Selasa
25 Agustus 2026 | 12 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Ipuk Ajak Kaum Santri Jadi Duta Anti-Bullying

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-29022024.

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengajak para santri untuk menjadi duta anti-bulliying di lingkungan sekitarnya. Hal tersebut disampaikan Bupati Ipuk saat bertemu dengan ratusan para santri Pondok Pesantren Amanatullah dalam rangkaian Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa) di Desa Wringinagung, Kecamatan Gambiran, Rabu (28/2/2024).

“Anak-anakku sekalian harus tumbuh menjadi anak yang bahagia dan sehat. Jangan biarkan ada bulliying terjadi di antara kalian. Mari saling mengingatkan satu sama lain,” ujar Bupati Ipuk.

Menurut Bupati Ipuk, kejadian tindak kekerasan berujung pada kematian santri asal Banyuwangi yang mondok di Kediri harus menjadi pengingat untuk semua. Tidak ada toleransi pada berbagai bentuk perundungan dan tindak kekerasan.

“Kalian harus menjadi duta anti-bulliying bagi lingkungan sekitar. Jika ada temannya yang jadi korban, segera bantu. Atau segera laporkan ke pengurus,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Ajakan tersebut disambut hangat oleh pengasuh Pondok Pesantren Amanatullah, KH. Rouhin Huda. Menurutnya, pesantren harus mengedepankan akhlakul karimah. “Kita harus menjaga nama baik pesantren. Kita kedepankan akhlak luhur yang telah diteladankan Kanjeng Nabi Muhammad,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, para santri juga diperkenalkan dengan materi antiperundungan. Di antaranya tentang ragam perundungan. Mulai dari perundungan verbal, sosial, mental, digital dan fisik.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, Suratno, menjelaskan, gerakan anti-bulliying sedang digalakkan di berbagai lembaga pendidikan di Banyuwangi. Bahkan, setiap acara Bunga Desa, Bupati Ipuk mengagendakan bertemu dengan siswa-siswa, guru, dan komite sekolah untuk mensosialisasikan anti-bullying.

“Sosialisasi anti-bullying salah satu program prioritas Bupati Ipuk saat Bunga Desa. Kita libatkan semuanya. Para pelajar sendiri, pengajar, hingga orang tua,” ujarnya. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

OLAHRAGA

Soekarno Cup Buktikan Talenta Sepak Bola Bisa Lahir dari Lapangan Kampung

SURABAYA – Turnamen Soekarno Cup 2026 membuktikan pemain sepak bola berkualitas tidak hanya lahir dari akademi ...
KRONIK

Ribuan Suporter Panaskan Final Soekarno Cup 2026, Dukung dengan Semangat Sportivitas

SURABAYA – Atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya dipenuhi gegap gempita pada laga final Soekarno Cup ...
KRONIK

Tari Kolosal Wonderful of East Java Meriahkan Final Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Penampilan tari kolosal bertajuk “Wonderful of East Java” turut memeriahkan closing ceremony laga Final ...
HEADLINE

Soekarno Cup Tak Sekadar Bola: Rp545 Juta untuk NTT, 14 Pemain Dibidik Klub Profesional

SURABAYA – Soekarno Cup 2026 tidak hanya meninggalkan cerita tentang persaingan di lapangan hijau. Di balik gebyar ...
PEMILU

Sekjen DPP PDI Perjuangan Optimistis Bidik Kursi Gubernur Jawa Timur

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menilai partainya memiliki modal ...
HEADLINE

Said Abdullah: Soekarno Cup Bukan Sekadar Cari Juara, Tapi Membangun Karakter Generasi Muda

Said Abdullah menegaskan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar mencari juara, tetapi membangun karakter, sportivitas, ...