Kamis
17 September 2026 | 8 : 26

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

BPEK Bondowoso Sosialisasi Mega Pay

pdip-jatim-dpc-bondowoso-140222-bpek-a

BONDOWOSO – Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan (BPEK) DPC PDI Perjuangan Bondowoso menggelar sosialisasi aplikasi Mega Pay, di wisma wakil bupati, Minggu (13/2/2022).

Acara diikuti Ketua, Sekretaris, dan Bendahara PAC se-kabupaten untuk memberikan gambaran terkait aplikasi pembayaran digital tersebut. Sosialisasi sekaligus untuk mengawali rangkaian acara pelatihan teknis pengoperasian Mega Pay yang direncanakan BPEK setempat kepada PAC.

Menurut Kepala BPEK DPC PDI Perjuangan Bondowoso, Michael Setiawan, Mega Pay sebagai aplikasi pembayaran digital sebagai inovasi dari Partai dalam merespon perkembangan zaman yang serba digital. Sekaligus upaya adaptasi di masa pandemi.

“Kita tahu bahwa kalau belanja sesuatu kemudian tidak datang ke toko, sepertinya tidak sah. Tapi Pandemi Covid-19 merubah pola pikir demikian. Segala aktivitas berbasis digital,” katanya.

Michael Setiawan juga menjelaskan berbagai kemudahan dalam proses transaksi pada Mega Pay. Baik untuk pembayaran rekening listrik, air, hingga pembelian tiket kereta api maupun pesawat.

Untuk mengunduh aplikasi, klik:Mega Pay

Mega Pay juga menawarkan kemudahan untuk para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam bertransaksi dengan metode scan barcode, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dari Bank Indonesia. Dengan menggunakan QRIS pada Mega Pay, berbagai transaksi yang dilakukan terekam secara digital menjadi catatan (poin) positif bagi UMKM pemilik rekening bank atau nasabah.

Pada konteks ini, lanjut Michael Setiawan, perlunya kader dan anggota PDI Perjuangan menggunakan Mega Pay. Sebab, PDI Perjuangan yang dikenal sebagai partainya wong cilik, sekarang ini, tak sedikit angggotanya yang berprofesi sebagai pelaku UMKM.

“Kita harus banyak menaruh perhatian yang spesial kepada sektor UMKM. Mengingat lapangan kerja yang diserap oleh UMKM 97 persen. Sementara pabrik hanya 3 persen,” katanya.

Karena itu, Michael Setiawan berharap PAC se-kabupaten Bondowoso berperan aktif bekerja sama dengan BPEK untuk memulihkan ekonomi kerakyatan di PAC masing-masing. Salah satunya melalui penggunaan aplikasi Mega Pay.

“Ini untuk menyempurnakan kerja sama yang akan kita lakukan dalam tugas-tugas pendampingan UMKM di PAC masing-masing. Sehingga PDI Perjuangan sebagai Partainya wong cilik benar-benar bermanfaat bagi rakyat,” imbuhnya. (isa/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sadarestuwati: Padi MSP 65 Bisa Jadi Salah Satu Solusi Swasembada Pangan

JOMBANG – Padi MSP 65 atau GP 65 Bogor yang dikembangkan di lahan demplot Kabupaten Jombang menunjukkan hasil di ...
HEADLINE

Padi MSP 65 Panen 10 Ton per Hektare di Jombang, Ganjar Minta Uji Coba 3-4 Kali

JOMBANG – Padi GP 65 Bogor atau MSP 65 yang diuji coba di Kabupaten Jombang mencatat hasil panen rata-rata sekitar ...
HEADLINE

Wabup Ngawi Terus Pantau Kebakaran Lereng Utara Lawu, Sekat Bakar Dibuat untuk Melokalisir Api

NGAWI – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng utara Gunung Lawu wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, ...
KRONIK

Wakil Ketua DPRD Magetan Datangi Posko Penanganan Kebakaran Lereng Gunung Lawu, Suppport Petugas Pemadam Api

​MAGETAN — Wakil Ketua DPRD Magetan, Suyatno, menyambangi Posko Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) ...
LEGISLATIF

Fery Sudarsono Ikut Pasang Paving Bersama Warga Desa Bener

MADIUN – Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono tak sekadar datang melihat kerja bakti. Ia ikut turun langsung ...
SEMENTARA ITU...

Tantri Bararoh Pimpin PA GMNI Kabupaten Malang, Komitmen Kawal Nasib Kaum Marhaen  

MALANG – Tantri Bararoh resmi memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional ...