Rabu
07 Oktober 2026 | 1 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

BEC Angkat Tradisi ‘Ngelukat’ Osing, Masyarakat Antusias Ikuti Audisi

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-09052025

BANYUWANGI – Agenda wisata Banyuwangi Festival terus digeber Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi. Tahun ini, puluhan atraksi menarik terus dihadirkan. Salah satunya, Banyuwangi Ethno Carnival (BEC).

“BEC dijadwalkan pada 12 Juli dengan mengangkat salah satu tradisi masyarakat Osing dengan judul Ngelukat,” ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Kamis (8/5/2025).

Menurutnya, Banyuwangi Festival (B-Fest) kali ini tetap diselenggarakan di tengah pengetatan anggaran, guna menjaga kunjungan wisata ke Banyuwangi.

“Pariwisata ini kan multiplier effect-nya yang kita harapkan. Pengunjung yang datang akan berdampak pada perputaran ekonomi daerah,” terangnya.

Selama ini, imbuh Ipuk, B-Fest memang memiliki sejumlah tujuan. Tak hanya sebagai pemantik pariwisata, namun juga berfungsi untuk konsolidasi daerah.

Karena itu, ada banyak beragam festival yang diselenggarakan. Akan tetapi, kali ini akan difokuskan pada penguatan sektor pariwisata.

“Tahun ini B-Fest ada 42 event. Kami fokuskan pada event yang dapat menarik kunjungan wisatawan. Sedangkan fungsi B-Fest yang lainnya akan dikonsolidasikan dalam bentuk yang lain,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang selama ini masuk dalam kalender event nasional menjadi salah satu event yang dipertahankan. Dengan mengusung tema ‘Ngelukat’, BEC akan kembali menggebrak dengan parade busana etnik kontemporernya.

Ratusan peserta akan mengenakan kostum bertemakan Ngelukat dalam sebuah busana kontemporer. Mereka akan berjalan sejauh satu kilometer di atas jalanan kota sebagai catwalk-nya.

Masyarakat Banyuwangi pun menyambut hadirnya BEC dengan semangat. Audisi untuk seleksi peserta BEC yang telah dimulai ini mendapat antusiasme tinggi.

“Banyak yang mendaftar, audisi kami bagi jadi 4 zona untuk memudahkan. Setelahnya mereka akan mengikuti workshop,” ujar Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Taufik Rohman.

Di workshop tersebut para peserta akan mendapatkan pembekalan terkait tema, konsep desain, serta teknik performa dengan arahan langsung dari para desainer, koreografer dan pegiat seni budaya. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Minta Kompetensi Guru di Kabupaten Kediri Ditingkatkan

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meminta kompetensi guru di Kabupaten Kediri terus ditingkatkan ...
KRONIK

Bupati Lukman Resmikan Pengaktifan Pompa P2AT Tragah, Harap Tingkatkan Intensitas Tanam

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten Bangkalan mengaktifkan kembali pompa P2AT (Proyek Pengembangan Air Tanah) di ...
KRONIK

Pejabat Banyuwangi Jalani Tes Urine dan Tandatangani Pakta Integritas Bebas Narkoba

BANYUWANGI – Pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, mulai camat hingga kepala Organisasi Perangkat ...
EKSEKUTIF

Sanusi Tegaskan Program Sampah di Malang Tak Boleh Berhenti Jadi Pilot Project

MALANG – Bupati Malang Sanusi menegaskan penanganan sampah tidak boleh berhenti sebagai proyek percontohan atau ...
LEGISLATIF

Gen Z Kutisari Gerakkan Ekonomi Kampung, Anas Karno: Patut Diteladani

SURABAYA – Upaya generasi muda di Kutisari, Surabaya, membangun usaha produktif untuk menggerakkan perekonomian ...
SEMENTARA ITU...

Cak Ji dan Risma Sapa Lansia dan Warga Pra-Sejahtera Peserta Periksa Mata Gratis

SURABAYA – Akses pemeriksaan mata bagi lansia dan warga pra-sejahtera perlu terus dibuka. Sebab, gangguan ...