Senin
02 November 2026 | 4 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

BPEK Bondowoso Sosialisasi Mega Pay

pdip-jatim-dpc-bondowoso-140222-bpek-a

BONDOWOSO – Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan (BPEK) DPC PDI Perjuangan Bondowoso menggelar sosialisasi aplikasi Mega Pay, di wisma wakil bupati, Minggu (13/2/2022).

Acara diikuti Ketua, Sekretaris, dan Bendahara PAC se-kabupaten untuk memberikan gambaran terkait aplikasi pembayaran digital tersebut. Sosialisasi sekaligus untuk mengawali rangkaian acara pelatihan teknis pengoperasian Mega Pay yang direncanakan BPEK setempat kepada PAC.

Menurut Kepala BPEK DPC PDI Perjuangan Bondowoso, Michael Setiawan, Mega Pay sebagai aplikasi pembayaran digital sebagai inovasi dari Partai dalam merespon perkembangan zaman yang serba digital. Sekaligus upaya adaptasi di masa pandemi.

“Kita tahu bahwa kalau belanja sesuatu kemudian tidak datang ke toko, sepertinya tidak sah. Tapi Pandemi Covid-19 merubah pola pikir demikian. Segala aktivitas berbasis digital,” katanya.

Michael Setiawan juga menjelaskan berbagai kemudahan dalam proses transaksi pada Mega Pay. Baik untuk pembayaran rekening listrik, air, hingga pembelian tiket kereta api maupun pesawat.

Untuk mengunduh aplikasi, klik:Mega Pay

Mega Pay juga menawarkan kemudahan untuk para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam bertransaksi dengan metode scan barcode, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dari Bank Indonesia. Dengan menggunakan QRIS pada Mega Pay, berbagai transaksi yang dilakukan terekam secara digital menjadi catatan (poin) positif bagi UMKM pemilik rekening bank atau nasabah.

Pada konteks ini, lanjut Michael Setiawan, perlunya kader dan anggota PDI Perjuangan menggunakan Mega Pay. Sebab, PDI Perjuangan yang dikenal sebagai partainya wong cilik, sekarang ini, tak sedikit angggotanya yang berprofesi sebagai pelaku UMKM.

“Kita harus banyak menaruh perhatian yang spesial kepada sektor UMKM. Mengingat lapangan kerja yang diserap oleh UMKM 97 persen. Sementara pabrik hanya 3 persen,” katanya.

Karena itu, Michael Setiawan berharap PAC se-kabupaten Bondowoso berperan aktif bekerja sama dengan BPEK untuk memulihkan ekonomi kerakyatan di PAC masing-masing. Salah satunya melalui penggunaan aplikasi Mega Pay.

“Ini untuk menyempurnakan kerja sama yang akan kita lakukan dalam tugas-tugas pendampingan UMKM di PAC masing-masing. Sehingga PDI Perjuangan sebagai Partainya wong cilik benar-benar bermanfaat bagi rakyat,” imbuhnya. (isa/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Renny Pramana: Korban Bencana Butuh Makanan Bergizi, Bukan Sekadar Mengenyangkan

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, menegaskan korban bencana ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Bantuan Air Bersih untuk Warga Ngasem Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan kepedulian dan gotong royong kepada ...
LEGISLATIF

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Yuzar Rasyid Minta Warga Ajukan Sanggahan

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mendapati angka desil bantuan sosial tidak ...
HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...