Minggu
28 Juni 2026 | 2 : 26

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Fauzi Harap Program Kampung Nelayan KKP Tingkatkan Taraf Hidup Masyarakat

PDIP-Jatim Achmad Fauzi 03032026

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang diinisiasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) merupakan program penataan kawasan, sekaligus langkah strategis mentransformasi kehidupan masyarakat nelayan.

“KNMP tidak hanya menjadi kawasan pemukiman nelayan yang tertata dengan baik, tetapi mampu menjadi pusat pengembangan ekonomi masyarakat pesisir,” ujar Fauzi.

Hal itu disampaikan Fauzi saat mendampingi Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, mengunjungi Desa Dapenda, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, pada Selasa (3/3/2026).

Kunjungan Menteri Trenggono menjadi penanda bahwa kawasan nelayan di ujung timur Kabupaten Sumenep itu masuk dalam peta prioritas pembangunan nasional. Desa Dapenda diproyeksikan menjadi pusat penguatan ekonomi pesisir berbasis produktivitas, hilirisasi dan kesejahteraan nelayan.

Menurut Fauzi, Sumenep memiliki dengan potensi kelautan dan perikanan sangat besar. Sumber daya laut melimpah, perairan luas, serta tradisi melaut yang kuat menjadi fondasi penting pengembangan sektor ini.

“Kami berharap program ini mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat nelayan, sekaligus memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” terangnya.

Pria yang menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu juga mengajak masyarakat menjaga kelestarian sumber daya laut agar tetap berkelanjutan dan bisa dinikmati generasi mendatang.

Sementara Menteri Trenggono menegaskan, KNMP dirancang untuk mendorong peningkatan produktivitas sekaligus menjaga kualitas hasil tangkapan nelayan.

“Program KNMP memberikan manfaat dalam rangka meningkatkan produktivitas para nelayan di Kabupaten Sumenep,” ujarnya.

Selain itu, tambah Menteri Trenggona, kualitas ikan menentukan harga jual. Dengan fasilitas penyimpanan dan distribusi yang baik, nelayan tidak lagi dirugikan akibat turunnya mutu hasil tangkapan.

“Ikan yang kualitasnya terjaga berdampak terhadap harga jual. Dengan dukungan sarana ini, mutu tangkapan bisa dipertahankan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat nelayan,” jelasnya. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Peternak Ayam Petelur Tertekan, Sonny Dorong Kementan Lakukan Langkah-Langkah Bantuan

JAKARTA – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mendorong Kementerian Pertanian (Kementan) untuk ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Batu Gelar Turnamen Catur, Tanamkan Pola Pikir Strategis ala Bung Karno

DPC PDI Perjuangan Kota Batu menggelar Turnamen Catur Piala Bung Karno 2026 sebagai upaya membumikan nilai ...
KABAR CABANG

Berangkat Pukul 04.30 dari Malang, Amelia ke Kediri untuk Melukis Bung Karno

Lomba Melukis Wajah Bung Karno yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menarik 171 peserta dari berbagai ...
KABAR CABANG

Dari Papan Catur, PDIP Kota Madiun Menyalakan Semangat Bung Karno kepada Generasi Muda

DPC PDI Perjuangan Kota Madiun menggelar Open Turnamen Catur Piala Ketua DPC dalam rangka Bulan Bung Karno. ...
KRONIK

Rocky Gerung Jadikan Fatimah BEM UI Contoh Keberanian Intelektual Gen Z

SURABAYA – Pengamat politik Rocky Gerung menyebut Wakil Ketua BEM Universitas Indonesia (UI), Fatimah Azzahra, ...
KABAR CABANG

Senam Sicita di Lapangan Karanganyar Tutup Rangkaian Gebyar Bulan Bung Karno 2026 di Ngawi

NGAWI – Lapangan Desa Karanganyar, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi menjadi lokasi penutup rangkaian gebyar ...