Kamis
16 April 2026 | 1 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Gresik Pastikan Lahan Pertanian Tak Tergerus

pdip-jatim-bupati-gresik-290921-fandi-akhmad-yani-b

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memastikan lahan pertanian tidak dialihfungsikan untuk sektor lainnya.

“Lahan pertanian harus dipertahankan, jangan sampai tergerus. Kami sudah tuangkan itu dalam Rancangan Perda RTRW yang sedang dibahas di DPRD Gresik,” kata bupati diusung PDI Perjuangan tersebut, Rabu (29/9/2021).

Penegasan disampaikan Gus Yani, sapaan akrab Bupati Fandi Akhmad Yani, lantaran sektor pertanian khususnya padi menjadi penopang kehidupan orang banyak. Sehingga sektor ini menjadi perhatian serius pihaknya.

Apalagi, produktivitas padi selama pandemi justru surplus. Pemenuhan pangan tercukupi. Capaian ini merupakan buah hasil kerja keras para petani di Kota Pudak, sehingga Kabupaten Gresik akhirnya meraih penghargaan Abdi Bakti Tani. 

Untuk terus menguatkan sektor pertanian, Gus Yani terus blusukan ke desa-desa berdialog dengan petani melalui acara Sapa Petani. Acara tersebut salah satunya untuk mencari tahu kendala yang dialami petani. Hari kemarin, Selasa (28/9), Gus Yani berdialog dengan para petani di Desa Turirejo, Kecamatan Kedamean.

Pada acara tersebut, Gus Yani mengapresiasi petani yang mempunyai inovasi di bidang pertanian. Salah satunya penanaman komoditas selingan yang ditanam setelah masa panen.

“Tanaman selingan ini punya nilai tambah bagi petani, tentunya dipilih tanaman yang minim resiko, seperti Tembakau di Balongpanggang atau Bawang seperti di sini,” katanya.

Sementara Camat Kedamean Arifin menambahkan bahwa, Kecamatan Kedamean merupakan salah satu daerah penopang peningkatan produktivitas padi di Kabupaten Gresik.

Dengan besar lahan sebesar 6.400 hektar dan luas lahan padi 3.400 hektar. Setiap satu hektar mampu menghasilkan padi sebanyak 6,5 ton.

Dalam kegiatan itu, turur hadir Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito, Ketua Gapoktan dan Poktan Desa Turirejo, perwakilan dari Petrokimia selaku produsen pupuk, Petrokayaku dan Petrosida sebagai produsen pestisida, serta perwakilan dari Bank BNI yang siap memberikan kredit usaha rakyat (KUR) kepada para petani. (mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...
LEGISLATIF

Yordan Soroti Kesenjangan Antarwilayah Jadi Tantangan Utama Pembangunan Jatim

Yordan M Batara Goa menyoroti kesenjangan antarwilayah sebagai tantangan utama pembangunan Jawa Timur dalam RKPD ...
LEGISLATIF

Pastikan Keselamatan Pengendara Jalur Magetan – Sarangan, Diana Sasa Minta Peremajaan Alat Tebang Pohon Bina Marga UPT Madiun

MAGETAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Timur melalui Bina Marga UPT Madiun ...
UMKM

Cerita Warsito, Kader Banteng Ngawi Merintis Usaha Greenhouse Anggur

NGAWI – Kesuksesan tidak melulu diukur dari gelimang harta yang melimpah ruah. Menemukan kepuasan batin dalam ...