Minggu
17 Mei 2026 | 5 : 48

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cak Eri: Pemkot Surabaya Pegang Teguh Prinsip Pencegahan Korupsi

pdip-jatim-240615-ec

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi menyebut seluruh jajaran di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya selalu memegang teguh prinsip pencegahan pada munculnya segala potensi praktik korupsi.

Hal tersebut disampaikan Eri untuk menanggapi munculnya data 343 aduan masyarakat terkait dugaan korupsi di Kota Surabaya pada 2020-2024 untuk wilayah Jawa Timur yang dipaparkan KPK, saat agenda Rapat Koordinasi Peningkatan Upaya Pemberantasan Korupsi bersama seluruh kepala daerah di wilayah Jatim, di Gedung Negara Grahadi, Kamis (13/6/2024).

“Pengaduan tertinggi itu konteks-nya Kota Surabaya, bukan kami (pemkot). Instansi di sini itu banyak, ada pemkot, kementerian, provinsi juga,” kata Eri dalam keterangannya yang diterima di Surabaya, Jumat (14/6/2024).

Eri menyatakan apabila aduan tersebut menyasar Pemkot Surabaya, maka nilai “Monitoring Center for Prevention” (MCP) dari KPK tidak mungkin mencapai 97 poin atau peringkat pertama se-Jawa Timur untuk tahun 2023.

Selain MCP, dia menyatakan Survei Penilaian Integritas (SPI) untuk Pemkot Surabaya di tahun 2023 sebesar 79,57 persen.

Kendati demikian, Eri tak menampik bahwa terdapat aduan mengenai dugaan korupsi di lingkungan Pemkot Surabaya tetapi jumlahnya tidak mencapai ratusan.

“Ada tapi sedikit jumlahnya, sekitar 30-an berapa gitu,” ujar Cak Eri, sapaan akrabnya.

Dia menjelaskan kebanyakan aduan dugaan korupsi yang masuk, yakni menyangkut percepatan pelayanan. Bahkan, ada ketua RW yang dilaporkan ke KPK.

“Sampai RW dilaporkan itu juga ada, sebenarnya RW (iuran) boleh saja ketika ada pembangunan, jalannya rusak dibangun. Tapi itu sampai dilaporkan ke sana,” sebut dia.

Hal itu, lanjut dia, menjadi tantangan tersendiri untuk lebih baik lagi dalam mencegah praktik korupsi ke depannya. Tidak hanya di lingkungan pemkot, tetapi di seluruh instansi pemerintahan yang berkantor di Surabaya.

“Ini menjadi tantangan kami bagaimana Surabaya bisa terus bergerak. Karena kalau orang tidak tahu Surabaya dikiranya hanya pemkot, padahal di Surabaya ini instansi banyak,” imbuhnya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDIP Kota Madiun Target Kembalikan Suara Hilang untuk Dongkrak Kursi DPRD di 2029

PDIP Kota Madiun menargetkan merebut kembali suara hilang demi menaikkan kursi DPRD dari empat menjadi enam pada ...
KABAR CABANG

Anak-anak Muda di Kepengurusan PAC Se-Pasuruan Raya

KABUPATEN PASURUAN – Pelantikan ratusan pengurus PAC se-Pasuruan Raya, meliputi Kabupaten dan Kota Pasuruan di ...
KABAR CABANG

Puluhan Warga dan Kader Berbaur Ikuti Senam Kursi di Halaman Kantor DPC Sidoarjo

SIDOARJO – Seratusan warga, didominasi perempuan, melaksanakan senam bersama di pelataran kantor DPC PDI Perjuangan ...
KRONIK

Kanang Ajak Kader PDIP Kota Madiun Pegang Teguh Semangat ‘Jas Merah’

Kanang mengajak kader PDIP Kota Madiun terus memegang semangat Jas Merah saat pelantikan PAC se-Kota Madiun. MADIUN ...
HEADLINE

PAC se-Pasuruan Raya Dilantik di Lereng Arjuno-Welirang, “Suguhannya” Umbi-umbian dan Tari Warak Sena

KABUPATEN PASURUAN – Ratusan pengurus PAC se-Pasuruan Raya meliputi Kabupaten dan Kota Pasuruan, menjalani prosesi ...
SEMENTARA ITU...

Surabaya Vaganza Masuk KEN 2026, Jadi Kado Istimewa HJKS Ke-733

Surabaya Vaganza resmi masuk KEN 2026 dan menjadi kado istimewa HJKS ke-733 dengan parade budaya malam yang meriah. ...