Jumat
12 Juni 2026 | 12 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Begini, Cara Bupati Ipuk Kendalikan Sampah Plastik

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-22022022

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi seakan tak pernah berhenti dalam melahirkan berbagai program inovasi untuk terus meningkatkan pelayanan pada masyarakat. Setelah sukses dengan berbagai program di sektor pelayanan publik, Pemkab Banyuwangi membuat gebrakan dengan inovasi tata kelola pengendalian sampah plastik ramah lingkungan bertajuk “Banyuwangi Hijau”, yang diluncurkan di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Selasa (22/2/2022).

“Kami terus melakukan upaya pengendalian sampah plastik. Kami menggelar sejumlah kegiatan untuk mengkampanyekan pengendalian sampah. Kali ini, kita bersama-sama meluncurkan Banyuwangi Hijau yang berupa pengendalian sampah langsung dari rumah tangga,” terang Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, dalam sambutannya saat meresmikan program Banyuwangi Hijau.

Politisi PDI Perjuangan tersebut menuturkan, Banyuwangi Hijau merupakan kelanjutan dari Project STOP (Stop Ocean Plastics) yang sukses dilaksanakan di Kecamatan Muncar sejak 2018. Pada tahun ini, project tersebut akan diperluas skalanya dengan membangun pusat pengolahan sampah, yaitu Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Reduce, Reuse, Recycle yang menjangkau 5 kecamatan sekaligus. Selain di Muncar, juga akan dilakukan di Songgon, Rogojampi, Sempu Genteng, dan Singojuruh.

“Kami menyiapkan lahan seluas 1,5 hektar di Kecamatan Songgon yang nantinya akan menjadi pusat pengolahan sampah yang telah dipilah dari berbagai kecamatan tersebut. Targetnya, nanti dapat menghentikan 150.400 ton sampah dan 21.000 ton sampah plastik yang dapat mencemari lingkungan,” papar Ipuk.

Ipuk menjelaskan, project STOP (Stop Ocean Plastics) di Muncar ini sendiri akan ditangani langsung oleh Borealis, sebuah perusahaan yang berbasis di Wina, Austria yang bekerjasama dengan PT Systemiq Lestari Indonesia. Sedangkan sumber pembiayaannya berasal dari Pemerintah Norwegia dan Borealis sendiri.

“Nantinya bantuan tersebut akan berupa sosialiasi, edukasi, pembangunan sarana, dan prasarana serta operasional pengelolaan sampah,” jelas Ipuk

Menurut Ipuk, melalui program Banyuwangi Hijau ini, masyarakat diharapkan untuk lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan dengan tidak lagi membuang sampah plastik secara sembarangan, serta perlahan lahan menumbuhkan pola pikir di masyarakat dengan tidak lagi menganggap lagi sampah plastik sebagai limbah yang tidak berguna tetapi, merupakan potensi yang bisa dikembangkan bahkan dikomersilkan.

“Pengelolaan sampah plastik ini harus menjadi tradisi dan budaya kita, sehingga bisa mengakar sampai ke anak cucu kita, dengan pola pikir yang tidak lagi menganggap sampah plastik adalah limbah yang tidak berguna, tetapi sesuatu yang bisa diaolah dan dimanfaatkan. Pada akhirnya kita akan mampu mencipatakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, serta terjaga kelestariannya,” pungkas Ipuk. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Warga Panekan Magetan Sampaikan Aneka Aspirasi, dari Bantuan Unggas hingga Pelatihan Wirausaha

MAGETAN – Jeda masa persidangan (reses) ke IV masa sidang ke II Tahun 2026 DPRD Magetan, dimanfaatkan Plt Ketua ...
UMKM

BUMDes Pelangkidul Ngawi Jajal Peluang Sektor Hortikultura, Kembangkan Melon Greenhouse

NGAWI – Program ketahanan pangan berbasis hortikultura yang dikembangkan BUMDes Mekarsari Desa Pelang Kidul, ...
LEGISLATIF

Sengketa Perbatasan Jember-Banyuwangi Hambat Petani, Tabroni Minta Segera Diselesaikan

Anggota Komisi A DPRD Jember Tabroni mendesak penyelesaian batas wilayah Jember-Banyuwangi. Sengketa yang belum ...
LEGISLATIF

Khamim Tohari Ingatkan Sekda Kota Batu Terpilih Jaga Independensi dan Profesionalisme Birokrasi

Anggota DPRD Kota Batu Khamim Tohari mengingatkan Sekda Kota Batu yang akan terpilih agar menjaga independensi ...
KRONIK

Disperinaker Bangkalan Gelar Job Fair 2026, Bupati Lukman Dorong Penurunan Angka Pengangguran

BANGKALAN – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bangkalan menggelar Job Fair 2026. Hal ...
KABAR CABANG

Panen Perdana Posko Pangan, PDIP Jombang Targetkan Ekspansi di 21 Kecamatan

JOMBANG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jombang menargetkan pembentukan posko pangan di seluruh atau 21 kecamatan di ...