Sabtu
15 Agustus 2026 | 10 : 20

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Sugiri Ibaratkan Literasi Digital Seperti Madu dan Racun, Ini Penjelasannya

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-dan-bambang-Logos-04092023

PONOROGO – Program Literasi Digital Nasional yang digagas oleh Kemenkominfo digelar di Alun-Alun Ponorogo, Minggu (3/9/2023) malam. Untuk memeriahkannya, ada penampilan Naff dan D’Masiv yang menjadi magnet besar bagi masyarakat Ponorogo untuk berkumpul di alun-alun.

Hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut di antaranya, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, anggota Komisi A DPRD Jatim, Bambang Yuwono, dan anggota Komisi VII DPR RI, Sartono.

Bupati Sugiri menyebut, literasi digital bagaikan madu dan racun. Madunya memberikan kemudahan dalam mengakses informasi maupun pengetahuan berbagai bidang. Sedangkan racunnya adalah maraknya berita hoaks.

“Mudah-mudahan anak muda semakin jaya dan hebat. Melalui literasi digital ini kita bersama-sama sadar digital,” ujar Bupati Sugiri.

Politisi PDI Perjuangan itu juga mengatakan, transformasi digital di Ponorogo sudah berlangsung dengan baik. Seperti dengan adanya jaringan internet program Inpomase (Internet Ponorogo Masuk RT) yang sudah menyasar 7.004 rukun tetangga.

“Semoga Ponorogo makin keren, gunakan digital dengan sebaik mungkin dan semoga bermanfaat,” jelasnya.

Sementara itu, Bambang Yuwono juga sependapat dengan Bupati Sugiri. Menurutnya, teknologi digital diibaratkan dengan dua mata pisau yang memiliki sisi positif dan negatif.

“Mari kita jaga penggunaan medsos dengan bijak. Kalau bertentangan dengan hukum, maka bisa berakhir di penjara,” ujar Logos, sapaan akrabnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Ponorogo itu juga mengutarakan, dengan adanya digitalisasi dapat membantu produktivitas dalam berdagang tanpa harus menyewa lapak yang mahal.

“Cukup membuka gerai di kanal masing-masing. Sehingga dengan produktivitas yang tinggi kita bisa melakukan proses transaksi melalui media online,” terangnya.

Selepas pemaparan ketiga narasumber, Naff tampil dengan sukses menggebrak panggung alun-alun. Kemudian dilanjutkan dengan talkshow sesi 2 oleh narasumber lain.

Lalu penampilan D’masiv yang gebrakannya tak kalah keren memuncaki kegiatan malam itu. Bahkan D’masiv mengajak Bupati Sugiri, Wabup Lisdyarita, Bambang Yuwono, Dandim 0802/Ponorogo, Hirta Juni Adriansyah, dan Sartono untuk naik ke panggung menyanyikan lagu “Jangan Menyerah”. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

10 Raperda Sumenep Masuk Fasilitasi Pemprov Jatim, Hosnan: Ditarget Rampung Akhir Tahun

SUMENEP – Sebanyak 31 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) masuk dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah ...
OLAHRAGA

Soekarno Cup Hentikan Sejenak Pertandingan, Doakan Korban Gempa NTT dan Sumatera

SURABAYA – Gempa bumi yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Simalungun, Sumatera Utara, ...
LEGISLATIF

PDIP Jember Minta KUA-PPAS Diputus, Sebelum Pembahasan Anggaran Berlanjut

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember meminta pembahasan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran ...
LEGISLATIF

Puan Minta Pemerintah Gerak Cepat Tangani Korban Gempa NTT

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah bergerak cepat menangani dampak gempa bumi yang mengguncang ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Bersama 10 PAC Gelar Musyawarah Ranting

BOJONEGORO – Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro bersama 10 PAC menggelar musyawarah ranting ...
SEMENTARA ITU...

Khitan Massal Pemkot Surabaya Libatkan Anak Lintas Agama, Eri: Ini Wujud Gotong Royong

SURABAYA – Semangat gotong royong dan toleransi mewarnai khitan massal yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) ...