Kamis
14 Mei 2026 | 1 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Ngawi kepada 1.240 Guru P3K: Jangan Semata Demi Penghasilan, Tapi Pengabdian  

pdip-jatim-eksekutif-310721-ngawi-1

NGAWI – Sebanyak 1.240 orang pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) guru formasi tahun 2022 di Kabupaten Ngawi telah menerima SK pengangkatan. SK pengangkatan jabatan fungsionalitas P3K guru, secara simbolis diserahkan oleh Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, di alun-alun merdeka, pada Senin (31/7/2023).

Wajah sumringah para guru P3K tergambar saat menerima SK pengangkatan. Para pendidik tersebut akan segera bertugas di sekolah penugasan demi mencerdaskan generasi Kabupaten Ngawi. Kepada para guru P3K itu, Bupati Ony mengingatkan tentang pentingnya tanggung jawab pengabdian dalam pelayanan terhadap masyarakat.

“Saya tekankan, menjadi P3K bukan hanya semata-mata untuk bekerja dan menerima penghasilan. Namun ada tuntutan pengabdian kepada negara dan masyarakat,” kata Bupati Ony.

Menurut Bupati Ony, salah satu tugas yang harus dilaksanakan adalah memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat. Bukan malah sebaliknya.

“Bukan dilayani, tetapi melayani tanpa memandang perbedaan,” ucap Bupati Ony.

Bupati Ony berharap, setelah mendapatkan SK P3K guru, para pendidik ini dapat lebih meningkatkan pengabdian terhadap masyarakat. Meliputi hal-hal seperti inovasi, kreatifitas dalam mengajar anak didik di lembaga masing-masing.

“Harus lebih meningkat. Sehingga diberikannya SK P3K, selain sebagai apresiasi untuk meningkatkan kesejahteraan secara ekonomi guru P3K, dan diakuinya sebagai bagian ASN kita. Maka amanah ini harus bisa dijalankan sebaik-baiknya,” katanya kepada wartawan.

Bupati Kader PDI Perjuangan tersebut melanjutkan, kedepan Pemkab Ngawi akan terus memetakan posisi penugasan guru P3K. Dengan demikian, diharapkan penempatan guru P3K bisa dijangkau dengan mudah secara akses kewilayahan penempatan.

“Kita tidak ingin, secara distribusi guru P3K tidak merata kemudian jadi jauh. Kita ingin memetakan secara kewilayahan. Dimana guru yang bertanggung jawab mengampu tugas, syukur-syukur kalau bisa dekat dengan tempat tinggal. Sehingga tidak memberatkan bapak ibu guru,” papar Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono usai menyerahkan SK guru P3K. (amd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

UPRINTIS Futsal League 2026 Sukses Digelar, Mas Ipin Tunggu Full Season Bulan Depan

UPRINTIS Futsal League 2026 di Trenggalek sukses digelar. Novita Hardini siapkan Full Season lebih meriah bulan ...
KRONIK

Bupati Lukman Coba Tanam Padi dengan Rice Transplanter, Dorong Modernisasi Pertanian

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan memperkuat sektor pertanian dengan modernisasi alat dan metode ...
KRONIK

Bu Risma Melayat ke Rumah Duka Sopir Ambulans Baguna Sidoarjo, Serahkan Santunan BPJS Rp 118,5 Juta

​SIDOARJO – Mantan Menteri Sosial, Tri Rismaharini, menyerahkan secara langsung santunan kematian dari BPJS ...
KRONIK

Pedagang Pasar Mangu Kerap Kirim Video Atap Bocor ke Dinas, Yang Datang Anggota Dewan

MAGETAN – Keluhan pedagang Pasar Mangu Takeran atas kerusakan fasilitas kerap disampaikan kepada pihak pengelola ...
EKSEKUTIF

Rijanto Tegaskan Komitmen Jaga Toleransi Jelang Perayaan Waisak di Blitar

Rijanto menegaskan komitmen menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama jelang perayaan Waisak di Kabupaten ...
KRONIK

Program Banyuwangi Hijau Layani 23.410 Rumah Tangga, Kelola Sampah Secara Sirkular

BANYUWANGI – Program Banyuwangi Hijau yang mengelola sampah secara sirkular terus mendapatkan animo positif dari ...