Sabtu
13 Juni 2026 | 9 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Ipuk Dukung Kecamatan Songgon Kembangkan Kampung Alpukat

PDIP-Jatim-Ipuk-Fiestiandani-19062025.

BANYUWANGI – Kecamatan Songgon, Banyuwangi, selama ini identik dengan sentra durian. Tapi kini, wilayah yang berhawa sejuk ini bersiap menambah satu lagi komoditas unggulan, yakni alpukat.

Langkah awalnya ditandai dengan penyerahan 50 bibit alpukat oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, kepada kelompok tani Desa Parangharjo dalam gelaran Bunga Desa, pada Kamis (19/6/2025) sore.

Lokasinya pun tak sembarangan, di jantung Kampung Alpukat, sebuah kawasan yang mulai dikembangkan menjadi sentra alpukat sekaligus agrowisata edukatif di bawah inisiatif petani muda, Erwin Yudianto, yang juga komisaris media online Seblang.com.

Didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Ilham Juanda, beserta kepala OPD lainnya, Bupati Ipuk turut memetik sendiri buah alpukat kelud yang merupakan salah satu varietas yang ditanam di Kampung Alpukat. Selain itu, juga ada alpukat varietas Red Vietnam, alligator, miki dan lainnya.

“Pasar alpukat ini luar biasa. Kita ingin Songgon punya wajah baru di sektor pertanian. Setelah durian, semoga alpukat bisa jadi ikon berikutnya,” ujar Ipuk di hadapan para petani yang hadir.

Ipuk juga menekankan, pengembangan alpukat bukan sekadar menanam buah, tetapi juga membuka peluang usaha, meningkatkan nilai ekonomi desa, dan memperkaya ragam pangan lokal.

Tak sekadar seremonial, pertemuan ini juga menjadi ajang curhat para petani. Salah satu keluhan yang muncul adalah serangan hama wereng yang mengganggu hasil panen. Ipuk langsung merespons dengan meminta dinas terkait untuk segera memberikan pendampingan teknis di lapangan.

Lebih jauh, politisi PDI Perjuangan ini menyampaikan, pertanian harus dilihat secara holistik sebagai pondasi ketahanan pangan.

“Pangan itu bukan cuma soal beras. Kita juga butuh kedelai, sayur, ikan, daging. Banyuwangi punya semua itu. Tinggal bagaimana kita menjaga dan mengembangkannya,” jelas Ipuk.

Ipuk juga mengajak generasi muda untuk tidak malu menjadi petani. Ia menyinggung program “Jagoan Banyuwangi” yang di dalamnya terdapat sub program “Jagoan Tani” khusus bagi anak muda yang ingin berkecimpung di sektor pertanian.

“Saya yakin, sektor ini tidak akan pernah mati. Selama orang masih makan nasi, pertanian tetap hidup. Bahkan waktu umroh pun, banyak yang kangen beras Banyuwangi, meskipun di sana ada beras Arab, tapi rasanya beda,” tutur Ipuk.

“Artinya, pangan itu soal rasa, soal kebutuhan, dan pertanian adalah masa depan,” tutur Ipuk disambut tepuk tangan petani,” imbuhnya.

Ia juga menegaskan, alpukat memiliki masa depan cerah. Di tengah tren gaya hidup sehat, buah satu ini mulai digemari dan bahkan dianggap makanan pokok oleh sebagian masyarakat. Produk turunannya juga beragam, dari jus, selai, hingga kosmetik.

“Bapak-Ibu, jangan ragu. Bibit ini Insya Allah akan tumbuh baik dan bernilai jual tinggi. Songgon punya tanah yang subur, cocok untuk tanaman apa saja. Kita bisa menjadikan alpukat sebagai kebanggaan baru,” terangnya. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

231 Pengurus PAC Se-Lumajang Dilantik, Komposisi Kader Gen Z dan Perempuan Capai 78 Persen

LUMAJANG – DPC PDI Perjuangan Lumajang menggelar proses pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan ...
HEADLINE

Puncak Bulan Bung Karno 2026, Megawati Resmikan Hasil Renovasi Istana Gebang di Blitar

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dijadwalkan meresmikan hasil renovasi Istana Gebang di Blitar pada ...
KABAR CABANG

Warga Sumberbiru Berterima Kasih, PDIP Bondowoso Salurkan Air Bersih Saat Kemarau

Warga Dusun Sumberbiru, Bondowoso, menyampaikan terima kasih atas bantuan air bersih dan sembako dari DPC PDI ...
KABAR CABANG

Pagelaran Wayang “Wahyu Pancasila” Diserbu Ribuan Warga Bumi Bung Karno 

Ribuan warga memadati pagelaran wayang kulit “Wahyu Pancasila” di Kelurahan Kaweron, Talun, Blitar. Guntur Wahono ...
KRONIK

Evaluasi Layanan Haji 2026, Hj. Ansari Soroti Fasilitas Hotel dan Transportasi

PAMEKASAN – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, memberikan sejumlah catatan kritis terkait penyelenggaraan ...
SEMENTARA ITU...

Majelis Ngadem Kedungadem Ngaji Pemikiran Bung Karno

BOJONEGORO – Keberpihakan kepada masyarakat kecil dan kelompok rentan menjadi tema utama dalam Kajian Majelis ...