oleh

APBD Nganjuk 2021 Tetap Pro-Rakyat, Tatit: Pembahasannya Lebih Berat

NGANJUK – Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono S.Sos optimistis pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2021 selesai tepat waktu.

Ini setelah pembahasan KUA PPAS oleh Badan Anggaran DPRD bersama tim Anggaran Pemkab Nganjuk dilakukan secara marathon dari pagi hari hingga malam hari.

Tatit mengatakan, dalam pembahasan KUA PPAS 2021 lebih berat dari pembahasan KUA PPAS tahun sebelumnya. Ini setelah adanya pengurangan anggaran dari pemerintah pusat ke daerah dampak dari refokusing anggaran untuk penanganan Covid-19.

“Kondisi demikian itu tidak hanya dialami Kabupaten Nganjuk, tapi daerah lain juga seperti itu,” kata Tatit, kemarin.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk ini menambahkan, pada intinya dalam pembahasan KUA PPAS dilakukan pencermatan anggaran dengan mempertimbangkan skala kebutuhan. Yakni dengan mengalokasikan anggaran kegiatan dan program yang dinilai penting serta harus dilakukan untuk rakyat.

Dan untuk kegiatan serta program yang dinilai bobot kebutuhan Kabupaten Nganjuk dinilai tidak signifikan, lanjut dia, maka akan dilakukan pengalihan anggaran.

“Itulah yang terjadi sekarang ini dalam pembahasan KUA PPAS tahun 2021. Yang jelas kami memprioritaskan program kegiatan tahun 2021 yang dinilai sangat penting dan perlu dilakukan dalam menunjang pembangunan di Kabupaten Nganjuk,” jelasnya.

Dia mengakui, dalam pembahasan KUA PPAS tahun 2021 yang dilakukan Banggar DPRD bersama Tim Anggaran Pemkab Nganjuk tersebut sebetulnya tidak banyak dilakukan perubahan atas hasil pembahasan oleh Komisi-komisi DPRD dengan OPD Pemkab Nganjuk. (endyk)

rekening gotong royong