Selasa
21 Juli 2026 | 12 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Camat Gak Serius Tangani Covid, Bupati Malang Bakal Sanksi Tegas

pdip-jatim-sanusi-rapat-covid-060721

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi bakal menindak tegas camat yang dinilai tidak serius menangani Covid-19 selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

“Lewat Dirjen Otda, kepala daerah boleh menjatuhkan sanksi kepada camat yang gak serius dalam menangani kasus Covid-19,” tegas Sanusi.

Penegasan tersebut dia sampaikan sela-sela kegiatan monitoring dan evaluasi pelaksanaan PPKM Darurat di Kabupaten Malang, kemarin.

Menurutnya, mekanisme penerapan PPKM Darurat di Kabupaten Malang ini tetap mengacu pada arahan dari yang telah diinstruksikan pemerintah pusat melalui Inmendagri.

“Inti dari PPKM Darurat adalah untuk memperketat kegiatan masyarakat dari kerumunan dan pelaksanaan penegakan protokol kesehatan dan melakukan testing, tracing dalam mencegah penyebaran Covid-19,” imbuhnya.

Sementara itu, Pemkab Malang juga memastikan segera mengirim suplai bantuan logistik kepada warga Dusun Rowotrate, Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan yang saat ini melakukan isolasi mandiri (isoman).

Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto menyatakan, pemkab melalui BPBD segera mengirim bantuan dalam jangka waktu dua hari kedepan.

“Dalam waktu sehari atau dua hari ini bantuan paket sembako ini kita kirimkan. Saat ini kita sedang belanja sembako menggunakan dana belanja tak terduga, sembari menunggu validasi data masyarakat dari pihak desa,” terang Didik.

Bantuan untuk warga isoman itu, lanjut Didik, merupakan jaminan sosial yang diupayakan Pemkab Malang untuk menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat yang tengah melakukan isolasi mandiri.

Didik mengungkapkan, bantuan yang akan didistribusikan kepada masyarakat Desa Sitiarjo tersebut berupa paket sembako dan vitamin. Setiap keluarga bakal mendapat satu paket.

Untuk bisa menekan angka persebaran kasus Covid-19, Didik mengajak masyarakat untuk bisa bersinergi dengan Pemkab Malang. Untuk bisa menekan jumlah penyebaran Covid-19, salah satunya dengan melakukan penyekatan dan pengawasan ketat.

“Ya kan gak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Perlu keterlibatan masyarakat agar pandemi Covid bisa diminimalisir secara maksimal. Caranya adalah dengan tetap mematuhi prokes Covid-19 secara ketat,” jelas Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang ini. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...
HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...
KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...