BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengatakan bahwa Program Satu Desa Satu Sarjana menjadi salah satu langkah konkret pemerintah daerah dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan tinggi.
Hal itu disampaikan Lukman saat kegiatan Safari Ramadan dan santunan anak yatim yang digelar Pengurus Wilayah Ikatan Alumni ITS (PW IKA ITS) di Pendopo Agung Bangkalan, Jumat (28/2/2026).
“Kami berharap ITS dapat ikut mendukung program Satu Desa Satu Sarjana sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di desa,” ujar Lukman.
Menurut Lukman, dukungan perguruan tinggi, seperti ITS, diharapkan semakin membuka banyak peluang bagi putra-putri daerah mengakses pendidikan berkualitas dan kembali membangun desanya.
BACA JUGA: Sebanyak 216 Pemain Muda Mengikuti Seleksi Skuad Banteng Jatim FC U-17 di Banyuwangi
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kepedulian para alumni ITS, berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan. Menurutnya, kehadiran PW IKA ITS di Bangkalan tidak hanya membawa bantuan sosial, tetapi juga membuka peluang kolaborasi strategis dalam pembangunan daerah.
“Dengan kolaborasi ini, kami optimistis cita-cita menghadirkan minimal satu sarjana di setiap desa di Bangkalan dapat terwujud secara bertahap dan berkelanjutan,” terang Ketua DPC PDI Perjuangan Bangkalan itu.
Ketua Harian PW IKA ITS, Dr. Yoke Candra, menegaskan, Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud kepedulian alumni ITS kepada masyarakat.
Mengusung tema Merajut Kebersamaan, PW IKA ITS ingin berbagi tidak hanya secara materi, tetapi juga melalui kontribusi pemikiran dan keilmuan untuk kemajuan daerah. (set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS












