Rabu
22 Juli 2026 | 12 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Gresik Pastikan Lahan Pertanian Tak Tergerus

pdip-jatim-bupati-gresik-290921-fandi-akhmad-yani-b

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memastikan lahan pertanian tidak dialihfungsikan untuk sektor lainnya.

“Lahan pertanian harus dipertahankan, jangan sampai tergerus. Kami sudah tuangkan itu dalam Rancangan Perda RTRW yang sedang dibahas di DPRD Gresik,” kata bupati diusung PDI Perjuangan tersebut, Rabu (29/9/2021).

Penegasan disampaikan Gus Yani, sapaan akrab Bupati Fandi Akhmad Yani, lantaran sektor pertanian khususnya padi menjadi penopang kehidupan orang banyak. Sehingga sektor ini menjadi perhatian serius pihaknya.

Apalagi, produktivitas padi selama pandemi justru surplus. Pemenuhan pangan tercukupi. Capaian ini merupakan buah hasil kerja keras para petani di Kota Pudak, sehingga Kabupaten Gresik akhirnya meraih penghargaan Abdi Bakti Tani. 

Untuk terus menguatkan sektor pertanian, Gus Yani terus blusukan ke desa-desa berdialog dengan petani melalui acara Sapa Petani. Acara tersebut salah satunya untuk mencari tahu kendala yang dialami petani. Hari kemarin, Selasa (28/9), Gus Yani berdialog dengan para petani di Desa Turirejo, Kecamatan Kedamean.

Pada acara tersebut, Gus Yani mengapresiasi petani yang mempunyai inovasi di bidang pertanian. Salah satunya penanaman komoditas selingan yang ditanam setelah masa panen.

“Tanaman selingan ini punya nilai tambah bagi petani, tentunya dipilih tanaman yang minim resiko, seperti Tembakau di Balongpanggang atau Bawang seperti di sini,” katanya.

Sementara Camat Kedamean Arifin menambahkan bahwa, Kecamatan Kedamean merupakan salah satu daerah penopang peningkatan produktivitas padi di Kabupaten Gresik.

Dengan besar lahan sebesar 6.400 hektar dan luas lahan padi 3.400 hektar. Setiap satu hektar mampu menghasilkan padi sebanyak 6,5 ton.

Dalam kegiatan itu, turur hadir Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito, Ketua Gapoktan dan Poktan Desa Turirejo, perwakilan dari Petrokimia selaku produsen pupuk, Petrokayaku dan Petrosida sebagai produsen pestisida, serta perwakilan dari Bank BNI yang siap memberikan kredit usaha rakyat (KUR) kepada para petani. (mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...