Jumat
09 Oktober 2026 | 3 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Ipuk Fasilitasi Post Mortem Korban KMP Tunu Pratama Jaya

PDIP-Jatim-Ipuk-Fiestiandani-07072025

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi memfasilitasi pelaksanaan Post Mortem untuk korban KMP Tunu Pratama Jaya, yang ditempatkan di RSUD Blambangan. Rumah sakit milik daerah tersebut dijadikan pusat Post Mortem korban KMP Tunu Pratama Jaya.

“Berdasarkan hasil koordinasi Polda Jatim, RSUD Blambangan menjadi pusat Post Mortem. Kami sudah siapkan semua fasilitas yang dibutuhkan, termasuk tempat untuk keluarga korban,” ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, pada Minggu (6/7/2025).

Berbagai fasilitas, mulai dari satu unit mobil kontainer pendingin, tempat penyimpanan, peti jenazah, hingga surat kematian, untuk keluarga korban, akan ditempatkan di Gedung Bhayangkara. Lokasinya berada di depan RSUD Blambangan.

Ipuk juga mengecek langsung berbagai fasilitas yang dibutuhkan. Mulai Sabtu (5/7/2025) malam, berbagai fasilitas pendukung dengan disupervisi langsung dari tim Biddokkes Polda Jatim telah disiapkan.

“Kami juga siagakan petugas kesehatan apabila dibutuhkan tenaga tambahan,” jelasnya.

Selain memfasilitasi Post Mortem, politisi PDI Perjuangan itu juga mengungkapkan, pemkab menyediakan Tim Trauma Healing keluarga korban di Gedung Bhayangkara. Ada 15 psikolog, 7 orang dari Polresta Banyuwangi, dan 6 dari Dinas Sosial PPKB, serta dua dari RSUD Blambangan.

“Selain itu kami juga melibatkan BPBD dan Puskesmas di Tim Evakuasi,” tambah Ipuk.

Penanganan Post Mortem tersebut dilakukan oleh Tim DVI (Disaster Victim Identification) Polda Jatim.

Koordinator Post Mortem dr Tutik Purwanti, Sp.FM, mengatakan segala fasilitas sudah disiapkan di RSUD Blambangan.

“Untuk SDM-nya terdapat sekitar 30 orang. Selain RSUD Blambangan, juga berasal dari RS Bhayangkara Bondowoso dan Lumajang, juga ada RSUD Dr. Soetomo dan Universitas Airlangga,” ujar dr. Tutik.

Tutik menjelaskan, nantinya semua barang maupun jenazah yang ditemukan, baik yang di perairan Bali maupun Banyuwangi, akan dikumpulkan di RSUD Blambangan.

“Nantinya akan dipilah, disinkronkan dan direkonsiliasi. Tim DVI ini berasal dari berbagai multidisiplin, termasuk dari Inafis,” tandas dr. Tutik. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Banyuwangi Tuntaskan Musran dan Musanran, 217 Ranting serta 840 Anak Ranting Terbentuk

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi telah menuntaskan pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah ...
LEGISLATIF

Puan di Forum IPU: Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Haruslah Adil

Puan Maharani menegaskan di Sidang Umum IPU ke-153 bahwa tata kelola pemerintahan yang baik haruslah adil, ...
LEGISLATIF

Desak PSU Perumahan Vaganza Segera Diserahkan ke Pemkab Malang, DPRD Siap Kawal

MALANG – Komisi III DPRD Kabupaten Malang mendesak Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Perumahan Vaganza segera ...
SEMENTARA ITU...

Prof Kyungyon Moon Apresiasi Inovasi Bupati Trenggalek, Siapkan Program Pemberdayaan Pemuda

TRENGGALEK – Inovasi Pemerintah Kabupaten Trenggalek mendapat apresiasi dari Prof. Kyungyon Moon dari Jeonbuk ...
LEGISLATIF

DPRD Banyuwangi Ajukan Raperda Inisiatif Pembentukan Produk Hukum Daerah untuk Dibahas

BANYUWANGI – DPRD Kabupaten Banyuwangi mengajukan Rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif tentang ...
UMKM

Bupati Gresik Perintahkan Dinas Koperasi Tetap Lakukan Pendampingan Pasca-Pelatihan kepada UMKM

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Program Bunda Puspa tidak berhenti pada pelatihan. Para alumni ...