meriahkan Kota Pahlawan, Eri Cahyadi: Matur Nuwun Warga Surabaya

PDIP-Jatim-Eri-Cahyadi-13022023

SURABAYA – Gelaran Festival Cap Go Meh yang berlangsung di kawasan Kembang Jepun pada Minggu (12/2/2023) berhasil memeriahkan malam di Kota Pahlawan. Berbagai atraksi menghibur masyarakat yang hadir, mulai dari barongsai, penampilan tari fire ring, hingga parade dengan aneka kostum unik khas Imlek.

Meski berlangsung di tengah hujan deras, perayaan tetap berjalan lancar. Raut senang juga terpancar dari raut masyarakat yang hadir menyaksikannya.

Melihat hal tersebut, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengaku takjub pada semangat warganya. Ia tak menyangka antusias mereka terhadap budaya sangat tinggi.

“Matur nuwun untuk warga Surabaya. Saya bangga, karena meski diguyur hujan, tetap semangat datang ke sini. Malam ini kita memperingati Cap Go Meh-nya hujan. Semoga ini menjadi berkah,” ujar Wali Kota Eri saat membuka acara Cap Go Meh.

Menurut Wali Kota Eri, hal tersebut menunjukan bahwa warga Surabaya adalah orang yang senang melestarikan budaya dan menjunjung toleransi. Terbukti, di tiap acara perayaan hari besar keagamaan selalu ramai yang datang.

“Ini membuat saya bangga betul. Saya yakin dengan warga Surabaya, kita punya kampung yang bisa kita jaga kelestariannya,” ujarnya.

Selain itu, tambah Wali Kota Eri, contoh lainnya bisa dilihat pada saat hari besar masing-masing agama. Kota Surabaya selalu ikut memeriahkan dengan memasang berbagai ornamen khas agama tersebut.

“Surabaya adalah kota toleransi. Kita ini adalah kota semua suku dan ras. Ketika natal semua nuansanya natal. Begitu juga saat Imlek,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

“Semoga di perayaan ibadah umat beragama lainnya, kita bisa melakukan perayaan dengan menyambut saudara kita yang menganut agama masing-masing,” imbuhnya.

Tak hanya sekali, gelaran Cap Go Meh ini rencananya akan dilangsungkan tiap tahun di kawasan kampung Pecinan Kya-Kya.

“Di kembang Jepun ini, tiap tahun akan kita lakukan seperti ini untuk merekatkan. Semoga setelah malam ini, kita kenal Kya-kya ini menjadi kampung Pecinan. Kalau ingin makanan khas Cina, ingin merasakan nuansa Cina, di Kya-Kya tempatnya,” tandasnya. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Pemerintah dan Swasta di Ngawi Wajib Sediakan Kuota Kerja untuk Penyandang Disabilitas

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi dan perusahaan swasta di wilayah setempat kini diwajibkan untuk memberikan ...
HEADLINE

Deni Wicaksono: Seluruh PAC PDI Perjuangan Wajib Miliki Media Sosial

Seluruh PAC PDIP wajib memiliki media sosial untuk memperkuat komunikasi politik menuju Pemilu 2029. PACITAN — ...
KABAR CABANG

Gemulai Penari Sekar Klayar Sambut Pelantikan PAC PDI Perjuangan se-Pacitan

Tari Sekar Klayar tampil memukau dalam pelantikan PAC PDIP se-Kabupaten Pacitan dan menjadi simbol pelestarian ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan DPR Dukung Program Pemerintah Selama untuk Kesejahteraan Rakyat

Puan Maharani menegaskan DPR RI mendukung program pemerintah selama bertujuan untuk kesejahteraan rakyat dalam ...
SUARA MUDA

Politik, Seminar Motivasi, dan Kegelisahan Anak-anak Muda Bondowoso tentang Sampah Desa

Anak muda Bondowoso mulai bergerak lewat politik dan edukasi sosial untuk membangkitkan semangat generasi muda ...
LEGISLATIF

Baktiono Nilai Aspirasi PKL Kali Kepiting Masih Bisa Diakomodasi Melalui Penataan

Baktiono menilai aspirasi PKL Kali Kepiting masih bisa diakomodasi Pemkot Surabaya melalui penataan yang tepat. ...