Sabtu
18 Juli 2026 | 1 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cegah Overload, Guntur Wahono Dorong Percepatan Pembangunan TPA Sampah Regional

pdip jatim 230304 guntur wasbang 1

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur percepat pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah regional di tiap daerah.

Hal itu mengingat tingginya timbunan sampah di beberapa TPA lokal, seperti di Tulungagung dan TPA Ngipik Kabupaten Gresik yang tiap harinya menampung hingga 200 ton sampah.

“TPA di Jatim memang masih jadi permasalahan serius sehingga solusinya itu tetap kita koordinasikan dengan dinas lingkungan hidup,” ujarnya, Rabu (5/7/2023).

Seperti diketahui, sebelumnya, Senin (12/9/2022), Pemprov Jatim mengesahkan MoU bersama beberapa bupati terkait pengelolaan sampah regional, yang di dalamnya memuat pembangunan TPA sampah terintegrasi di kawasan Jatim.

Perda Nomor 9 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pengelolaan Sampah di Tingkat Regional Jawa Timur juga sudah disahkan untuk menanggulangi permasalahan sampah yang ada. Sayangnya, hingga kini tata kelola lingkungan tersebut belum maksimal.

Untuk itu, politisi PDI Perjuangan itu minta seluruh pihak turut mengupayakan bersama. Tugas dinas lingkungan hidup bersama pemprov dan DPRD adalah memasifkan adanya TPA sampah regional dan tugas masyarakat adalah membangun kesadaran terkait persoalan sampah di wilayahnya.

“Ini harus ada kerja sama semua pihak. Harus ada dukungan dari masyarakat. Kalau masyarakat tidak memahami ini, mereka akan menolak pembangunan TPA karena tidak bisa memahami bagaimana menangani limbah ini,” tuturnya.

“Jadi, yang sudah ada itu bagaimana kita optimalkan, tapi dari tujuh titik juga belum bisa memenuhi bagaimana mengatasi persoalan sampah ini. Di Blitar nanti kemungkinan akan dibangun TPA sampah. Lokasinya di perhutani nanti kita koordinasikan dengan dinas perhutani,” imbuhnya.

Tidak hanya TPA sampah regional, Guntur juga mendorong adanya tiap kabupaten/kota membangun pemanfaatan limbah sampah yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sehingga saling berkesinambungan.

“Jadi, terutama limbah plastik sebetulnya kalau kita bisa menggabungkan teknologi itu bisa diubah jadi bahan bakar bensin dan solar. Justru kalau masyarakat bisa melakukan itu, maka pemerintah harus memfasilitasi, agar ini bisa dikembangkan dan limbah ini tidak jadi persoalan, tapi malah menjadi berkah,” tandasnya. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

255 Keris Dipamerkan pada Hari Jadi ke-668 Ngawi

NGAWI – Sebanyak 255 bilah keris dari berbagai penjuru Kabupaten Ngawi dipamerkan dalam Pagelaran Tosan Aji yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Siapkan Tenaga Kerja Kompeten, Program Magang Jepang Jadi Andalan

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau pelatihan kerja berbasis kompetensi di BLK Bogo sebagai upaya ...
LEGISLATIF

Anggota DPRD Jatim Soroti Nasib Peternak Rakyat yang Terjepit Gurita Integrator Besar

TUBAN — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Ony Setiawan, ...
LEGISLATIF

Ketua DPRD Trenggalek: Jangan Sampai Pajak Membebani Rakyat

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi menegaskan kebijakan pajak daerah tidak boleh membebani masyarakat. DPRD ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Ajak Warga Kawal Penyusunan APBD Cegah Program di Luar Perencanaan

Anggota DPRD Jember Edi Cahyo Purnomo mengajak masyarakat mengawal penyusunan APBD agar setiap program daerah ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Sumenep Serahkan Bantuan untuk Pembangunan Madrasah Diniyah

SUMENEP – DPC PDI Perjuangan Sumenep memberikan dukungan terhadap penguatan peran madrasah diniyah sebagai lembaga ...