Minggu
20 September 2026 | 12 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Risma Dapat Kejutan Ultah di Kampung Cuncum

pdip jatim - risma di kampung cuncum

pdip jatim - risma di kampung cuncumSURABAYA – Calon Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mendapat kejutan kue ulang tahun saat blusukan sambang warga Kelurahan Embong Kaliasin, Genteng, Jumat (20/11). Kejutan itu dilakukan warga kampung di samping Tunjungan Plaza ini, untuk merayakan ulang tahun ke-54 Risma.

Vivi, seorang warga Embong Kaliasin mengungkapkan, kejutan ulang tahun tersebut direncanakan sebagai ungkapan rasa terima kasih warga atas kepedulian Risma pada kampungnya.

Menurutnya, Risma-lah yang pertama kali membantu mencarikan akses bahan baku dan pemasaran, ketika masih menjabat Kepala Bappeko Surabaya, tahun 2010. “Ini bentuk terima kasih warga, karena selama ini Bu Risma telah peduli pada kami,” ucap Vivi.

Dia mengaku, perayaan ulang tahun sekaligus pertemuan dengan calon wali kota yang diusung PDI Perjuangan ini dibiayai warga sendiri, dibantu para relawan pasangan calon wali kota-wakil wali kota Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana. Warga, tambah dia, rela bergotong royong dan mendukung pasangan nomor urut dua ini di Pilkada Surabaya 2015.

“Bu Risma selama mengemban amanah sebagai wali kota, sudah terbukti menjalankan tugasnya dengan baik, serta tulus dan ikhlas,” jelas Vivi

Sementara itu, Tri Rismaharini tak menyangka bakal mendapat kejutan tersebut. Dia memiliki pengalaman tak terlupakan dengan Kampung Kaliasin yang dikenal dengan sebutan Kampung Cuncum itu, karena sebagian warganya adalah pembuat kue cuncum.

“Sebenarnya sudah lama warga Kampung Cuncum minta saya datang ke sini. Tapi sungguh, saya nggak mengira tiba-tiba ada acara ini (kejutan ultah),” ujar Risma.

Dia mengungkapkan kebanggaannya dengan kemajuan yang terjadi di Kampung Cuncum. Saat pertama kali berkunjung di tahun 2010 yang saat itu juga menjelang Pilwali Surabaya, ungkapnya, kondisi Kampung Cuncum agak memprihatinkan. Selain banyak rumah warga yang kurang layak, suasana kampung juga terlihat kumuh. Padahal, letaknya berada di pusat kota Surabaya.

“Saya sempat down. Saat itu sempat mikir, apa saya bisa membantu mengangkat kesejahteraan warga kampung ini,” katanya.

Untuk membangkitkan perekonomian warga, Risma yang kala itu menjabat Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota berupaya mencarikan akses bahan baku dan pemasaran bagi warga Embong Kaliasin yang sebagian besar berwirausaha membuat Kue Cuncum.

“Saya akseskan ke produsen telur , kemudian kita hubungkan ke pasarnya,” terang Risma.

Setelah mendapatkan sejumlah akses tersebut, bisnis Kue Cuncum terus mengalami peningkatan. Jajanan tradisional yang semula harganya berkisar Rp 750 per biji, sekarang naik menjadi Rp. 1.500.

Risma berharap, warga Embong Kaliasin yang berwirausaha Kue Cuncum dan jajanan lainnya terus meningkatkan kualitasnya agar bisa bersaing dengan produsen lainnya.

“Untuk rasa, perform kue harus terus ditingkatkan, karena nantinya persaingannya bukan hanya di daerah sekitar sini saja. Tapi dengan orang luar,” ajak perempuan yang pernah menyabet predikat wali kota terbaik ke-3 dunia itu.

Risma menambahkan, keberadaan kampung kue di Kota Pahlawan tidak hanya di Kaliasin, namun juga di beberapa kawasan lainnya, seperti di Keputran dan Rungkut. Menurutnya, pemberdayaan masyarakat dengan cara membuat program Satu Kampung Satu Produk ini telah lama dilaksanakan.

Orientasinya, selain untuk memenuhi kebutuhan di wilayah sekitar, juga meningkatkan perekonomian keluarga. “Bukan hanya kuliner. Satu kampung satu produk itu bisa usaha lain. Seperti batik celup,” terangnya.

Dia berharap dalam menghadapi pasar bebas seperti masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) mendatang, warga Surabaya mendapatkan akses dari kemajuan yang ada. Untuk itu, dirinya terus mendorong kualitas SDM dan kesejahteraan masyarakat kota.

Risma khawatir, jika warga tak mampu berkiprah pada era persaingan bebas nanti, akan menjadi penonton di kotanya sendiri. “Jika mereka tak mendapatkan akses, nggak ada gunanya pembangunan,” tuturnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

8.000 Jamaah Padati Pendopo Blitar, Rijanto Ajak Teladani Akhlak Rasulullah

BLITAR – Sekitar 8.000 jamaah memadati Pendopo Sasana Adhi Praja Kabupaten Blitar, Sabtu (19/9/2026), untuk ...
HEADLINE

PDI Perjuangan Jatim Bagikan 2.000 Paket Sembako, Said Abdullah: Jangan Lihat Pilihan Politiknya

BANYUWANGI – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur membagikan sebanyak 2.000 paket sembako kepada masyarakat di Kabupaten ...
KRONIK

Soekarno Run BWX 2026, PDI Perjuangan Jatim Jadikan Banyuwangi Pusat Sport Tourism

BANYUWANGI – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan menggelar ajang sport tourism Soekarno Run BWX di Kabupaten ...
KRONIK

Angka Kemiskinan Banyuwangi Turun, PDI Perjuangan Jatim Ingatkan Dampaknya Harus Dirasakan Wong Cilik

SURABAYA – Angka kemiskinan Kabupaten Banyuwangi terus menunjukkan tren penurunan dalam lima tahun terakhir. ...
LEGISLATIF

Kanang Pantau Distribusi Bantuan Pangan di Ngawi, Soroti Sinergi KDMP-Bulog

NGAWI – Anggota Komisi VI DPR RI Ir. Budi Sulistyono (Kanang) memantau distribusi bantuan pangan oleh Perum Bulog ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Minta Pemprov Jatim Selamatkan Lahan Sebelum Jadi Puso

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Erma Susanti meminta Pemprov Jatim mempercepat langkah menghadapi ...