Minggu
09 Agustus 2026 | 12 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDIP Jatim Penuhi Target, Menang di 13 Pilkada

pdip-jatim-rakor-pilkada

pdip-jatim-rakor-pilkadaSURABAYA – Target PDI Perjuangan memenangkan pilkada di 19 kabupaten/kota se-Jawa Timur terpenuhi. Hasil hitungan cepat yang dilakukan internal sampai, Rabu (9/12/2015) malam, jago PDIP unggul suara di 13 kabupaten/kota.

Menurut Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Kusnadi, sejak awal pihaknya mencanangkan target kemenangan maksimal di 15 pilkada, dan minimal 13. “Sampai saat ini, yang sudah fix menang 13 pilkada. Bagi kami, ini luar biasa, karena DPP membebani kita menang di 11 kabupaten/kota,” kata Kusnadi, Kamis (10/12/2015).

Ke-13 daerah yang sudah fix menang sesuai hasil hitung cepat, sebut Kusnadi, yakni Yakni Kota Surabaya, Kota Blitar, Kota Pasuruan, serta Kabupaten Banyuwangi, Mojokerto, Ngawi, Trenggalek, Blitar, Kediri, Jember, Sumenep, Lamongan, dan Tuban.

Kemenangan PDIP di Jatim bisa bertambah lagi, tidak hanya di 13 kabupaten/kota. Sebab masih ada daerah yang proses hitung cepat masih berlangsung. Seperti di Kabupaten Malang.

Politisi yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim itu menyebutkan, kemenangan calon yang diusung PDIP karena faktor mesin partai yang sudah bekerja maksimal. “Meski akhirnya ada yang kalah, tapi mesin partai sudah bekerja luar biasa kerja siang malam,” jelasnya.

Faktor yang tak kalah pentingnya, tambah Kusnadi, yakni pergerakan calon, yang bergerak bersama-sama dengan mesin partai. Faktor pergerakan calon dan partai ini, ujarnya, menjadi faktor utama kemenangan paslon yang diusung PDIP.

“Seperti Surabaya, calon dan partai bergerak sama-sama dengan sasaran beda. Sehingga antara calon dan partai, masing-masing menghasilkan suara yang sangat signifikan,” terang Kusnadi.

Sementara itu, Wakil Sekretaris DPD PDIP Jatim, SW Nugroho, menambahkan, kemenangan pilkada di 13 kabupaten/kota se-Jatim sebagai hasil optimal, dan kerja keras semua kader partai.

Hal itu juga tak lepas dari tiga faktor, yakni pertama popularitas dan akseptabilitas calon, kedua ditentukan solidnya partai pendukung, dan yang ketiga, strategi yang dijalankan.

“Bagi calon incumbent juga dilihat track recordnya. Kalau kinerja baik, potensi kemenangannya sangat besar. Seperti calon kita di Pilkada Surabaya, Banyuwangi, dan Kota Blitar, persentase suara kemenangannya terbukti sangat besar,” ungkap Nugroho.

Tak kalah penting, sebut pria yang juga Wakil Ketua Komisi B DPRD Jatim itu, strategi gotong royong yang dilakukan kader PDIP, yang di lapangan berjalan cukup efektif.

“Kalau kemudian ada daerah-daerah yang belum seperti yang kita harapkan, itu juga tidak meleset terlalu jauh dari perkiraan awal. Sebab memang ada daerah yang cukup berat untuk dimenangkan calon dari PDIP,” tuturnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Siti Mariyam Pimpin Kwarcab Surabaya 2026–2031, Bidik Bumi Perkemahan dan Ruang Kegiatan Pramuka

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya Siti Mariyam resmi terpilih sebagai Ketua Kwartir Cabang ...
RUANG MERAH

Tantangan Menjaga Kedaulatan di Balik Gagasan Beras Satu Harga

Oleh Ony Setiawan* GAGASAN Perum Bulog untuk menerapkan kebijakan beras medium satu harga secara nasional memantik ...
LEGISLATIF

Andreas Eddy Pilih Reses Tanpa Sekat, Turun ke Kampung dan Dengarkan Warga

MALANG – Anggota DPR RI Komisi XI Andreas Eddy Susetyo memilih cara berbeda untuk menyerap aspirasi masyarakat. ...
SEMENTARA ITU...

Persiga U-17 Dituntut Tampil Maksimal di Piala Soeratin 2026, Doding: Harus Menang dan Lolos

TRENGGALEK – Persiga Trenggalek U-17 dituntut memaksimalkan status sebagai tuan rumah Piala Soeratin 2026 dengan ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Harap Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Besuki Tingkatkan Kemenangan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Jajaran Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Besuki resmi terbentuk. ...
LEGISLATIF

Andreas Dorong Masyarakat Melek Keuangan agar Tak Jadi Korban Penipuan Digital

MALANG – Anggota Komisi XI DPR RI Andreas Eddy Susetyo mendorong masyarakat memperkuat literasi keuangan di tengah ...