Selasa
26 Mei 2026 | 1 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati – Wakil Bupati Gresik Luncurkan Program Quick Win 100 Hari Kerja, Infrastruktur Jadi Prioritas

IMG-20250322-WA0010_copy_720x445

GRESIK – Untuk mewujudkan komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Asluchul Alif meluncurkan Program Quick Win 100 Hari Kerja.

Program ini terangkum dalam sembilan Navigasi Nawakarsa, yang diharapkan dapat mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan warga Gresik.

Peluncuran program ini dilakukan dalam konferensi pers di Ruang Putri Cempo, Kantor Bupati Gresik. Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik.

Peluncuran ditandai dengan pemaparan sembilan program unggulan yang menjadi bagian dari Navigasi Nawakarsa, yaitu:
1. Gresik Tuntas, terkait dengan reformasi birokrasi.
2. Gresik Seger, berfokus pada pengentasan kemiskinan.
3. Gresik Mapan, berkaitan dengan pembangunan infrastruktur.
4. Gresik Agropolitan, mendukung kesejahteraan sektor agropolitan dan minapolitan.
5. Gema Karya, mengusung konsep Gresik mandiri dan sejahtera.
6. Gresik Cemerlang, difokuskan pada sektor pendidikan.
7. Gresik Sehati, menghadirkan pelayanan kesehatan yang integratif.
8. Gresik Barokah, bertujuan untuk pelestarian budaya.
9. Pesona Gresik, mendukung pelestarian serta naturalisasi alam.

Pemaparan program-program tersebut disajikan dalam bentuk video, memberikan gambaran yang jelas mengenai arah dan tujuan masing-masing program.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menjelaskan bahwa Program Quick Win 100 Hari Kerja merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik dalam memberikan pelayanan cepat dan efektif kepada masyarakat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Pemkab Gresik siap bekerja dengan cepat dan tepat. Salah satu prioritas utama dalam 100 hari ini adalah perbaikan infrastruktur,” ujar Fandi Akhmad Yani, Sabtu (22/3/3025).

Salah satu langkah nyata dalam program ini adalah perbaikan jalan dengan target penyelesaian pada Mei 2025, mencakup sepanjang 17,88 kilometer.

Bupati yang akrab disapa Gus Yani ini menambahkan bahwa perbaikan akses jalan bertujuan untuk meningkatkan mobilitas masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami akan memulai dari jalan-jalan dengan tingkat mobilitas tinggi agar manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menyoroti beberapa kebijakan yang berdampak langsung pada masyarakat, seperti pengaturan jam operasional dump truck dan kebijakan kendaraan berat di area quarry.

“Kami akan menerapkan kebijakan jam operasional quarry di wilayah Gresik Utara untuk mengurangi gangguan lalu lintas. Selain itu, pemanfaatan Islamic Center juga menjadi salah satu prioritas kami dalam 100 hari pertama,” jelas Asluchul Alif.

Ia juga mengungkapkan bahwa meskipun masa kepemimpinan mereka belum genap 100 hari, sejumlah program telah diluncurkan, seperti program antar-jemput Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) melalui Dinas Pendidikan serta program bantuan untuk nelayan.

“Ini adalah langkah konkret yang kami ambil untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat besar bagi warga Gresik,” tambahnya.

Dalam sesi tanya jawab, sejumlah media menyoroti implementasi kebijakan serta dampak dari program-program yang telah diluncurkan. Bupati dan Wakil Bupati Gresik dengan sigap menjelaskan kebijakan yang diterapkan serta strategi pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan.

Peluncuran Program Quick Win 100 Hari Kerja menjadi tolak ukur awal bagi kinerja pemerintahan Gresik dalam lima tahun ke depan. Sebagai bagian dari visi dan misi mereka, Bupati dan Wakil Bupati berharap program ini dapat berjalan dengan baik serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Gresik.

Dengan langkah-langkah konkret yang telah dipaparkan, diharapkan masyarakat dapat merasakan perubahan signifikan dalam waktu dekat, terutama dalam bidang infrastruktur dan kesejahteraan sosial. Program ini bukan sekadar pencapaian dalam 100 hari kerja, tetapi juga pondasi bagi kemajuan Gresik ke depan. (mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Diana Sasa: Putusan MK Soal Kuota Perempuan Jadi Peringatan Keras bagi Parpol

Anggota DPRD Jatim Diana Sasa menilai putusan MK soal kuota 30 persen perempuan menjadi peringatan keras agar ...
LEGISLATIF

Doding Persilakan Mahasiswa Kritik Kebijakan Pemkab Trenggalek yang Dinilai Kurang Tepat

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi meminta mahasiswa tidak ragu mengkritik kebijakan pemerintah yang dinilai ...
SUARA MUDA

Dari Dapur ke Digital: Kisah Perempuan Muda Bondowoso Menemukan Suara Politik di Bawah Payung PDIP

Kisah inspiratif generasi-Z Bondowoso yang ditempa politik lewat pendekatan personal Shanti, istri Ketua DPC PDIP ...
KRONIK

Ponpes Darul Falah Balongbendo Sidoarjo Terima Hewan Kurban dari DPD Jatim, Siap Distribusikan Daging ke Warga

SIDOARJO – Pondok Pesantren Darul Falah Desa Kemangsen Kecamatan Balongbendo menerima penyerahan hewan kurban dari ...
KRONIK

Raih Penghargaan RBD, Bupati Fauzi Tegaskan Pentingnya Identitas Budaya Masyarakat

JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menganugerahkan penghargaan kepada Kabupaten ...
EKSEKUTIF

Genjot Produktivitas Petani, Rijanto Tekankan Pentingnya Peremajaan Lahan Tebu 

Bupati Blitar Rijanto menekankan pentingnya peremajaan lahan tebu melalui program bongkar ratoon untuk meningkatkan ...