Selasa
27 Oktober 2026 | 9 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Antisipasi Gelombang Dua Covid-19, Eriko Usulkan Badan Kedaulatan Pangan

pdip-jatim-eriko-300420

JAKARTA – Ketua DPP PDI Perjuangan Eriko Sotarduga mengusulkan pemerintah segera Badan Kedaulatan Pangan Nasional. Ini sebagai antisipasi gelombang kedua pagebluk virus Corona (Covid-19) yang bisa menimbulkan ancaman krisis pangan.

Eriko mengingatkan, sesuai data Kementerian Sosial, setidaknya ada sekitar 20 juta kepala keluarga peserta Program Keluarga Harapan (PKH) yang membutuhkan bantuan langsung.

Hal ini seiring dengan menurunnya daya beli di masyarakat. Jumlah ini bisa bertambah dengan adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) sejumlah perusahaan.

“Dalam skenario yang paling berat kita baru bisa berjalan normal di akhir 2020 ini. Pikirkan nasib saudara-saudara kita yang kesulitan dalam memenuhi pangan, inilah pentingnya peran pemerintah dalam mengantisipasi dengan membentuk Badan Kedaulatan Pangan Nasional,” kata Eriko, kemarin.

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI ini mengatakan bahwa ancaman krisis pangan tidak bisa dipandang sebelah mata. Data Kementerian Tenaga Kerja per 20 April 2020 menunjukkan 2.084.593 pekerja dari 116.370 perusahaan yang telah dirumahkan dan mengalami PHK.

“Artinya untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka akan kesulitan karena tidak memiliki penghasilan seperti biasanya sebelum Covid-19 ada. Dan masalah utama mereka jelas adalah masalah kebutuhan pangan. Kebutuhan beras sebagai komoditi utama rumah tangga harus menjadi prioritas,” bebernya.

Menurutnya, ada pilihan yang dapat diambil pemerintah. Antara lain dengan membentuk lembaga baru atau dengan mentransformasikan Bulog sebagai Badan Kedaulatan Pangan Nasional dalam mewujudkan keamanan dan kedaulatan pangan, terutama dalam menghadapi skenario terburuk akibat pandemi Corona.

Dia pun mengimbau agar subsidi bersifat langsung tanpa pihak perantara ketiga. Seperti halnya subsidi listrik 450 VA dan 900 VA itu merupakan subsidi yang manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat kecil.

Terlebih konsep kedaulatan pangan ini bisa menyelamatkan masyarakat dengan pendapatan menengah ke bawah di masa sulit dengan pemenuhan pangan melalui produksi petani lokal.

Eriko meyakini dengan adanya Badan Kedaulatan Pangan Nasional, pemerintah dapat mengantispasi krisis pangan jika terjadi second wave dari Covid-19.

“Pemerintah dapat meminimalisir kegelisahan masyarakat dengan kepastian akan stok pangan sampai pandemi ini benar-benar bisa diatasi dan roda ekonomi kembali berjalan normal,” pungkasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Ajak Rider Trail Perkuat Gotong Royong, Bantu Pembangunan Masjid di Trenggalek

TRENGGALEK – Hobi memacu adrenalin di jalur perbukitan dan hutan bisa berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. ...
KRONIK

Atasi Kelangkaan Solar, Pemkab Bangkalan Terbitkan Edaran Khusus BBM Petani

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terbitkan edaran khusus memprioritaskan alokasi Bahan Bakar ...
KRONIK

Polusi Surabaya Makin Parah, Wali Kota Eri Bongkar Penyebabnya

SURABAYA – Kondisi udara Kota Surabaya belakangan ini menjadi perbincangan hangat warganet. Sebagian dari mereka ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tegaskan Pelaku Bullying di Kediri Bisa Di-DO, Guru dan Orang Tua Diminta Terlibat

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi tindakan perundungan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Dukung Perpres Ojol, Dewanti Desak Juknis Transparan

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mendukung penerapan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun ...
KRONIK

Pemkot Surabaya Tekan Polusi Udara Lewat Kereta SRRL dan Pembatasan Truk

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memfokuskan penanganan polusi udara pada dua kebijakan kunci, yakni ...