Banyak Warga Tak Dapat Masuk Istana saat Open House, Ini yang Dilakukan Jokowi

 18 pembaca

JAKARTA – Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Rabu (5/6/2019)  menggelar acara open house di Istana Negara, Jakarta, dalam rangka Hari Raya Idul Fitri.

Acara open house terbagi dalam dua sesi. Sesi pertama, yakni pukul 09.00-10.00 WIB untuk pejabat negara. Sesi kedua, dari pukul 10.00-12.00 WIB buat masyarakat umum. 

Pihak Istana menyediakan tenda dari terpal sepanjang 100 meter di Monas, tepatnya di seberang Istana di Jalan Medan Merdeka Utara. Di situ sejumlah orang telah datang sejak pukul 05.00 pagi tadi.

Saat acara open house untuk warga umum, Presiden kewalahan dan tidak dapat menyalami semua masyarakat yang hadir dalam open house

Bahkan, meskipun ia sudah menghampiri tenda tempat masyarakat berkumpul, baik di dalam Kompleks Istana maupun di halaman Monas, namun tetap saja masih banyak masyarakat yang belum bersalaman dengan Jokowi.

Untuk mengobati kekecewaan masyarakat yang tak dapat bersilaturahim langsung, ia pun berpidato di depan tenda di pelataran Monas. Pada kesempatan itu, Jokowi mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah bagi masyarakat.

“Mohon maaf lahir batin, minal aidin walfaizin. Saya mohon maaf karena yang di Istana yang antre masih banyak, yang di sini ternyata jauh lebih banyak sehingga lebih baik langsung datang ke sini,” ucap Jokowi.

Aksinya menghampiri langsung masyarakat ini juga dilakukan lantaran dia beserta istri dan putra bungsunya mesti segera pulang ke kampung halaman di Solo, Jawa Tengah.

Jokowi pun mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerelaan masyarakat bersilaturahim ke Istana, meskipun tidak sempat bersalaman.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Ibu Saudara sekalian yang sudah rela berada di sini. Sekali lagi saya mohon maaf tidak bisa bersalaman dan berfoto satu per satu,” lanjut dia.

Kemudian, Jokowi bertanya, apakah ada warga yang datang jauh-jauh ke Monas untuk ikut open house. Namun, banyak sekali masyarakat yang mengacungkan jarinya.

Entah benar atau tidak, mereka seluruhnya mengaku datang dari jauh untuk dapat bersalaman dan berfoto dengan Presiden.

“Hahaha, semua ngaku dari jauh,” ujar Jokowi. “Ya sudah, berarti yang hadir di sini ini dari jauh semua,” lanjut dia.

Akhirnya, ia memutuskan untuk berbalik badan agar dapat difoto oleh fotografer kepresidenan dan wartawan dengan latar belakang masyarakat.

Acara open house Jokowi dilaksanakan usai menjalankan shalat id di Masjid Istiqlal. Ternyata, tidak hanya warga yang mengantre tapi juga pejabat negara.

Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ibu Mufidah Kalla juga sempat bersilaturahmi bersama dalam kegiatan kali ini. Pejabat negara dan masyarakat tampak memadati tenda-tenda yang disediakan untuk menunggu giliran masuk bertemu Presiden beserta keluarga.

Di dalam antrean yang mayoritas terdiri atas masyarakat tersebut, tampak beberapa di antaranya sejumlah menteri Kabinet Kerja, yakni Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, hingga Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Tampak juga Gubernur DKI Anies Baswedan yang bersama istri dan anak-anaknya.

Komandan Satuan Tugas Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) beserta sang istri Anisa Pohan juga bersilaturahim dengan Presiden Jokowi. Tak hanya AHY, turut bersamanya sang adik yang juga merupakan Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono bersama sang istri Siti Rubi Aliya Rajasa.

Silaturahim AHY dan Ibas beserta Presiden dan Ibu Negara berlangsung terbuka. Jurnalis diperbolehkan meliput pertemuan tersebut. (goek)