Sabtu
26 September 2026 | 6 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Sumenep Terapkan WFH, Dorong ASN Gunakan Transporasi Ramah Lingkungan

PDIP-Jatim-Achmad-Fauzi-03102025

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mulai menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai upaya menekan konsumsi energi dan bahan bakar minyak (BBM).

Kebijakan tersebut dijalankan dua hari dalam sepekan. Skema ini dirancang untuk mengurangi tingkat mobilitas harian pegawai, namun tetap menjaga kualitas pelayanan publik agar berjalan optimal.

Di sisi lain, Pemkab Sumenep juga mendorong perubahan perilaku ASN dalam memilih moda transportasi, khususnya bagi yang berdomisili dekat dengan tempat kerja.

ASN dengan jarak tempuh di bawah lima kilometer dianjurkan menggunakan sarana transportasi ramah lingkungan seperti becak, sepeda kayuh, sepeda listrik, hingga kendaraan listrik.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam membangun sistem kerja yang lebih efisien sekaligus mendukung pengurangan emisi dari sektor transportasi.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyatakan bahwa kebijakan tersebut bukan sekadar pengaturan pola kerja, melainkan bagian dari upaya besar dalam efisiensi energi.

“Kami ingin membangun kebiasaan baru di lingkungan ASN agar lebih bijak dalam menggunakan energi, termasuk mengurangi ketergantungan terhadap BBM,” ujar Fauzi, Kamis (26/3/2026).

Ia menambahkan, penggunaan transportasi ramah lingkungan diharapkan menjadi contoh nyata perubahan gaya hidup yang lebih sehat dan berkelanjutan.

“Kalau jaraknya dekat, kenapa tidak menggunakan sepeda atau berjalan kaki. Ini bukan hanya hemat energi, tetapi juga baik untuk kesehatan,” tuturnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu juga menekankan pentingnya inovasi daerah dalam mendukung program nasional terkait efisiensi energi dan pelestarian lingkungan.

“Kami ingin Sumenep menjadi daerah yang adaptif terhadap kebijakan ramah lingkungan, sekaligus memberi inspirasi bagi daerah lain,” katanya.

Melalui kombinasi kebijakan WFH dan penggunaan transportasi alternatif, Pemkab Sumenep optimistis mampu menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih hemat energi, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kenangan Didik Nurhadi Bersama Guruh Soekarnoputra: Pesan PIP hingga Tolak Politik Uang

Didik Nurhadi mengenang kedekatannya dengan Guruh Soekarnoputra sejak 2014 sebagai Ketua BAGUS. Ia mengingat pesan ...
KRONIK

Geger Benda Purbakala Hilang, DPRD Sebut Jember Darurat Cagar Budaya

JEMBER – Dua batu yoni hilang dari Situs Pocangan, Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, Jember. Ketua Komisi B DPRD ...
LEGISLATIF

Komisi III DPRD Ngawi Pantau Pembangunan Pasar Beran

NGAWI – Pembangunan Pasar Beran di Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, mendapat perhatian dari Komisi III ...
SEMENTARA ITU...

Pemkot Surabaya Libatkan Gen Z dalam Refleksi Perobekan Bendera 2026

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melibatkan Generasi Z (Gen Z), mulai pelajar SMP hingga SMA, dalam ...
KRONIK

Fraksi PDIP DPRD Jatim Berduka, Renny: Kibarkan Bendera Partai Setengah Tiang untuk Guruh Soekarnoputra

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Guruh Soekarnoputra. ...
KABAR CABANG

Guruh Soekarnoputra Wafat, DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Sampaikan Duka Cita 

MADIUN – Kabar duka menyelimuti keluarga besar PDI Perjuangan. Mohammad Guruh Irianto Sukarnoputra atau yang ...