Rabu
01 Juli 2026 | 10 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Ngawi kepada 1.240 Guru P3K: Jangan Semata Demi Penghasilan, Tapi Pengabdian  

pdip-jatim-eksekutif-310721-ngawi-1

NGAWI – Sebanyak 1.240 orang pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) guru formasi tahun 2022 di Kabupaten Ngawi telah menerima SK pengangkatan. SK pengangkatan jabatan fungsionalitas P3K guru, secara simbolis diserahkan oleh Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, di alun-alun merdeka, pada Senin (31/7/2023).

Wajah sumringah para guru P3K tergambar saat menerima SK pengangkatan. Para pendidik tersebut akan segera bertugas di sekolah penugasan demi mencerdaskan generasi Kabupaten Ngawi. Kepada para guru P3K itu, Bupati Ony mengingatkan tentang pentingnya tanggung jawab pengabdian dalam pelayanan terhadap masyarakat.

“Saya tekankan, menjadi P3K bukan hanya semata-mata untuk bekerja dan menerima penghasilan. Namun ada tuntutan pengabdian kepada negara dan masyarakat,” kata Bupati Ony.

Menurut Bupati Ony, salah satu tugas yang harus dilaksanakan adalah memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat. Bukan malah sebaliknya.

“Bukan dilayani, tetapi melayani tanpa memandang perbedaan,” ucap Bupati Ony.

Bupati Ony berharap, setelah mendapatkan SK P3K guru, para pendidik ini dapat lebih meningkatkan pengabdian terhadap masyarakat. Meliputi hal-hal seperti inovasi, kreatifitas dalam mengajar anak didik di lembaga masing-masing.

“Harus lebih meningkat. Sehingga diberikannya SK P3K, selain sebagai apresiasi untuk meningkatkan kesejahteraan secara ekonomi guru P3K, dan diakuinya sebagai bagian ASN kita. Maka amanah ini harus bisa dijalankan sebaik-baiknya,” katanya kepada wartawan.

Bupati Kader PDI Perjuangan tersebut melanjutkan, kedepan Pemkab Ngawi akan terus memetakan posisi penugasan guru P3K. Dengan demikian, diharapkan penempatan guru P3K bisa dijangkau dengan mudah secara akses kewilayahan penempatan.

“Kita tidak ingin, secara distribusi guru P3K tidak merata kemudian jadi jauh. Kita ingin memetakan secara kewilayahan. Dimana guru yang bertanggung jawab mengampu tugas, syukur-syukur kalau bisa dekat dengan tempat tinggal. Sehingga tidak memberatkan bapak ibu guru,” papar Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono usai menyerahkan SK guru P3K. (amd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Catatan Kritis Fraksi PDI Perjuangan DPRD Magetan terhadap LKPJ APBD 2025

MAGETAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Magetan memberikan catatan kritis terhadap Laporan Keterangan ...
KABAR CABANG

Ratusan Pecatur Muda Gresik Berlaga di Soekarno Cup 2

GRESIK – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gresik menggelar turnamen Catur Soekarno Cup 2 Gresik Junior Chess Fighter ...
KRONIK

Banggar DPR Sepakati Anggaran Sekolah Swasta Gratis pada RAPBN 2027

JAKARTA – Badan Anggaran (Banggar) DPR RI resmi menyepakati tindak lanjut Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor ...
KRONIK

Menghidupkan Marhaenisme di Hutan Jono: Saat Gotong Royong Petani Menjinakkan Paceklik Ekonomi

BOJONEGORO – Di tengah bayang-bayang pelemahan ekonomi dan penurunan daya beli yang kian menjepit masyarakat bawah, ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Kota Batu Minta Tiga Raperda Strategis Segera Diimplementasikan

BATU – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu meminta tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) strategis yang telah ...
KABAR CABANG

Airlangga Pribadi: Tantangan Kemerdekaan Kini Hadir dalam Ketimpangan Ekonomi Digital

Airlangga Pribadi Kusuma menilai tantangan kemerdekaan Indonesia kini hadir dalam ketimpangan ekonomi digital. ...