Selasa
20 Oktober 2026 | 8 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Caleg Field Trip Kebangsaan, Basarah: Persatuan Nasional Jadi Kata Kunci

pdip-jatim-wisata-sejarah1

JAKARTA – Sejumlah calon anggota legislatif (caleg) PDI Perjuangan melakukan field trip kebangsaan dengan mengunjungi Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta, Selasa (25/9/2018). Mereka caleg dari kalangan artis, budayawan, dan pekerja seni.

Sejumlah artis yang ikut dalam rombongan yang dipimpin Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah itu , di antaranya Krisdayanti, Lita Zein, Iis Sugianto, dan Kirana Larasari. Sejarawan Bonnie Triyana juga ikut hadir di acara itu.

Para peserta diajak berkeliling ke seluruh bagian museum, yang merupakan bekas gedung STOVIA. Bonnie memberi penjelasan dan konteks sejarah peristiwa awal mula lahirnya pergerakan kebangsaan Indonesia pada awal 1900-an.

Ahmad Basarah mengatakan, pihaknya memang secara khusus mengundang caleg dari kalangan artis, budayawan, dan pekerja seni karena mereka merupakan tokoh-tokoh yang seringkali dijadikan role model oleh masyarakat.

“Harapannya dengan field trip kebangsaan ini, kawan-kawan ini bisa mengingatkan kepada masyarakat bahwa bangsa Indonesia punya sejarah yang panjang,” kata Basarah.

Dia mengatakan, pada September, terutama di era Orba, diputarkan film G30S/PKI. Di mana itu sebagai contoh soal para pendahulu bangsa yang berkonflik.

Nah, menurut Basarah, sebenarnya bangsa Indonesia perlu juga dihadirkan narasi lain soal persatuan para pendahulu bangsa ketika pertama kali memerdekakan.

“Jadi selain narasi sejarah konflik, rakyat indonesia juga perlu dihadirkan narasi sejarah di mana pendahulu bangsa kita sudah memberi contoh bagaimana mereka keluar dari perangkap politik devide et impera Belanda,” ujarnya.

Pada saat Belanda menguasai Indonesia, jelas Basarah, penjajah menggunakan strategi politik pecah belah itu. Antarkesultanan dan antarkerajaan di Nusantara diadu domba.

“Nah gedung ini menjadi sejarah ketika para tokoh bangsa Indonesia pada waktu itu mulai menyadari bahwa ternyata dengan dipecah-belah, diadu domba, Belanda bisa menguasai kekayaan Indonesia bertahun-tahun,” kata Basarah.

Dari kesadaran itu, muncul iniasiasi Budi Oetomo, yang berlanjut dengan lahirnya berbagai organisasi kemasyarakatan. Bergulir terus hingga Sumpah Pemuda 1928 dilaksanakan.

“Pelajaran sejarah yang dipetik, persatuan nasional menjadi kata kunci. Kalau kita mau diadu domba maka kehancuran bangsalah yang akan terjadi seperti dulu saat Belanda menjajah 350 tahun yang lalu,” paparnya.

Sementara itu, artis Kirana Larasati mengatakan, dia melihat ada kontekstualisasi atas pemaknaan kunjungan ke museum dengan situasi saat ini. Menjelang Pileg dan Pilpres 2019, marak sekali politik adu domba, hoaks, dan fitnah.

Bagi caleg DPR RI ini, politik demikian adalah reproduksi devide et impera gaya baru, dengan inti mengadu domba. Menurutnya, hal itulah yang harus diperangi bersama.

“Karena dengan adanya hoaks ini, dengan semudah itu bisa memecah belah bangsa, memecah belah persaudaraan, memecah belah keluarga yang dengan lainnya. Jadi mari kita bersama-sama tidak mempercayai dan tidak begitu saja menshare yang belum bisa dicek kebenarannya,” ajak Kirana. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Indi Naidha Prihatin Dugaan Kekerasan Siswa Sekolah Rakyat Jember

JEMBER – Sekretaris Komisi D DPRD Jember, Indi Naidha, menyoroti dugaan kekerasan terhadap tiga siswa Sekolah ...
KRONIK

Gus Falah Desak Kasus Penganiayaan Terhadap Kepsek Lamongan Diusut Tuntas

LAMONGAN – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari Dapil X (Lamongan-Gresik), Nasyirul Falah Amru yang akrab ...
EKSEKUTIF

Bupati Blitar Dorong Santri Percaya Diri dan Berani Tampil Lewat Lomba Pidato

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mendorong para santri terus mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum, ...
KABAR CABANG

Sambut Hari Sumpah Pemuda, DPC Ngawi Siapkan Turnamen Futsal Berhadiah Jutaan Rupiah

NGAWI – Semangat Sumpah Pemuda bergemuruh di lingkungan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi. Dalam rangka ...
LEGISLATIF

Buleks Minta Pemkot Surabaya Tindak Tegas Provider Kabel Utilitas yang Melanggar

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Surabaya Budi Leksono meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengawasi dan ...
LEGISLATIF

634 Titik Panas Terdeteksi di Jatim, Eddy Paripurna Desak Kesiapsiagaan Karhutla Diperkuat

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Eddy Paripurna, mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) ...