Selasa
11 Agustus 2026 | 5 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Antisipasi El Nino, Ngawi Siapkan 1.000 Hektar Lahan Penopang Produktivitas Pertanian

IMG-20230725-WA0016_copy_810x465

NGAWI – Indonesia diprediksi akan mengalami fenomena El-nino sebagai pemicu kekeringan pada Agustus 2023 mendatang. Jika itu terjadi, bakal berdampak pada bidang pertanian.

Kabupaten Ngawi sebagai daerah penghasil gabah nomor 1 tingkat nasional harus bersiap menghadapi kemungkinan terjadinya el-nino. Kewaspadaan terhadap fenomena alam harus diperhatikan demi menjaga ketahanan pangan.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, berkunjung ke Kabupaten Ngawi. Kunjungannya dalam rangka meninjau lahan pertanian dan mengikuti panen padi. Dalam kesempatan itu, menteri juga menyampaikan optimisme Kabupaten Ngawi dapat menjadi daerah penyangga lumbung pangan apabila el-nino benar-benar terjadi.

“Ngawi sebagai daerah lumbung pangan di Provinsi Jawa Timur. Dan hasilnya (panen padi) tidak mengecewakan,” katanya kepada wartawan di areal persawahan masuk Kecamatan Geneng, pada Senin (24/7/2023) kemarin.

Menteri Pertanian di Kabinet Presiden Joko Widodo tersebut menyampaikan, dengan melihat hasil produksi padi dari petani di Ngawi, dia optimistis Kabupaten Ngawi mampu menyediakan kebutuhan pangan untuk Jawa Timur maupun Indonesia.

“Daya tahan Ngawi, untuk kepentingan Jawa Timur dan nasional, pasti bisa berkontribusi dengan melihat hasil panen seperti ini,” puji menteri Syahrul Yasin Limpo untuk Kabupaten Ngawi.

Sementara sebagai salah satu persiapan apabila el-nino benar-benar terjadi, di Kecamatan Geneng tengah dipersiapkan lahan seluas 1.000 hektar.

Lahan pertanian itu, akan diperlakukan sebagai booster atau penopang pertanian, demi menjaga produktivitas padi. Lahan yang dipersiapkan akan dioptimalkan mulai bulan Agustus mendatang.

“Harapan kita, ini yang akan menyangga el-nino apabila memang benar akan ada fenomena itu,” ujar menteri.

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, yang mendampingi kunjungan Mentan RI di Kecamatan Geneng menyampaikan Mentan RI bangga Kabupaten Ngawi menjadi daerah penghasil gabah dan beras Nomor 1 di Indonesia.

“Kata Mentan RI, kalau ingin melihat daerah yang sejahtera, maju. Lihatlah pertaniannya,” kata Bupai Ony.

Pun demikian, Bupati Kader PDI Perjuangan tersebut meminta masyarakat petani di Kabupaten Ngawi agar tetap waspada menyikapi anomali cuaca. Dia juga meminta para petani agar tetap berikhtiar ditengah ancaman cuaca yang ekstrim.

“Petani Ngawi tetap waspada dan terus berikhtiar saat ini kita dihadapkan dengan cuaca yang ekstrim, semoga Pertanian Ngawi tetap terbaik,” harap Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono. (amd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...
SEMENTARA ITU...

Andreas Buka Peluang UMKM Eks Dolly Tembus Pasar Ekspor, Risma Tekankan Pasar Lokal Harus Kuat

Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo membuka peluang UMKM eks Dolly menembus pasar ekspor, sementara Risma ...
KRONIK

Bupati Bupati Ipuk Lepas 32 Kontingen Pramuka Banyuwangi ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

BANYUWANGI – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang siswa berbagai SMP di Banyuwangi akan mengikuti Jambore Nasional ...
KRONIK

Guntur Wahono: Tiban Bukan Sekadar Adu Skill, Tapi Merawat Persaudaraan Antar Daerah

BLITAR – Seni tradisi Tiban tidak semestinya berhenti sebagai tontonan budaya. Di balik pertarungan para jawara di ...
OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...