Kamis
02 Juli 2026 | 1 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ahmad Zarkasyi Meriahkan Bulan Bung Karno Bersama Ibu-ibu Warga Mlandingan, Kegiatan Apa?

IMG-20230618-WA0048_copy_900x507

SITUBONDO – Memeriahkan Bulan Bung Karno tahun ini, Wakil Ketua Bidang Ekonomi DPC PDI Perjuangan Situbondo, Ahmad Zarkasyi merayakannya bersama ibu-ibu di Kecamatan Mlandingan, Minggu (18/6/2023).

Acara dilaksanakan di rumah warga berlangsung secara sederhana. Zarkasyi datang untuk mengingatkan kembali berbagai peristiwa bersejarah terjadi di Bulan Juni yang terkait dengan Bung Karno. Selain itu, mengenalkan bakal calon presiden dari PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo.

Pada 1 Juni 1945, Bung Karno dalam sidang BPUPKI berpidato menjelaskan 5 dasar negara Indonesia merdeka yang ia namakan dengan Pancasila. Peristiwa tersebut kemudian diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila.

Baca juga:Naskah Lengkap Pidato Sukarno 1 Juni 1945, Lahirnya Pancasila

Kemudian pada 6 Juni 1901, Sukarno lahir di sebuah rumah kontrakan di Surabaya. Dan pada 21 Juni 1970, proklamator kemerdekaan Indonesia itu menghembuskan nafas terakhirnya di Jakarta dan dimakamkan di Blitar.

Pada acara itu, Zarkasyi juga meminta masukan dari kaum perempuan tersebut terkait problematika yang dihadapi.

Acara dikemas santai itu membuat ibu-ibu “bersuara”. “Yang susah itu ibu-ibu Pak Zarkasyi, kalau harga bahan pokok naik” ujar seorang ibu  berbahasa setempat.

Merespon masukan warga, Zarkasyi menyampaikan, bahwa pangan adalah persoalan hidup dan matinya sebuah bangsa, seperti disampaikan Bung Karno.

PDI Perjuangan sebagai penerus cita-cita Bung Karno, terus berusaha mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Kami akan sampaikan keluhan ibu-ibu kepada DPC PDI Perjuangan Situbondo untuk ditindaklanjuti para petugas Partai di eksekutif maupun legislatif, dari tingkat kabupaten sampai nasional” kata Zarkasyi.

Sejauh ini, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi, terus menjaga perekonomian, khususnya bidang pangan.

Krisis pangan dunia beberapa tahun belakangan akibat pandemi Covid-19, krisis energi dan perang Rusia-Ukraina menyebabkan beberapa negara dilanda kelaparan.

Baca juga: Di Tulungagung, Bocah Sukarno Diajari Sarinah Ihwal Mencintai Rakyat Kecil

Seperti Somalia, Afganistan, Niger, Mali, dan Guinea. Namun perekonomian Indonesia terutama pangan relatif stabil meski kenaikan harga pangan tak terhindarkan.

Karena itu, PDI Perjuangan sejak beberapa waktu lalu, turut bergotong royong membantu warga dengan berbagi beras atau sembako. Juga pembagian beras dilakukan personal kader seperti halnya dilakukan Zarkasyi. (Isa/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Insentif Guru Non ASN di Lumajang Diproses

LUMAJANG – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Lumajang, Supratman menegaskan bahwa dana insentif bagi guru non-ASN di ...
KRONIK

Festival Jaranan Se-Indonesia Digelar di Trenggalek, Doding: Momentum Lestarikan Budaya dan Dongkrak Wisata

Trenggalek akan menggelar Festival Jaranan se-Indonesia pada Agustus 2026. Ketua DPRD Doding Rahmadi menyebut ...
LEGISLATIF

Jamin Kelancaran Ibadah Jemaat Kristiani, Parkir dan PKL CFD Alun-alun Sidoarjo di Sekitar Gereja Bakal Ditata Ulang

SIDOARJO – Area parkir dan PKL yang meluber di sekitar gereja pada acara car free day (CFD) di alun-alun Sidoarjo ...
KRONIK

Juru Bicara DPP PDI Perjuangan: Diskusi Warkop Bukti Bung Karno Bukan Bagian Kaum Elit

SURABAYA – Juru Bicara DPP PDI Perjuangan, Aryo Seno Bagaskoro, mengapresiasi langkah Taruna Merah Putih (TMP) ...
KRONIK

Ony Setiawan: Marhaenisme Tetap Relevan Hadapi Ketergantungan Ekonomi di Era Neoliberalisme

Anggota DPRD Jatim Ony Setiawan menilai Marhaenisme dan nilai Pancasila tetap relevan menghadapi tantangan ...
KRONIK

Pastikan Perlindungan Pekerja Rentan, Bupati Bangkalan Perluas Cakupan BPJS Ketenagakerjaan

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menaruh perhatian serius terhadap keselamatan kerja masyarakat, ...