Jumat
15 Mei 2026 | 6 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Belajar Ideologi dengan Cara Kekinian, 341 Calon PAC PDIP Jember Ikuti Pembekalan Interaktif

pdip jatim 260426 sekolah partai jember 1

Pembekalan 341 calon pengurus PAC PDIP Jember dikemas interaktif dengan storytelling dan kuis digital untuk perkuat ideologi kader.

JEMBER — Suasana di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember, akhir pekan itu terasa berbeda. Bukan sekadar forum formal, melainkan ruang belajar yang hidup—di mana ratusan calon pengurus duduk, berdiskusi, bahkan sesekali tertawa saat materi disampaikan dengan gaya santai.

Sebanyak 341 calon PAC dari 31 kecamatan dan 248 desa mengikuti pembekalan ideologi dan keorganisasian selama dua hari, Sabtu–Minggu (25–26/4/2026).

Di dalam ruangan, layar proyektor menampilkan visual tokoh besar seperti Bung Karno dan Megawati Soekarnoputri. Minim teks, lebih banyak gambar. Cara penyampaian pun tidak kaku—lebih mirip storytelling daripada ceramah.

Belajar Ideologi Partai, Tapi Tidak Kaku

Ketua DPC PDI Perjuangan Jember, Widarto, menyebut pendekatan ini memang sengaja dipilih agar materi lebih mudah dipahami, terutama oleh generasi muda.

“Pengurus harus paham ideologi, tapi cara belajarnya juga harus menyesuaikan zaman,” ujarnya.

Di sinilah konsep “5 Mantap” diperkenalkan—mantap ideologi, organisasi, kader, program, dan sumber daya—sebagai bekal dasar bagi para pengurus.

Namun yang terasa, ini bukan sekadar materi. Ada upaya membangun cara berpikir.

Dari Materi ke Diskusi Santai

Di sela penyampaian, diskusi kecil sering muncul. Peserta saling bertanya, bahkan menanggapi dengan contoh kehidupan sehari-hari.

Narasumber dari Sekolah Partai seperti Rico Nurfiansyah Ali dan Sapto Raharjanto tidak berdiri jauh di depan, tetapi lebih dekat—seolah mengajak ngobrol, bukan menggurui.

Pendekatan ini membuat materi seperti Marhaenisme dan sejarah partai terasa lebih “dekat” dengan peserta.

Ujian, Tapi Dibuat Santai

Menjelang akhir sesi, suasana kembali berubah. Peserta diminta membuka ponsel, login ke platform digital, lalu mengikuti kuis.
Bukan ujian tegang, tapi lebih seperti permainan.

Pertanyaan tentang sejarah partai, Pancasila, hingga peristiwa Kudatuli muncul satu per satu. Sesekali terdengar gumaman kecil, ada yang saling melirik jawaban, ada pula yang tersenyum saat jawabannya benar.

Inovasi ini digagas Yuniansyah Surya Pratama bersama tim muda sekretariat Kantor DPC PDIP Jember.

“Biar peserta tidak hanya paham materi, tapi juga terbiasa dengan teknologi,” katanya.

Membentuk Kader yang Siap Zaman

Dari dua hari pembekalan itu, yang terlihat bukan hanya transfer pengetahuan.

Ada upaya membentuk kader yang tidak hanya kuat ideologi, tetapi juga adaptif—mampu berbicara dengan masyarakat, sekaligus memahami dunia digital.

Di Jember, kaderisasi tidak lagi hanya soal hafalan.

Tapi tentang bagaimana memahami, merasakan, lalu menerjemahkan ideologi dalam kehidupan sehari-hari.

Dan mungkin, dari ruang-ruang belajar seperti inilah, kerja-kerja politik ke depan akan mulai dibentuk. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PAC PDIP Prajuritkulon Genjot Konsolidasi hingga Anak Ranting, Target Rampung Mei 2026

PAC PDI Perjuangan Prajuritkulon menggencarkan konsolidasi hingga anak ranting untuk memperkuat soliditas kader di ...
LEGISLATIF

Kembalikan Citra Kota Malang sebagai Kota Bunga, Eko Herdiyanto Dorong Penguatan Ruang Hijau di Perbatasan

Eko Herdiyanto mendorong penguatan ruang hijau di perbatasan demi mengembalikan citra Kota Malang sebagai Kota ...
KABAR CABANG

Ditinggal Berjualan, Dapur Mbah Rupini Terbakar, PAC Paron Salurkan Bantuan

  NGAWI – Sebuah bangunan dapur milik Rupini, warga Desa Jambangan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, terbakar pada ...
KRONIK

Grisa Job Fair, Pemkab Ngawi Sinergikan Bidang Pendidikan dengan Industri

NGAWI – Halaman SMK PGRI 1 Ngawi dipadati pencari kerja dalam gelaran Grisa Job Fair 2026, Rabu (13/5/2026). Tidak ...
KABAR CABANG

Suratun Nasikhah Minta Minimal Satu Kader Muda Masuk Calon Pengurus Ranting PDIP

Suratun Nasikhah meminta minimal satu kader muda masuk komposisi calon pengurus ranting PDIP di tingkat desa. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Sebut Penanganan Stunting di Surabaya Berhasil karena Gotong Royong

Eri Cahyadi menyebut keberhasilan penanganan stunting di Surabaya lahir dari gotong royong dan kolaborasi berbagai ...