Senin
10 Agustus 2026 | 1 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Ipuk Salurkan Insentif Rp 7,2 Miliar untuk Guru PAUD-TK

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-21042022

BANYUWANGI – Senyum Tiffani Wahyu merekah saat mengetahui bahwa insentif bagi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi sudah cair. Guru PAUD Citra Bangsa Desa Bubuk, Kecamatan Rogojampi itu bersyukur atas program yang dicanangkan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani itu.

“Senang sekali rasanya, mau lebaran, insentifnya cair. Matur nuwun,” ungkapnya saat menerima bantuan tersebut secara simbolis dari Bupati Ipuk di SDN 1 Desa Aliyan, Kecamatan Rogojampi, Rabu (20/4/2022).

Guru yang telah mengajar lima tahun tersebut mengapresiasi program insentif tersebut. Sebelumnya, ia hanya menerima gaji dari sekolah saja.

“Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anak didik kami,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Ipuk menyebutkan bahwa total insentif tahun ini akan mencapai Rp 7,2 miliar untuk  1.200 penerima. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas kerja keras para guru dalam mendidik generasi muda.

“Tentu mohon jangan dilihat nominalnya, karena pastinya tidak bisa dibandingkan dengan jasa para guru semuanya. Kami berterima kasih kepada para guru yang telah bekerja luar biasa mendidik anak-anak kita tanpa lelah,  untuk memberikan bekal terbaik bagi mereka,” ujar Bupati Ipuk.

Menurut politisi PDI Perjuangan itu, dedikasi guru PAUD dan TK selama ini sangat luar biasa. Karena itu, sejak awal menjabat pada tahun lalu, bupati perempuan tersebut mencanangkan program insentif tersebut.

“Sekali lagi, tentu insentif ini tidak sebanding dengan pengorbanan para guru PAUD dan TK selama ini. Kami mohon maaf dan akan berupaya menambah sesuai dengan kemampuan fiskal daerah ke depan,” jelas Bupati Ipuk.

Pelaksanan tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, Suratno, menjelaskan, insentif yang disalurkan tersebut ditujukan kepada guru PAUD dan TK non-ASN serta belum menerima sertifikasi.

“Insentif yang diberikan sebesar Rp500 ribu per bulan. Pada pencairan termin pertama ini diserahkan langsung untuk tiga bulan periode Januari-Maret. Sehingga setiap orang menerima Rp1,5 juta,” terang Suratno.

Suratno melanjutkan, untuk penyerahan insentif kali ini terdapat penambahan penerima sebanyak 50 orang dari tahun sebelumnya yang hanya 1.150 orang.

“Penerimanya ini ada yang sama dengan tahun lalu, ada juga yang baru. Misalnya,  ada yang sudah pensiun atau telah menerima sertifikasi, kita ganti dengan guru lain yang memenuhi syarat namun belum mendapatkan insentif,” urainya.

Para penerima insentif tersebut, lanjut Suratno, telah sesuai dengan persyaratan yang diatur di dalam UU 14/2005 tentang Guru dan Dosen.

“Kriteria guru penerima insentif adalah non ASN dan harus S1. Lalu, belum menerima sertifikasi pendidikan Tunjangan Profesi Pendidik (TPP) dan aktif mengajar yang ditandai masuk dalam data pokok pendidikan (dapodik),” pungkasnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Abdul Qodir Realisasikan Pokir 2026 untuk Bedah Rumah Warga di Malang

MALANG – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Malang, Abdul Qodir, merealisasikan anggaran Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) ...
KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Blitar Sisakan 4 Kecamatan, Konsolidasi Ditargetkan Tuntas Sebelum 17 Agustus

BLITAR – Konsolidasi PDI Perjuangan Kabupaten Blitar memasuki tahap akhir. Dari seluruh wilayah yang ditargetkan, ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Sumenep Gelar Rakorcab, Siap Gelar Musran-Musanran Serentak

SUMENEP – DPC PDI Perjuangan Sumenep menggelar rapat koordinasi cabang (Rakorcab) menjelang pelaksanaan Musyawarah ...
KRONIK

Usung Semangat “Satu Hati, Satu Arah”, Banteng Papua Raya Siap Memberi Kejutan

SURABAYA – Perjuangan luar biasa ditunjukkan oleh tim Papua Raya demi berpartisipasi dalam Soekarno Cup 2026. Skuad ...
KRONIK

Persiapan Tiga Bulan, Banteng Istimewa Yogyakarta Siap Rebut Piala Soekarno Cup

SURABAYA – Tim Banteng Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) datang ke Surabaya sebagai kontingen perdana dengan rasa ...
OLAHRAGA

PSSI Jatim: Soekarno Cup Perbanyak Panggung Pemain Muda untuk Regenerasi Timnas

PSSI Jatim menilai Soekarno Cup 2026 memperbanyak panggung pemain U-17 dan membantu regenerasi Timnas Indonesia. ...