Kamis
08 Oktober 2026 | 9 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi dan Pariwisata, Novita Minta Kemenpar Perhatikan JLS

pdip-jatim-241121-novita

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Novita Hardini, minta Kementerian Pariwisata (Kemenpar) lebih memperhatikan daerah yang punya potensi besar dikembangkan destinasi wisatanya.

Dia mencontohkan jalur lintas selatan (JLS), yang merupakan salah satu program prioritas presiden sebelumnya, Joko Widodo, sebagai jalur strategis yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di kawasan tersebut.

Namun, ungkapnya, hingga saat ini JLS kurang mendapat perhatian yang memadai dari pemerintah.

“JLS menjadi salah satu program yang mampu membuka akses ke destinasi wisata unggulan. Sentuhan dari Kemenparekraf sangat diperlukan untuk mengembangkan potensi ini, termasuk meningkatkan daya tarik bagi wisatawan,” kata Novita di Gedung Nusantara I Senayan, Jakarta Pusat pada, Rabu (20/11/2024).

Menurut legislator perempuan satu-satunya dari Dapil 7 Jawa Timur itu, klasifikasi dan kebijakan khusus untuk setiap provinsi perlu dilakukan.

Meski Pulau Jawa bukan bagian dari destinasi prioritas, daerah-daerah seperti Trenggalek memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata.

“Tolong klasifikasikan provinsi-provinsi yang memiliki potensi besar tetapi membutuhkan dorongan dari pemerintah pusat. Sentuhan kebijakan ini akan membantu menggerakkan perekonomian lokal dan meningkatkan kunjungan wisatawan asing maupun lokal,” tegas istri calon bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin tersebut.

Novita juga menyerukan pentingnya kolaborasi antara Kemenpar dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), khususnya mengenai mahalnya harga tiket pesawat. Hal ini untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata.

“Saya minta agar Kemenpar dapat membangun komunikasi yang lebih erat dengan Kementerian Perhubungan khususnya terkait persoalan harga tiket pesawat. Meskipun Pulau Jawa tidak termasuk dalam destinasi prioritas, infrastruktur yang ada seperti kereta api, bandara internasional, dan jalan tol sudah sangat memadai. Sayang sekali jika potensi ini tidak dimanfaatkan untuk mendongkrak kunjungan wisatawan asing maupun lokal,” paparnya.

Dia berharap sinergi antara Kemenpar dan Kemenhub dapat menciptakan kebijakan yang inklusif dan efektif, sehingga pengembangan pariwisata di Pulau Jawa, khususnya di JLS, dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Belum Tunjukkan Tahapan Konkret, DPRD Jember Pertanyaan Proyek PLTSa Pakusari

JEMBER – Rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) di tempat pembuangan akhir (TPA) Pakusari, ...
MILANGKORI

Doding Rahmadi: Pendidikan Agama Jadi Benteng Hadapi Hoaks dan Perubahan Zaman

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi mengingatkan pentingnya pendidikan agama sebagai salah ...
LEGISLATIF

Novita Minta Calon Dewas RRI Perhatikan Nasib Kontributor, Honorer, dan PPPK

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini meminta calon Dewan Pengawas (Dewas) Lembaga Penyiaran Publik ...
KRONIK

Gandeng BSI, Bupati Ipuk Perkuat Upaya Pengentasan Kemiskinan

BANYUWANGI – Upaya pengentasan kemiskinan di Banyuwangi terus diperkuat melalui kolaborasi banyak pihak. Kali ini, ...
EKSEKUTIF

Eri Ungkap Alasan 13 Kepala PD Surabaya Diganti: Bukan Soal Suka atau Tidak Suka

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan alasan pergantian 13 kepala perangkat daerah dalam setahun. Evaluasi ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Minta Kompetensi Guru di Kabupaten Kediri Ditingkatkan

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meminta kompetensi guru di Kabupaten Kediri terus ditingkatkan ...