Selasa
11 Agustus 2026 | 7 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banyu Biru: Pariwisata yang Kuat Lahir dari Strategi Komunikasi Cerdas

pdip-jatim-251009-banyu-biru

MADIUN – Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Banyu Biru Djarot menegaskan bahwa kekuatan utama sektor pariwisata di era digital terletak pada strategi komunikasi yang cerdas dan kolaboratif.

Penegasan itu dia sampaikan dalam kegiatan Diseminasi Strategi dan Komunikasi Pemasaran Pariwisata Melalui Penguatan Konten bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) di Kabupaten Madiun, Selasa (7/10/2025).

Menurutnya, penguatan strategi komunikasi pariwisata harus menjadi langkah nyata untuk meningkatkan daya saing wisata lokal, membuka peluang ekonomi kreatif, serta memperluas jangkauan destinasi wisata Indonesia di tingkat global.

“Langkah nyata untuk memperkuat daya saing wisata lokal adalah dengan membuka peluang ekonomi kreatif dan menjangkau dunia melalui kekuatan digital,” ujar Banyu.

Dia menjelaskan, di tengah era serba cepat seperti sekarang, daya tarik sebuah destinasi wisata sering kali ditentukan hanya dalam hitungan detik saat tampil di media sosial. Karena itu, pelaku wisata harus memahami pentingnya konten kreatif dan strategi digital marketing.

“Kebayang tidak? Usaha seluruh pelaku industri hanya ditentukan oleh ketertarikan 1-5 detik pertama ketika muncul di tampilan media sosial,” tegasnya.

Banyu juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat pariwisata daerah. Dia menyebut konsep triple helix sebagai kunci utama — yakni sinergi antara pelaku pariwisata, industri, dan pemerintah daerah dalam membangun ekosistem promosi wisata yang berkelanjutan.

“Yang paling penting ini adalah triple helix, yaitu kerja sama lintas inovasi, kolaborasi antar konten kreator, pelaku pariwisata, industrinya, dan Pemdanya,” terang dia.

Politisi muda PDI Perjuangan itu menekankan, promosi yang efektif bukan hanya soal seberapa bagus destinasi wisata, tetapi bagaimana informasi itu bisa menjangkau publik.

“Intinya, kalau orang lain gak tahu, terus mau datang ke destinasi wisata di daerahnya itu piye (bagaimana)?” ujarnya.

Banyu pun berharap agar para peserta kegiatan mampu menjadi bagian dari gerakan smart tourism marketing — pendekatan cerdas dalam promosi wisata berbasis data, kreativitas, dan teknologi.

“Ke depannya harapan saya, teman-teman di sini bisa tertular namanya smart tourism marketing,” harap dia. (ahm/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Guntur Wahono: Tiban Bukan Sekadar Adu Skill, Tapi Merawat Persaudaraan Antar Daerah

BLITAR – Seni tradisi Tiban tidak semestinya berhenti sebagai tontonan budaya. Di balik pertarungan para jawara di ...
OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...
KRONIK

Apresiasi Kegiatan Rejotangan Fun Trail Run, Erma Susanti: Pengungkit Wisata Desa

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, mengapresiasi dan mendukung ...
HEADLINE

Soekarno Cup 2026 Bidik Talenta Muda Menuju Timnas dan Level Internasional

Soekarno Cup 2026 menjadi panggung talenta muda dari 16 provinsi yang diproyeksikan menjadi cikal bakal pemain ...
HEADLINE

Soekarno Cup 2026 Dibuka, Komarudin: Dari Kota Kelahiran Bung Karno Kita Nyalakan Semangat Generasi Muda

SURABAYA – Ketua Panitia Nasional Soekarno Cup 2026, Komarudin Watubun, menegaskan pemilihan Surabaya sebagai tuan ...