Rabu
03 Juni 2026 | 1 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Gresik Pastikan Lahan Pertanian Tak Tergerus

pdip-jatim-bupati-gresik-290921-fandi-akhmad-yani-b

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memastikan lahan pertanian tidak dialihfungsikan untuk sektor lainnya.

“Lahan pertanian harus dipertahankan, jangan sampai tergerus. Kami sudah tuangkan itu dalam Rancangan Perda RTRW yang sedang dibahas di DPRD Gresik,” kata bupati diusung PDI Perjuangan tersebut, Rabu (29/9/2021).

Penegasan disampaikan Gus Yani, sapaan akrab Bupati Fandi Akhmad Yani, lantaran sektor pertanian khususnya padi menjadi penopang kehidupan orang banyak. Sehingga sektor ini menjadi perhatian serius pihaknya.

Apalagi, produktivitas padi selama pandemi justru surplus. Pemenuhan pangan tercukupi. Capaian ini merupakan buah hasil kerja keras para petani di Kota Pudak, sehingga Kabupaten Gresik akhirnya meraih penghargaan Abdi Bakti Tani. 

Untuk terus menguatkan sektor pertanian, Gus Yani terus blusukan ke desa-desa berdialog dengan petani melalui acara Sapa Petani. Acara tersebut salah satunya untuk mencari tahu kendala yang dialami petani. Hari kemarin, Selasa (28/9), Gus Yani berdialog dengan para petani di Desa Turirejo, Kecamatan Kedamean.

Pada acara tersebut, Gus Yani mengapresiasi petani yang mempunyai inovasi di bidang pertanian. Salah satunya penanaman komoditas selingan yang ditanam setelah masa panen.

“Tanaman selingan ini punya nilai tambah bagi petani, tentunya dipilih tanaman yang minim resiko, seperti Tembakau di Balongpanggang atau Bawang seperti di sini,” katanya.

Sementara Camat Kedamean Arifin menambahkan bahwa, Kecamatan Kedamean merupakan salah satu daerah penopang peningkatan produktivitas padi di Kabupaten Gresik.

Dengan besar lahan sebesar 6.400 hektar dan luas lahan padi 3.400 hektar. Setiap satu hektar mampu menghasilkan padi sebanyak 6,5 ton.

Dalam kegiatan itu, turur hadir Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito, Ketua Gapoktan dan Poktan Desa Turirejo, perwakilan dari Petrokimia selaku produsen pupuk, Petrokayaku dan Petrosida sebagai produsen pestisida, serta perwakilan dari Bank BNI yang siap memberikan kredit usaha rakyat (KUR) kepada para petani. (mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Bulan Bung Karno 2026, DPC Nganjuk Gelar Doa Bersama dan Ziarah Makam Tokoh Partai

NGANJUK – Menyambut bulan Juni yang diperingati sebagai Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
LEGISLATIF

Widarto: Jika Diperlukan, Perlindungan BPJS bagi ABK Nelayan Bisa Dibiayai Pemerintah

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menilai perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi ABK nelayan penting karena tingginya ...
KRONIK

DPD PDI Perjuangan Jatim akan Tutup Musancab dengan Tanam Ribuan Pohon di Lumajang

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan mengisi rangkaian peringatan “Bulan Bung Karno” dengan aksi penanaman ...
SEMENTARA ITU...

Dari Istana Gebang hingga Makam Bung Karno, Pelajaran yang Tak Ditemukan di Buku

Puluhan siswa SD Bangle 02 Blitar mengikuti outing class sejarah ke Istana Gebang, Perpustakaan Bung Karno, dan ...
KABAR CABANG

Erma PDIP Tegaskan Pancasila Sebagai Penuntun Kebijakan dan Kontrol Pemerintahan

TULUNGAGUNG – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Erma Susanti, menegaskan bahwa seluruh kader Partai ...
SEMENTARA ITU...

Saat Rombong Es Teh Bantuan Bupati Kediri Datang, Harapan Baru Mbah Mari Ikut Tiba

Mbah Mari, warga Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Kediri, tak mampu menyembunyikan kebahagiaannya setelah menerima ...