Senin
31 Agustus 2026 | 12 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bayu Setyo Kuncoro: Arus Bawah Kunci Kekuatan Partai, Pemberdayaan Petani Harus Digarap Kader

pdip-jatim-260116-bayu-melon

BLITAR – Pemberdayaan petani melalui program konkret di tingkat akar rumput dinilai mampu menjadi penguat gerakan partai sekaligus menjawab persoalan ekonomi kader.

Hal tersebut disampaikan Wakabid Pertanian, Pangan, Kehutanan, Lingkungan Hidup, Kelautan dan Perikanan DPC PDI Perjuangan Kota Blitar, Bayu Setyo Kuncoro.

Dia menilai bahwa program partai harus benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat dan dijalankan langsung oleh kader di level bawah.

Bayu mencontohkan, salah satu upaya yang saat ini mulai dikembangkan adalah budidaya melon yang digerakkan oleh kader partai.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar berorientasi pada hasil pertanian, tapi juga menjadi ruang pembelajaran, kemandirian, dan penguatan solidaritas kader.

“Pemberdayaan petani lewat gerakan program partai bisa dilakukan kader di level bawah. Salah satunya dengan menciptakan budidaya melon yang dikelola secara kolektif,” kata Bayu kepada tim media ini, Jumat (16/1/2026).

Dia menjelaskan, apabila pola pemberdayaan tersebut dapat dikembangkan secara merata di masing-masing Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP hingga tingkat ranting, maka dampaknya akan jauh lebih besar. Tidak hanya bagi kesejahteraan kader, tetapi juga bagi kekuatan organisasi partai secara keseluruhan.

“Kalau ini bisa dikembangkan di masing-masing PAC ataupun ranting, bukan tidak mungkin akan memperkuat pergerakan partai. Kader tidak hanya bergerak saat momentum politik, tapi juga hidup dan tumbuh bersama masyarakat,” ujarnya.

Dia menegaskan bahwa arus bawah merupakan motor utama penggerak partai. Karena itu, kemandirian partai harus dibangun dari fondasi paling dasar dengan membina kader agar mampu menciptakan peluang kerja dan usaha produktif.

“Arus bawah adalah motor penggerak partai. Maka kemandirian partai itu penting, dimulai dari kader-kader di bawah,” tegasnya.

Menurut Bayu, ketika kader memiliki kemandirian ekonomi, maka mereka akan lebih kuat secara mental dan organisatoris. Kondisi tersebut dinilai mampu menciptakan kesejahteraan kader sekaligus memperkuat konsolidasi partai dalam jangka panjang.

“Kemandirian ini nantinya bermuara pada kesejahteraan kader, sekaligus membina kader agar mampu menciptakan peluang kerja. Inilah bentuk gotong royong yang nyata dan sejalan dengan nilai perjuangan PDI Perjuangan,” pungkasnya. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Apresiasi Kerja Bakti Nasional LDII, Bupati Fauzi: Rawat Semangat Gotong Royong

SUMENEP – Sebanyak 200 orang turun ke lapangan untuk membersihkan area pasar dan makam di Desa Paberasan, Kecamatan ...
KABAR CABANG

Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Boyolangu Tergetkan Menang Tebal pada Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranran) PDI Perjuangan se-Kecamatan ...
KABAR CABANG

140 Pelajar Bubutan Terima PIP, PDIP Ingatkan Bantuan Bukan untuk Kepentingan Orang Tua

SURABAYA — Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) yang diterima pelajar harus benar-benar digunakan untuk kebutuhan ...
KRONIK

Di Balik Ramainya Muktamar NU, Ada Kisah Jedar dan Robert yang Dapat Pertolongan di Posko Baguna

JOMBANG — Di tengah padatnya aktivitas Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum ...
KRONIK

Banyuwangi Shrimp Fiesta, Upaya Bupati Ipuk Kampanyekan Potensi Udang

BANYUWANGI – Kabupaten Banyuwangi memiliki beragam potensi perikanan yang terus dikembangkan. Salah satunya ...
KRONIK

Agung Priyanto Soroti Persoalan Desil, Minta PAC dan Ranting Aktif Dampingi Warga

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Agung Priyanto, menyoroti persoalan data desil ...