Jumat
12 Juni 2026 | 11 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Ipuk Apresiasi Perjuangan Peserta PPPK Laksanakan Ujian di dalam Ambulans

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-24012024

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengapresiasi kegigihan Titin, salah satu peserta seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Banyuwangi, memiliki tekad kuat untuk ikut ujian.

Seperti diketahui, meski dalam masa pemulihan karena baru saja melahirkan, Titin diperbolehkan mengikuti ujian meski di dalam ambulans, Minggu (8/12/2024).

“Kami sangat mengapresiasi kegigihan Saudari Titin yang tetap mengikuti ujian kompetensi PPPK, meskipun dalam kondisi yang kurang sehat,” ujar Ipuk.

“Semoga hasil yang didapatkan terbaik dan sesuai harapan,” imbuh politisi PDI Perjuangan itu.

Ipuk juga berterima kasih kepada BKN karena mengizinkan peserta yang membutuhkan perlakuan khusus ujian di dalam ambulans.

Titin merupakan staf Tenaga Harian Lepas (THL) Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Perumahan dan Permukiman (PU CKPP) UPTD Kecamatan Genteng sejak tahun 2014.

Dia mengikuti ujian di dalam ambulans karena dalam masa pemulihan usai melahirkan. “Saya sudah 10 tahun 11 bulan bekerja sebagai THL di Dinas PU CKPP Banyuwangi. Karena itu saya tidak ingin melewatkan kesempatan untuk mengikuti ujian PPPK kali ini,”\” ujarnya.

Ia menceritakan saat mengikuti proses pendaftaran PPPK, ia tengah hamil tua. Satu minggu sebelum jadwal tes Computer Assisted Test (CAT), ia harus menjalani persalinan secara normal.

Ternyata, usai melahirkan ia harus dirawat di rumah sakit karena kondisi yang masih membutuhkan penyembuhan. Ia mendapat jadwal Minggu siang (8/12/2024). Ujian tersebut berlangsung di Kantor Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Banyuwangi.

Ia berangkat dari rumahnya ditemani sejumlah anggota keluarga dari Desa Tulungrejo Glenmore. Sampai di lokasi ujian, tim panitia BKPP Banyuwangi dan tim CAT Badan Kepegawaian Nasional (BKN), segera menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk pelaksanaan ujian tersebut di dalam ambulan.

Titin menjalani tes menggunakan fasilitas laptop yang disediakan oleh panitia. Ia juga didampingi langsung oleh pengawas dari tim CAT BKN.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pelatihan Banyuwangi, Ilzam Nuzuli, mengatakan, setelah mendapatkan informasi ada peserta yang sakit dan membutuhkan perlakukan khusus, langsung berkoordinasi dengan Tim CAT BKN yang ada di Banyuwangi.

“Pihak BKN langsung merespons cepat dengan memberikan izin pelaksanaan ujian tersebut. Karena pelaksanaan ujian PPPK ini di bawah pengawasan tim BKN sepenuhnya,” ujar Ilzam.

Ujian kompetensi PPPK di Banyuwangi digelar mulai tanggal 4-16 Desember 2024. Seleksi PPPK kali ini merupakan tahap pertama yang diikuti oleh 3353 peserta. Seleksi ini dilakukan untuk memenuhi 614 formasi yang dibutuhkan, baik untuk tenaga teknis, tenaga kesehatan dan guru. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Warga Panekan Magetan Sampaikan Aneka Aspirasi, dari Bantuan Unggas hingga Pelatihan Wirausaha

MAGETAN – Jeda masa persidangan (reses) ke IV masa sidang ke II Tahun 2026 DPRD Magetan, dimanfaatkan Plt Ketua ...
UMKM

BUMDes Pelangkidul Ngawi Jajal Peluang Sektor Hortikultura, Kembangkan Melon Greenhouse

NGAWI – Program ketahanan pangan berbasis hortikultura yang dikembangkan BUMDes Mekarsari Desa Pelang Kidul, ...
LEGISLATIF

Sengketa Perbatasan Jember-Banyuwangi Hambat Petani, Tabroni Minta Segera Diselesaikan

Anggota Komisi A DPRD Jember Tabroni mendesak penyelesaian batas wilayah Jember-Banyuwangi. Sengketa yang belum ...
LEGISLATIF

Khamim Tohari Ingatkan Sekda Kota Batu Terpilih Jaga Independensi dan Profesionalisme Birokrasi

Anggota DPRD Kota Batu Khamim Tohari mengingatkan Sekda Kota Batu yang akan terpilih agar menjaga independensi ...
KRONIK

Disperinaker Bangkalan Gelar Job Fair 2026, Bupati Lukman Dorong Penurunan Angka Pengangguran

BANGKALAN – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bangkalan menggelar Job Fair 2026. Hal ...
KABAR CABANG

Panen Perdana Posko Pangan, PDIP Jombang Targetkan Ekspansi di 21 Kecamatan

JOMBANG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jombang menargetkan pembentukan posko pangan di seluruh atau 21 kecamatan di ...