oleh

Bupati Lumajang Bakal Maju Lagi Lewat PDI Perjuangan

pdip-jatim-bupati-lumajangLUMAJANG – Ketua DPC PDI Perjuangan Agus Wicaksono SSos mengungkapkan, tidak akan maju dalam Pilkada 2018 mendatang. Ketua DPRD setempat ini berkomitmen mendukung pencalonan As’ad Malik kembali menjadi Bupati Lumajang periode kedua.

“Saya kembali tegaskan untuk tidak maju dalam pilkada. Pak Bupati kami anggap sukses memimpin Lumajang, maka saya wajib untuk mendukungnya,” kata Agus Wicaksono, di sela acara halal bihalal di kantor DPC PDI Perjuangan Lumajang, kemarin.

Acara halal bihalal tersebut dihadiri Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim Sri Untari Bisowarno, anggota DPR RI Arif Wibowo, dan Bupati Lumajang As’ad Malik, serta kader PDIP setempat.

Saat diberi kesempatan pidato, Bupati As’ad yang akan maju lagi di Pilkada 2018 melalui PDI Perjuangan, juga berkomitmen untuk menaikkan perolehan kursi PDIP di gedung dewan. Saat ini, PDIP yang mendapatkan sepuluh kursi di gedung parlemen Lumajang, akan dinaikkan menjadi 15 kursi.

Menyikapi janji As’ad, Sri Untari menyatakan, tambahan kursi bagi PDIP bukan untuk rakus-rakusan. Tapi untuk mem-back up pemerintahan As’ad agar tak mudah digoyang.

”Pada pilkada 2018, di Jatim akan ada 19 pemilihan. Satu PR saya sudah berkurang di Lumajang dengan adanya Pak As’ad,” kata perempuan yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur itu.

Kepada As’Ad, dia menjelaskan, bahwa PDIP tak meminta aneh-aneh kepada calon kepala daerah yang akan maju melalui partainya. ”PDIP tak meminta yang aneh-aneh. Minta pembangunan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Tidak ada kemiskinan, tidak ada pengangguran, dan tidak ada orang bodoh,” ucapnya

Sri Untari juga mengajak anggota fraksi PDI Perjuangan untuk mendukung semua program kepala daerah apapun itu benderanya.

“Kepala daerah dipilih oleh rakyat, maka semua yang dilakukan adalah untuk negera bukan untuk pribadi. Maka semua fraksi PDIP dilarang menghalangi program pemerintah untuk membangun daerah,” ujarnya. (goek)