Sabtu
05 September 2026 | 3 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Gresik Pastikan Lahan Pertanian Tak Tergerus

pdip-jatim-bupati-gresik-290921-fandi-akhmad-yani-b

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memastikan lahan pertanian tidak dialihfungsikan untuk sektor lainnya.

“Lahan pertanian harus dipertahankan, jangan sampai tergerus. Kami sudah tuangkan itu dalam Rancangan Perda RTRW yang sedang dibahas di DPRD Gresik,” kata bupati diusung PDI Perjuangan tersebut, Rabu (29/9/2021).

Penegasan disampaikan Gus Yani, sapaan akrab Bupati Fandi Akhmad Yani, lantaran sektor pertanian khususnya padi menjadi penopang kehidupan orang banyak. Sehingga sektor ini menjadi perhatian serius pihaknya.

Apalagi, produktivitas padi selama pandemi justru surplus. Pemenuhan pangan tercukupi. Capaian ini merupakan buah hasil kerja keras para petani di Kota Pudak, sehingga Kabupaten Gresik akhirnya meraih penghargaan Abdi Bakti Tani. 

Untuk terus menguatkan sektor pertanian, Gus Yani terus blusukan ke desa-desa berdialog dengan petani melalui acara Sapa Petani. Acara tersebut salah satunya untuk mencari tahu kendala yang dialami petani. Hari kemarin, Selasa (28/9), Gus Yani berdialog dengan para petani di Desa Turirejo, Kecamatan Kedamean.

Pada acara tersebut, Gus Yani mengapresiasi petani yang mempunyai inovasi di bidang pertanian. Salah satunya penanaman komoditas selingan yang ditanam setelah masa panen.

“Tanaman selingan ini punya nilai tambah bagi petani, tentunya dipilih tanaman yang minim resiko, seperti Tembakau di Balongpanggang atau Bawang seperti di sini,” katanya.

Sementara Camat Kedamean Arifin menambahkan bahwa, Kecamatan Kedamean merupakan salah satu daerah penopang peningkatan produktivitas padi di Kabupaten Gresik.

Dengan besar lahan sebesar 6.400 hektar dan luas lahan padi 3.400 hektar. Setiap satu hektar mampu menghasilkan padi sebanyak 6,5 ton.

Dalam kegiatan itu, turur hadir Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito, Ketua Gapoktan dan Poktan Desa Turirejo, perwakilan dari Petrokimia selaku produsen pupuk, Petrokayaku dan Petrosida sebagai produsen pestisida, serta perwakilan dari Bank BNI yang siap memberikan kredit usaha rakyat (KUR) kepada para petani. (mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...
OLAHRAGA

Bupati Fauzi Lepas Assyabaab U-13, Titipkan Pesan Penting Soal Karakter dan Disiplin

SUMENEP – Sebanyak 25 anggota Assyabaab U-13 resmi dilepas menuju Kabupaten Jember untuk mengikuti kompetisi Zona ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...