Rabu
15 Juli 2026 | 5 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Fauzi Dorong Tradisi Jamasan Keris Masuk Kalender Budaya Internasional

PDIP-Jatim-Achmad-Fauzi-02072025

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mendorong tradisi Jamasan Keris mendapat pengakuan lebih luas hingga ke tingkat internasional. Hal itu disampaikannya saat menghadiri ritual Jamasan Keris di Desa Aeng Tong-Tong, Rabu (2/7/2025).

“Tahun ini tidak hanya prosesi jamasan, tapi juga penyampaian sejarah keris, termasuk masa kelam ketika kepemilikan keris sempat dilarang,” ujar Fauzi.

Menurut Fauzi, pelaksanaan acara jamasan selama tiga tahun terakhir menjadi pijakan kuat untuk mengusulkan Jamasan Keris masuk dalam kalender budaya internasional melalui Kementerian Kebudayaan.

Ia menyebut Desa Aeng Tong-Tong sebagai contoh sukses karena telah ditetapkan sebagai Desa Wisata Keris.

“Komunitas dan paguyuban empu di Sumenep menjaga warisan ini dengan serius. Pemerintah pusat seharusnya mengakomodasi upaya ini,” terangnya.

Pada acara jamasan itu, Fauzi membeli sebuah keris karya pemuda berusia 20 tahun. Menurutnya, hal ini apresiasi terhadap keterlibatan generasi muda dalam pelestarian budaya.

“Saya beli bukan karena pamornya, tapi karena pembuatnya anak muda. Ini penting sebagai penghargaan atas kreativitas mereka,” jelasnya.

Pemerintah daerah, lanjut Fauzi, juga mendorong pelibatan pelajar dari tingkat SD hingga SMA dalam setiap event budaya. Menurutnya, keterlibatan ini penting agar generasi muda memahami nilai historis, filosofis dan teknis dari keris sejak dini.

“Tanpa dilibatkan, mereka tidak akan tahu. Karena itu, edukasi harus menjadi bagian dari proses pelestarian,” terangnya.

Terkait pemasaran keris di era digital, Fauzi mengakui masih ada kendala, terutama karena keris pusaka memiliki nilai yang tidak bisa ditentukan hanya dari tampilan visual secara daring.

“Souvenir bisa dijual online. Tapi keris pusaka berbeda-pembeli ingin melihat langsung detail seperti pakem, dapur, hingga pamor. Ini tantangan kita,” ujarnya.

Meski begitu, Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu tetap optimis, strategi pelestarian berbasis komunitas, ditopang teknologi digital, akan memperluas jangkauan budaya keris ke kancah global.

“Yang penting, budaya kita tidak hanya hidup, tapi juga diwariskan dan dikenali dunia,” tandasnya. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Kediri Salurkan 1.900 Paket Sembako, Perjuangkan Fasilitas Panti ODGJ dan Lansia

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menyalurkan 1.900 paket sembako kepada kelompok rentan, sekaligus berkomitmen ...
KABAR CABANG

DPC PDIP Surabaya Dorong Keterlibatan Gen Z Perkuat Kepengurusan Ranting PDIP

PAC PDI Perjuangan Kecamatan Sukomanunggal memprioritaskan keterlibatan Generasi Z dan milenial dalam penyusunan ...
LEGISLATIF

Anggaran Tahun 2027, DPRD Banyuwangi Minta Program Pembangunan Berbasis Skala Prioritas

BANYUWANGI – Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi, Patemo, menekankan penyusunan anggaran program kegiatan pembangunan ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Kawal Penuh Sekolah Rakyat, Pastikan Program Berhasil Putus Rantai Kemiskinan

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kediri tidak sekadar berjalan, ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Dorong Kepastian Potongan Aplikator dan Perlindungan BPJS bagi Driver Online

DPRD Jawa Timur mematangkan Raperda Penyelenggaraan dan Perlindungan Transportasi Berbasis Aplikasi yang mengatur ...
EKSEKUTIF

Sanusi Dorong Ekonomi Hijau Berbasis Bambu di Kabupaten Malang

Bupati Malang Sanusi menegaskan komitmennya mengembangkan ekonomi hijau berbasis bambu melalui penguatan perhutanan ...