Kamis
19 Februari 2026 | 11 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Basarah Apresiasi Langkah DPD PDI Perjuangan Jatim Inisiasi Mega Pay

pdip-jatim-220106-basarah

MALANG – Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah mengapresiasi upaya DPD PDI Perjuangan Jawa Timur yang menginisiasi terbentuknya payment gateway Mega Pay. Dia menilai Mega Pay ini terobosan baru dalam kehidupan berpartai untuk bisa beradaptasi dengan dunia yang serba digitial.

“Mega Pay ini cara atau inovasi yang kita lakukan untuk memberdayakan masyarakat terutama di bidang ekonomi ketika zaman mulai berubah,” ujar Basarah saat di kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Rabu (5/1/2021).

Menurut Wakil Ketua MPR RI ini, dunia secara global tengah menghadapi sebuah era digitalisasi. Hal ini juga dialami bangsa Indonesia sebagai bagian dari masyarakat dunia yang tidak bisa memisahkan diri dari proses perubahan zaman yang terjadi begitu cepat dan dinamis.

Termasuk PDI Perjuangan, sebagai partai politik terbesar di Indonesia berusaha beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan perubahan dan dinamika zaman, dan Mega Pay adalah salah satu bentuk konkretnya.

“Ini membuktikan, PDI perjuangan bukan hanya partai elektoral. Namun, partai yang selalu bekerja memikirkan bagaimana dia bisa hadir bersama-sama dengan rakyat,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno menegaskan dengan hadirnya Mega Pay ini adalah bukti bahwa PDI Perjuangan adalah partai politik pertama di Indonesia yang memasuki dan beradaptasi dengan era digitalisasi.

Dia juga mengatakan, payment gateway Mega Pay ini adalah bentuk persembahan dari DPD PDI Perjuangan Jatim dalam menyambut harlah ke-49 PDI Perjuangan 10 Januari 2022 depan.

“Kita punya payment gateway berupa Mega Pay ini, kita adalah partai politik pertama yang masuk ke dunia digitalisasi. Silakan nanti browsing di Google digitalisasi partai politik, nanti yang keluar adalah PDI Perjuangan dengan Mega Pay ini,” jelas Sri Untari.

Menurutnya, Mega Pay adalah solusi PDI Perjuangan untuk memberdayakan ekonomi rakyat melalui dunia digital. Melalui Mega Pay, PDI Perjuangan di Kabupaten Malang bisa membantu mengembangkan potensi UKM dan ekonomi kreatif untuk maju.

Selain itu melalui keberadaan Mega Pay, menurut Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur tersebut, akan menjadi potensi dan memberikan peluang bagi PDI Perjuangan mengisi ruang-ruang publik yang lebih luas.

Baca juga: BPEK PDI Perjuangan Jatim Sosialisasikan “Mega Pay”, Untari: Kita Bangun Partai Sesuai Keinginan Rakyat

“Maka hadirnya Mega Pay ini, di dalam sebuah organisasi partai politik adalah sesuatu yang sangat strategis,” ungkapnya.

Di era yang serba digital ini, dia meyakini perubahan transaksi akan segera beralih dari uang kertas menuju uang digital.

Maka kehadiran Mega Pay ini adalah salah satu bentuk untuk menyongsong paperless society yang dalam waktu dekat ini akan dihadapi. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan Ajak Tumbuhkan Kepedulian dan Persaudaraan di Bulan Suci Ramadan

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengucapkan selamat menyambut Ramadan 1447 H. Ia pun mengajak seluruh umat ...
KRONIK

Said Abdullah Salurkan Zakat Mal ke Ribuan Jemaah Tarawih di Sumenep

SUMENEP – Ketua Banggar DPR RI sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, MH Said Abdullah, menunaikan zakat mal ...
KRONIK

Bupati Ipuk Deklarasi Banyuwangi ASRI, Program Kebersihan Berkelanjutan dan Terintegrasi

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengakselerasi Program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan ...
KRONIK

Warga Ngrayun Ponorogo Lapor ke Sasa, Jembatan yang Ambrol didatangi Wakil Bupati

PONOROGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo meninjau langsung jembatan kerek darurat di Dusun Purworejo, Desa ...
KRONIK

Dari Pena ke Pengabdian, Perjalanan Martha Membangun Desa dan Literasi

BONDOWOSO – Di sebuah sudut Desa Penambangan, Kecamatan Curahdami, cerita tentang perubahan tidak selalu dimulai ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tegaskan Dana Rp5 Juta per RW Bukan untuk Seremoni, Tapi Latih Kemandirian Gen Z

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan program alokasi dana Rp5 juta per bulan untuk setiap Rukun ...