Minggu
20 September 2026 | 6 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Rijanto Dorong Sinergi Antara RS Swasta dan Faskes Pemerintah

pdip-jatim-250424-rsu-an-nisaa-2

BLITAR – Bupati Rijanto didampingi Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah meresmikan Gedung Medik Sentral Rumah Sakit Umum (RSU) An-Nissa’ di Kecamatan Talun, Rabu (23/4/2025).

Gedung baru tersebut menjadi penanda penting dalam perjalanan RSU An-Nissa’, yang telah berdiri sejak 2006 dan saat ini telah melayani masyarakat selama 19 tahun.

Dengan diresmikannya gedung baru rumah sakit menunjukkan komitmennya untuk terus tumbuh dan memberikan pelayanan yang lebih optimal bagi masyarakat Kabupaten Blitar dan sekitarnya.

Dalam sambutannya, Bupati Rijanto menyampaikan apresiasi atas kerja keras manajemen rumah sakit, tenaga medis, serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembangunan hingga peresmian gedung tersebut.

“Ini adalah bukti nyata bahwa RSU An-Nissa’ tidak hanya fokus pada pelayanan, tetapi juga terus berbenah dan berinovasi untuk menjawab tantangan dunia kesehatan yang semakin kompleks,” sebut Rijanto.

Lebih lanjut, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar ini menyoroti pentingnya sinergi antara rumah sakit swasta dan fasilitas kesehatan milik pemerintah.

Dia mengajak RSU An-Nissa’ untuk menjalin kemitraan strategis yang bisa mendorong terciptanya sistem pelayanan kesehatan yang lebih solid dan merata.

“Kolaborasi adalah kunci. Tidak ada satu lembaga pun yang bisa bekerja sendiri dalam menangani isu kesehatan. Kita butuh jejaring kerja yang kuat,” tegasnya.

Dia pun menyampaikan harapan besar agar RSU An-Nissa’ dapat menjadi rumah sakit rujukan yang tidak hanya mengutamakan kecepatan dan ketepatan layanan, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap tindakan medis.

“Kami ingin RSU An-Nissa’ menjadi tempat di mana masyarakat merasa aman, terlayani, dan dihargai dalam setiap proses perawatan,” ujar dia.

Sebagai informasi, Gedung Medik Sentral dirancang untuk memperkuat sistem pelayanan medis dengan fasilitas yang lebih lengkap dan modern. Termasuk ruang rawat, instalasi laboratorium, serta unit penunjang lainnya.

Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat mempercepat diagnosis, memperbaiki alur pelayanan, serta meningkatkan kenyamanan pasien. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Mia Minta Pemkot Malang Perketat Pengawasan Perusahaan soal BPJS Kesehatan Pekerja

MALANG — Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memperketat ...
KRONIK

Haru Penjaja Tape Anaknya Dikhitankan Kader Banteng dan Sejumlah Komunitas

MAGETAN — Biaya khitan bagi sebagian masyarakat kerap menjadi beban finansial yang tidak ringan, terutama bagi ...
KRONIK

Ketika Lari Menjadi Panggung: Soekarno Run BWX 2026 dan Cerita Kreativitas dari Banyuwangi

PAGI itu, garis start Soekarno Run BWX 2026 tidak hanya dipenuhi pelari. Ada Indonesia yang datang dengan beragam ...
KRONIK

Soekarno Run BWX 2026, Anak Usia 4 Tahun Ikut Lari di Kategori 1K

BANYUWANGI – Anak-anak usia dini ikut ambil bagian dalam Soekarno Run BWX 2026 di Banyuwangi. Bahkan, peserta ...
HEADLINE

Eri Cahyadi: Soekarno Run Ajarkan Generasi Muda Berdiri di Atas Kaki Sendiri

BANYUWANGI – Semangat berdiri di atas kaki sendiri menjadi pesan utama dalam Soekarno Run BWX 2026 di Banyuwangi, ...
SEMENTARA ITU...

Romy Soekarno Dorong Gen Z Kawal Pemilu 2029 di Tengah Tantangan Digital

BLITAR – Anggota Komisi II DPR RI Romy Soekarno mendorong generasi Z (Gen Z) memahami pengawasan partisipatif sejak ...