Jumat
16 Oktober 2026 | 8 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bayu Setyo Kuncoro: Arus Bawah Kunci Kekuatan Partai, Pemberdayaan Petani Harus Digarap Kader

pdip-jatim-260116-bayu-melon

BLITAR – Pemberdayaan petani melalui program konkret di tingkat akar rumput dinilai mampu menjadi penguat gerakan partai sekaligus menjawab persoalan ekonomi kader.

Hal tersebut disampaikan Wakabid Pertanian, Pangan, Kehutanan, Lingkungan Hidup, Kelautan dan Perikanan DPC PDI Perjuangan Kota Blitar, Bayu Setyo Kuncoro.

Dia menilai bahwa program partai harus benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat dan dijalankan langsung oleh kader di level bawah.

Bayu mencontohkan, salah satu upaya yang saat ini mulai dikembangkan adalah budidaya melon yang digerakkan oleh kader partai.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar berorientasi pada hasil pertanian, tapi juga menjadi ruang pembelajaran, kemandirian, dan penguatan solidaritas kader.

“Pemberdayaan petani lewat gerakan program partai bisa dilakukan kader di level bawah. Salah satunya dengan menciptakan budidaya melon yang dikelola secara kolektif,” kata Bayu kepada tim media ini, Jumat (16/1/2026).

Dia menjelaskan, apabila pola pemberdayaan tersebut dapat dikembangkan secara merata di masing-masing Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP hingga tingkat ranting, maka dampaknya akan jauh lebih besar. Tidak hanya bagi kesejahteraan kader, tetapi juga bagi kekuatan organisasi partai secara keseluruhan.

“Kalau ini bisa dikembangkan di masing-masing PAC ataupun ranting, bukan tidak mungkin akan memperkuat pergerakan partai. Kader tidak hanya bergerak saat momentum politik, tapi juga hidup dan tumbuh bersama masyarakat,” ujarnya.

Dia menegaskan bahwa arus bawah merupakan motor utama penggerak partai. Karena itu, kemandirian partai harus dibangun dari fondasi paling dasar dengan membina kader agar mampu menciptakan peluang kerja dan usaha produktif.

“Arus bawah adalah motor penggerak partai. Maka kemandirian partai itu penting, dimulai dari kader-kader di bawah,” tegasnya.

Menurut Bayu, ketika kader memiliki kemandirian ekonomi, maka mereka akan lebih kuat secara mental dan organisatoris. Kondisi tersebut dinilai mampu menciptakan kesejahteraan kader sekaligus memperkuat konsolidasi partai dalam jangka panjang.

“Kemandirian ini nantinya bermuara pada kesejahteraan kader, sekaligus membina kader agar mampu menciptakan peluang kerja. Inilah bentuk gotong royong yang nyata dan sejalan dengan nilai perjuangan PDI Perjuangan,” pungkasnya. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sambut Hari Santri, Pemkab Banyuwangi Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk 28 Ribu Santri

BANYUWANGI – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026 yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober, Pemerintah ...
KRONIK

Antrean BBM Meluas di Jember, Widarto Kritik Pertamina Tak Transparan

JEMBER – Antrean panjang di sejumlah SPBU Jember belum terjawab penyebabnya. Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, ...
LEGISLATIF

Keluhan Warga Barat Magetan Tertumpah di Pertemuan Reses Rita Haryati

MAGETAN – Sejumlah warga dari pelbagai desa di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan kondisi ...
LEGISLATIF

Beri Bantuan Air Bersih di Kaligede Ngawi, Kanang Temukan Pompa Sumur Terkendala Daya Listrik

NGAWI – Musim kemarau panjang memicu kekeringan parah di Kabupaten Ngawi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan ...
EKSEKUTIF

Bupati Yani dan PMI Gresik Apresiasi Pendonor Darah yang Telah Donor 50 Kali

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memberikan ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Panggul Trenggalek Jaga Hutan dan Sumber Air

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Kecamatan Panggul, Kabupaten ...