Jumat
03 Juli 2026 | 4 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Gresik Luncurkan Program Kejar Paket untuk Fasilitasi 1.892 Anak Putus Sekolah

pdip-jatim-eksekutif-260722-gresik

GRESIK – Problem putus sekolah di Kabupaten Gresik menjadi perhatian khusus pemerintah.

Dalam hal ini tim penggerak PKK Kabupaten Gresik dan instansi terkait berupaya menuntaskan persoalan tersebut. Melalui program Kejar Paket Tuntaskan Putus Sekolah atau “JAKETKU”.

Program JAKETKU menyasar anak-anak Gresik yang putus sekolah agar mereka mendapatkan kesempatan untuk bisa menyelesaikan pendidikannya yang sempat tertunda.

Program tersebut diluncurkan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Ketua Tim PKK Kabupaten Gresik, Nurul Haromaini. Acara dihadiri sejumlah anggota DPrD dan organisasi perangkat daerah.

Gus Yani menyampaikan, program tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam rangka mewujudkan perbaikan sumber daya manusia yang berkualitas.

“Tadi saya sampaikan kepada peserta agar tidak perlu pesimis atau malu. Karena dengan hari ini mengikuti program JEKETKU ini merupakan langkah awal dan yakinlah bahwa tidak ada persiapan yang sia-sia,” ujar Gus Yani, Senin (25/7/2022).

Senada juga disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Nurul Haromaini. Bahwa gagasan program JAKETKU ini muncul saat TP PKK turun ke desa dan menemukan bahwa banyak dari anak-anak yang belum bisa menuntaskan pendidikannya.

Program JAKETKU ini merupakan jalur pendidikam non formal yang difasilitasi oleh pemerintah untuk siswa yang belajarnya tidak melalui jalur sekolah.

Didalamnya terdapat 3 paket yakni Paket A untuk kesetaraan tingkat SD, Paket B untuk kesetaraan tingkat SMP dan Paket C untuk kesetaraan tingkat SMA.

Data yang ada, terdapat 1.892 anak-anak Gresik yang terputus sekolahnya dan akan menjadi sasaran awal program JAKETKU. Dari total data tersebut, terdiri dari 8 anak yang terputus di tingkat pendidikan SD, 431 anak di tingkat SMP, dan 1.093 di tingkat SMA.

“Mereka akan kita fasilitasi mendapatkan akses dan kesempatan untuk meneruskan pendidikannya dengan proses melalui ujian dan sebagainya sehingga mendapatkan ijasah,” ujar Ning Nurul.

Melalui program JAKETKU, disamping membantu kualitas anak-anak, secara tidak langsung juga akan bisa mengangkat angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

“Menurut data BPS tahun 2021, IPM Gresik adalah 76,50 menempati urutan ke-72 dari 514 kabupaten/kota se-Indonesia atau urutan ke-8 dari 38 kabupaten/kota se-Jatim. IPM ini dipengaruhi oleh angka harapan lama sekolah dan rata-rata lama sekolah,” pungkasnya. (mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Ipuk Ajak Seluruh Stakeholder Perkuat Kolaborasi Layanan Kesehatan

BANYUWANGI – Di tengah tantangan fiskal yang dihadapi pemerintah, pemangku kesehatan daerah diharapkan bisa ...
KRONIK

Kejurprov Voli Pantai U-17 2026 di Sumenep, Saatnya Atlet Muda Tunjukkan Kemampuan Terbaik

SUMENEP – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Voli Pantai U-17 2026 di Kabupaten Sumenep, sebagai momentum strategi ...
LEGISLATIF

Ketua Komisi E DPRD Jatim Dorong Percepatan Renovasi GOR Velodrome Malang

Ketua Komisi E DPRD Jatim Sri Untari Bisowarno mendorong percepatan renovasi GOR Velodrome Malang serta ...
PEMILU

Sinung Sudrajad: Pilkada Langsung Perkuat Legitimasi Pemerintahan Daerah

PDI Perjuangan Bondowoso menilai pilkada langsung memperkuat legitimasi pemerintahan daerah karena kepala daerah ...
LEGISLATIF

Novita Minta Pembangunan KEK Pariwisata Tak Hanya Kejar Investasi, Hak Masyarakat Harus Dilindungi

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini meminta pemerintah memperbaiki tata kelola KEK Pariwisata agar tidak hanya ...
LEGISLATIF

Jaga Stabilitas Harga di Tingkat Peternak, DPRD Jatim Siapkan Perda Tata Niaga Telur

Komisi B DPRD Jatim menyiapkan Perda Tata Niaga Telur untuk menjaga stabilitas harga di tingkat peternak sekaligus ...