Jumat
31 Juli 2026 | 9 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPC Nganjuk Gelar Doa Bersama dan Renungan Peristiwa Kudatuli

IMG-20230728-WA0019_copy_951x518

NGANJUK – DPC PDI Perjuangan Nganjuk menggelar acara doa bersama dan perenungan peristiwa kerusuhan dua puluh tujuh juli (Kudatuli) 1996.

Acara dilaksanakan di Kantor DPC, Kamis (27/7/2023) malam diikuti para pengurus, badan-badan partai dan  kader-kader muda dari organisasi sayap.

Ketua DPC, Tatit Heru Tjahyono dalam sambutannya menyampaikan, peristiwa  Kudatuli 27 tahun silam menjadi pendidikan sejarah penting bagi keluarga besar PDI Perjuangan.

“Kader-kader muda, termasuk para Bakal caleg dan kita semua, harus selalu ingat dengan peristiwa ini. Kudatuli tak sekadar sejarah perjalanan demokrasi di PDI Perjuangan, juga dalam berbangsa dan bernegara,” kata Tatit.

Pria yang juga Ketua DPR Nganjuk ini mengajak seluruh kader untuk selalu mengingat, bahwa PDI Perjuangan bisa menjadi besar seperti saat ini karena ditempa berbagai situasi dan kondisi perpolitikan dari waktu ke waktu.

“Perjalanan PDI Perjuangan membuka ruang demokrasi di negeri ini, diiringi keringat, air mata bahkan nyawa dari kader maupun rakyat,” katanya.

Tatit juga mengungkapkan,  almarhum ayahnya, Soesilo Muslim, salah satu dari sekian kader asal Nganjuk yang turut berjibaku mempertahankan kantor DPP PDI Pro Megawati yang direbut paksa dengan kekerasan oleh massa PDI Pro Suryadi, pada peristiwa Kudatuli.

“Semangat para senior partai, kiranya patut kita teladani dalam upaya mensejahterakan rakyat melalui PDI Perjuangan,” imbuhnya.

Dengan mengenang dan meneladani sejarah perjuangan kader, lanjut dia, akan memiliki bekal kuat dalam perjuangan membersamai rakyat, dalam suka dan duka.

“Peringatan Kudatuli ini juga menjadi pelecut semangat kader PDIP di Nganjuk, untuk semakin solid bergerak dan militan dalam menghadapi Pemilu 2024,” tandas Tatit Heru Tjahjono.

Untuk diketahui, peristiwa Kudatuli merupakan penyerangan terhadap kantor DPP PDI di Jakarta yang mengakibatkan perlawanan luas di berbagai daerah.

Serangan terhadap partai politik pimpinan Megawati Soekarnoputri tercatat sebagai tragedi kelam di masa Orde Baru.(eng/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Tantri Bararoh: Buzzer dan Serangan Pribadi di Medsos Jadi Ancaman Baru Demokrasi

Tantri Bararoh mengingatkan buzzer, hoaks, dan serangan pribadi di media sosial menjadi ancaman baru demokrasi ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Komitmen Kawal Kebijakan dan Anggaran untuk Keberlanjutan Kebun Raya Mangrove

DPRD Kota Surabaya berkomitmen mengawal kebijakan dan anggaran untuk pengembangan Kebun Raya Mangrove sebagai model ...
LEGISLATIF

Serap Aspirasi di Bangilan Tuban, Ony Setiawan Tampung Keluhan Petani hingga Gen Z

TUBAN–Reses masa persidangan III Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi PDI Perjuangan, Ony Setiawan di Dusun ...
LEGISLATIF

Diana Sasa Serap Aspirasi Warga Ngawi, Jalan Rusak hingga Kekeringan Jadi Sorotan

NGAWI – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Diana AV Sasa, memanfaatkan masa reses untuk menyerap ...
KRONIK

Titik Impas Harga Tembakau 2026 Naik, Bupati Fauzi: Keberpihakan kepada Petani

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep resmi menetapkan Titik Impas Harga Tembakau (TIHT) musim panen 2026 ...
LEGISLATIF

DPC PDIP Kabupaten Kediri Kawal Aspirasi Pengemudi Ojol hingga Tingkat Pusat

KEDIRI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menegaskan komitmennya mengawal aspirasi para pengemudi ojek online ...