Sabtu
19 September 2026 | 2 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Biang Tingginya Silpa, Made Soroti Kurangnya Serapan OPD Pemkot Malang

pdip-jatim-legislatif-040921-i-made-riandiana-kartika

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika minta Pemerintah Kota Malang mencari strategi jitu untuk bisa menekan angka sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa). Pasalnya selama lebjh dari 3 tahun ke belakang, Silpa Kota Malang tercatat sangat tinggi.

Capaian Silpa 2021, sebesar Rp 484 miliar, atau turun dibandingkan tahun 2020 lalu yang mencapai Rp 567 miliar. Meski Silpa turun, serapan anggaran pendapatan dan belanja dinilai masih kurang dan belum optimal.

Oleh sebab itu, Made menyebut Pemkot Malang sampai dengan pelaksanaan tahun anggaran 2021 masih belum bisa memaksimalkan serapan APBD. Serapan yang dilakukan masih kurang karena selama 3 tahun ke belakang selalu menghasilkan Silpa diatas Rp 300 miliar.

“Setidaknya serapan APBD Pemkot Malang setiap tahun di angka 90 persen. Jika kurang maka ya harus dievaluasi,” kata Made Riandiana Kartika di Kota Malang, Minggu (12/6/2022).

Setelah mendengarkan dan melihat hasil pertanggungjawaban APBD Kota Malang Tahun Anggaran 2021 ini, pihaknya bersama dengan 45 anggota DPRD lainnya akan memperhatikan secara seksama serapan di setiap OPD Kota Malang.

Melalui setiap komisi yang ada, harapannya nanti akan bisa menganalisis secara detail OPD yang serapan anggarannya masih rendah dan bisa ditingkatkan ke depannya.

“Apa kendalanya nanti, nah ini penting karena kita setelah ini akan membahas 2023 supaya tidak terulang lagi kesalahan yang sama,” ujarnya.

Tentunya, Silpa Kota Malang seharusnya dapat terserap diatas 90 persen. Pihaknya juga akan memperdalam hal ini melalui bimbingan teknis dengan minta narasumber untuk laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) dan nanti mengundang BPK.

“Kita cuma 83 persen untuk belanja, Itu sebenarnya masih kurang, meski untuk Kota Malang angka itu rata-rata sudah bagus. untuk BPK itu kaitannya dengan temuan BPK Jatim terhadap Kota Malang, Sehingga Dewan bisa memfungsikan di pengawasannya,” jelas Made. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

2 Bulan Sumur Warga Wonocolo Bojonegoro Mengering, Lasmiran Kirim Air Bersih

BOJONEGORO – Krisis air bersih melanda warga Desa Hargomulyo dan Wonocolo Kecamatan Kedewan, Bojonegoro. Kader PDI ...
LEGISLATIF

Darmadi Apresiasi Warung Kopi Perda, Buka Ruang Aspirasi Warga Lebih Dekat

MALANG – Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi mengapresiasi hadirnya Warung Kopi Perda sebagai ruang baru untuk ...
KRONIK

Konsolidasi Internal di Situbondo, Bahas Karhutla hingga Kekeringan

SITUBONDO – Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan yang kerap terjadi di musim kemarau, ...
EKSEKUTIF

Lindungi Peternak Blitar, Rijanto Gandeng Pemkab Sumenep

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menggandeng Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk membuka peluang penguatan pasokan dan ...
LEGISLATIF

Novita Minta Uji Kesiapan Teknis Sebelum Ekspor Satu Pintu Diterapkan

SEMARANG – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menekankan pentingnya uji kesiapan teknis dan operasional ...
LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Sahkan Perda Jaminan Sosial, Pedagang Kecil dan Nelayan Bisa Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

TRENGGALEK – DPRD Kabupaten Trenggalek bersama pemerintah daerah memperkuat perlindungan pekerja melalui Peraturan ...