TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar pelatihan saksi PPS dan PPK pada Pemilu 2024 di salah satu hotel wilayah setempat, Minggu (31/12/2023).
Kegiatan pelatihan yang mengusung tema “Hattrick Spektakuler, Gerak Cepat Indonesia Unggul” itu diikuti oleh ratusan kader di seluruh wilayah Tulungagung.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Susilowati mengatakan, pelatihan saksi PPS dan PPK dilakukan untuk menyiapkan SDM yang ditugaskan mengawal dan mengamankan suara Partai.
Menurutnya, pelaksanaan Pemilu 2024 sudah sangat dekat yakni kurang 45 hari lagi, sehingga SDM saksi tingkat kecamatan dan desa harus segera dipersiapkan agar bisa merekrut dan melatih saksi ditingkat TPS.
“Saksi tingkat kecamatan dan desa telah disiapkan, kita juga melibatkan seluruh pengurus PAC, Badan, Sayap, dan caleg dari PDI Perjuangan,” kata Susilowati.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tulungagung ini berharap, usai pelatihan saksi akan terbangun kolaborasi antara struktural partai dan para saksi. Sehingga, struktural partai dan saksi di tingkat desa bisa segera melakukan pelatihan saksi di tingkat TPS.
Menurut Susi, sapaan akrabnya, untuk melakukan pengawalan dan pengamanan suara di seluruh TPS se Kabupaten Tulungagung, membutuhkan 6 ribu lebih SDM.

Jumlah itu masih ditambah lagi SDM saksi di 271 desa/kelurahan dan 19 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Tulungagung.
“Kita berpesan agar para saksi menyiapkan diri, karena saksi adalah garda terdepan untuk pengamanan suara di tingkat paling bawah,” ucapnya.
Susi menjelaskan, meski PDI Perjuangan bisa menang mutlak di suatu wilayah, kemenangan itu harus tetap dikawal dan diamankan sampai tuntas.
Sehingga, saksi partai di tingkat TPS mempunyai peran yang sangat vital yakni mengawal dan mengamankan suara partai serta memastikan tidak terjadinya kecurangan pada pelaksanaan Pemilu 2024.
Meski membutuhkan ribuan SDM, Susi mengaku, tidak mengalami kendala saat melakukan rekrutmen saksi hingga TPS. Hanya saja ada beberapa orang saksi yang mengundurkan diri karena lebih memilih menjadi penyelenggara Pemilu 2024 atau KPPS.
“Perekrutan saksi saat ini sudah mencapai 99 persen, dan sebentar lagi akan terpenuhi semua,” ungkapnya.
Susi menegaskan, untuk Pemilu 2024 target yang dipasang masih tetap yakni menang 60 persen untuk Pilpres dan meraih minimal 15 kursi untuk Pileg DPRD Tulungagung. (sin/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










