GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani secara simbolis memulai pembangunan jaringan pipa air bersih dan sambungan rumah gratis di Balai Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas.
Pembangunan jaringan pipa air bersih dengan total panjang 25.90 Km serta sambungan rumah gratis ini telah lama diharapkan warga setempat. Karena, setiap musim kemarau warga kerap mengalami kesulitan air bersih.
Gus Yani menyampaikan, pembangunan jaringan pipa air bersih ini bentuk komitmen pemerintah kepada masyarakat. Kali ini sosialisasi dimulai sebanyak 4.500 sambungan rumah untuk air bersih secara gratis.
“Setelah terpasang, selanjutnya akan diteruskan oleh PDAM untuk memberikan pelayanannya kepada masyarakat,” ujar bupati yang diusung PDI Perjuangan tersebut.
Pihaknya berharap, pemasangan jaringan pipa air bersih tersebut bisa keluar lancar sesuai yang diharapkan masyarakat.
Mantan Ketua DPRD Gresik itu menyebutkan, pembangunan jaringan pipa bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), biaya pemasangan saluran rumah yang normalnya membutuhkan biaya sebesar Rp.1.700.000 bisa digratiskan kepada total 3.500 KK masyarakat Desa Kedanyang, sedangkan sisanya akan dialihkan untuk wilayah yang lain.

“Air bersih ini bersumber dari Umbulan, maka nantinya air yang dinikmati masyarakat Kedanyang merupakan air dengan kualitas air minum, sehingga bisa langsung di minum,” jelasnya.
Sementara Kepala Desa Kedanyang, Ahmad Mustofa, mengaku sangat berterima kasih karena harapan masyarakat bisa terpenuhi. Sudah sekitar 30 tahun mengalami kesulitan air bersih.
“Kalau kemarau warga harus mengeluarkan biaya lagi untuk membeli air. Kami bersyukur pak bupati mengalokasikan jaringan pipa air bersih di sini (Kedanyang, Red),” katanya.
Sekadar diketahui, selain melakukan pemasangan pembangunan jaringan pipa air bersih dan sambungan rumah gratis, Pemkab Gresik juga mempersiapkan pembangunan reservoir Bunder.
Reservoir ini akan menyuplai kebutuhan air bersih masyarakat Gresik utamanya di Kecamatan Kebomas dan Kecamatan Duduksampeyan. (mus/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










