Selasa
21 Juli 2026 | 3 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Berbusana Unik di Debat Terakhir, Ganis Janjikan Kolaborasi Global untuk Ekraf Kota Malang

pdip-jatim-241121-samhc-ganis-debat-3

MALANG – Calon Wakil Wali Kota Malang nomor urut 2, Ganis Rumpoko, tampil berbeda dalam debat publik pamungkas Pilkada 2024 yang digelar pada Rabu (20/11/2024) malam.

Mengenakan busana akulturasi budaya Nusa Tenggara Timur (NTT) dan lurik Jawa, Mbak Ganis tak hanya mencuri perhatian dengan penampilannya, tetapi juga dengan visi besar yang ditawarkannya untuk masa depan Kota Malang.

Dalam kesempatan tersebut, Mbak Ganis berkomitmen untuk mendorong pengembangan ekonomi kreatif (ekraf) melalui kolaborasi global, guna menjadikan Malang sebagai pusat ekonomi kreatif yang inovatif dan berdaya saing.

“Kami akan fokus pada kebijakan yang mendorong ekonomi kreatif khususnya inisiasi produk-produk aplikasi dan games,” ujar Ganis.

Ganis juga menekankan, program yang ia tawarkan ini sejalan dengan program Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, yang mengusung pengembangan sektor ekonomi kreatif sebagai salah satu prioritas nasional.

Menurutnya, pengembangan ekonomi kreatif bukan hanya soal menciptakan peluang usaha baru, tetapi juga tentang memperkuat identitas kota dan mendorong inovasi.

“Di Kota Malang, ada gedung Malang Creative Center (MCC) yang di situ sebagai inkubator bagi 17 sub sektor ekraf. Kami akan mendorong hal ini melalui kerja sama dengan kota-kota maju yang ada di dunia,” tambahnya.

Lebih jauh, Ganis mengungkapkan dengan menggandeng kota-kota maju di dunia, Kota Malang dapat membuka peluang ekspansi pasar bagi produk-produk kreatif lokal, seperti aplikasi dan game, yang memiliki potensi untuk bersaing di pasar global.

Pada kesempatan tersebut, Ganis juga menyampaikan meskipun pasangan calon lainnya memiliki pengalaman lebih dalam pemerintahan, dirinya bersama Sam HC menawarkan pendekatan yang baru dan segar dalam menghadapi tantangan yang ada di Kota Malang.

Sebagai informasi, selain mengenakan pakaian akulturasi budaya, penampilan kader PDI Perjuangan ini juga mengenakan baju atasan berwarna putih yang terdapat tanda tangan dari masyarakat yang ditemuinya selama masa kampanye.

Tanda tangan ini, menurut Ganis, merupakan doa dan harapan masyarakat yang ia temui di lapangan.

“Ini adalah doa dan harapan dari masyarakat yang kami temui selama kurang lebih 2 bulan masa kampanye kemarin,” tukasnya. (ull/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...
KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...
KABAR CABANG

Malam Ketika Sepak Bola Membuat Orang-orang Blitar Duduk Bersama

DINI hari biasanya identik dengan jalanan yang lengang. Tetapi Senin (20/7/2026), halaman Kantor DPC PDI Perjuangan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA Rp154,7 Miliar, Minta Pemkot Madiun Benahi Perencanaan Anggaran

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menerima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dengan catatan strategis, ...
HEADLINE

Hasto: Pemilu Harus Bebas dari Intervensi, Demokrasi Memerlukan Kritik dan Kebebasan Berpendapat

SURABAYA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa kualitas demokrasi Indonesia hanya ...