Sabtu
18 April 2026 | 11 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Anas Apresiasi 13 Mahasiswa Asing yang Belajar Budaya Osing

pdip-jatim-mahasiswa-asing-belajar-budaya-banyuwangi

BANYUWANGI – Banyuwangi kembali menjadi daerah jujugan program beasiswa pengenalan budaya Indonesia yang digelar Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI. Sebanyak 13 mahasiswa dari 12 negara akan tinggal di Banyuwangi selama tiga bulan untuk belajar seni budaya di daerah berjuluk ‘The Sunrise of Java’ tersebut.

Belasan mahasiswa yang tergabung dalam program Beasiswa Seni Budaya Indonesia (BSBI) tersebut di antaranya berasal dari Australia, Spanyol, Cekoslovakia, Serbia, Kepulauan Solomon, dan Bangladesh.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyampaikan apresiasinya terhadap program yang tujuannya mengenalkan Indonesia melalui pintu budaya ini.

“Diplomasi budaya semacam ini merupakan salah satu cara yang efektif untuk mengenalkan Indonesia kepada dunia. Mereka adalah mahasiswa terpilih, yang tentunya memiliki potensi besar untuk bercerita positif tentang Indonesia,” kata Anas, Senin (12/5/2019).

“Bagi Banyuwangi sendiri, program ini sangat bermanfaat karena dapat dimanfaatkan untuk mengenalkan Banyuwangi,” tambah dia.

Anas berharap, semua mahasiswa bisa betah dan senang di Tanah Osing. Sehingga saat pulang nanti, mereka bisa bercerita tentang Banyuwangi kepada rekan-rekannya.

“Saya yakin informasi dari mulut ke mulut seperti ini akan menjadi media promosi yang ampuh dibandingkan media lainnya,” ujarnya.

BSBI sendiri merupakan program beasiswa tahunan pemerintah Indonesia yang menjaring mahasiswa berpotensi dari seluruh dunia untuk diberi kesempatan mempelajari budaya Indonesia.

Belasan mahasiswa tersebut telah datang ke Banyuwangi sejak Minggu (12/5/2019) dengan didampingi Duta Besar Indonesia untuk Romania dan Moldova, Diar Nurbintoro.

“Banyuwangi kembali dipilih karena memiliki budaya yang khas. Meski berada di wilayah Jawa, tapi budaya Banyuwangi berbeda dengan budaya Jawa pada umumnya,” jelas Diar saat mengenalkan 13 mahasiswa tersebut kepada Bupati Anas.

.Diar memaparkan, selama ini, masyarakat internasional mengetahui kalau tarian Jawa itu lemah lembut. Namun tarian di Banyuwangi justru energik dan rancak, meski ada di Jawa.

Selain itu, Banyuwangi juga mempunyai Bahasa Osing yang menurutnya sangat menarik untuk dipelajari dan dipublikasikan ke masyarakat asing. “Inilah kelebihan budaya Banyuwangi,” ungkapnya.

 Selain itu, lanjut Diar, review dari mantan peserta program BSBI tahun lalu yang ditempatkan di Banyuwangi hasilnya memuaskan. Menurut mereka, selain budaya dan bahasanya unik, alam Banyuwangi juga sangat cantik.

“Mereka promosi ke calon peserta tentang Banyuwangi. Tak heran, banyak peserta tahun ini yang tertarik belajar ke Banyuwangi,” terang Diar.

Selama tiga bulan di Banyuwangi, mereka akan tinggal di homestay sehingga bisa mengenal lebih dekat dengan warga lokal. Mereka juga akan belajar dan dipandu langsung oleh Sanggar Tari Sayu Grinsing pimpinan Subari.

Mereka akan belajar beragam kesenian khas Banyuwangi, diantaranya tarian Mapag Dayoh (menyambut tamu) dan Gandrung Marsan. Juga lagu khas daerah ‘Sorote Lintang Kemukus’. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDI Perjuangan Sampang Bagikan Benih Jagung, Ajak Masyarakat Tanam Pendamping Beras

SAMPANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sampang mengajak masyarakat untuk menanam tanaman ...
KRONIK

Wiwin Sumrambah Imbau Warga Jombang Antisipasi Kemarau Panjang dan Perkuat Cadangan Pangan

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Wiwin Isnawati Sumrambah, mengimbau masyarakat ...
PEREMPUAN

Novita Hardini Ajak Perempuan Trenggalek Nyalakan Api Perjuangan dan Berkarya

Novita Hardini ajak perempuan Trenggalek menyalakan api perjuangan dan berkarya melalui TGX Women Summit, sekaligus ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh ...
HEADLINE

Megawati usul Konferensi Asia-Afrika Jilid II Atasi Masalah Geopolitik

JAKARTA – Presiden Ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengusulkan ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Tegaskan Literasi Digital Perempuan Jadi Kebutuhan, Bukan Pilihan

Erma Susanti menegaskan literasi digital bagi perempuan kini menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan ...