Rabu
30 September 2026 | 9 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ahmad Zarkasyi Meriahkan Bulan Bung Karno Bersama Ibu-ibu Warga Mlandingan, Kegiatan Apa?

IMG-20230618-WA0048_copy_900x507

SITUBONDO – Memeriahkan Bulan Bung Karno tahun ini, Wakil Ketua Bidang Ekonomi DPC PDI Perjuangan Situbondo, Ahmad Zarkasyi merayakannya bersama ibu-ibu di Kecamatan Mlandingan, Minggu (18/6/2023).

Acara dilaksanakan di rumah warga berlangsung secara sederhana. Zarkasyi datang untuk mengingatkan kembali berbagai peristiwa bersejarah terjadi di Bulan Juni yang terkait dengan Bung Karno. Selain itu, mengenalkan bakal calon presiden dari PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo.

Pada 1 Juni 1945, Bung Karno dalam sidang BPUPKI berpidato menjelaskan 5 dasar negara Indonesia merdeka yang ia namakan dengan Pancasila. Peristiwa tersebut kemudian diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila.

Baca juga:Naskah Lengkap Pidato Sukarno 1 Juni 1945, Lahirnya Pancasila

Kemudian pada 6 Juni 1901, Sukarno lahir di sebuah rumah kontrakan di Surabaya. Dan pada 21 Juni 1970, proklamator kemerdekaan Indonesia itu menghembuskan nafas terakhirnya di Jakarta dan dimakamkan di Blitar.

Pada acara itu, Zarkasyi juga meminta masukan dari kaum perempuan tersebut terkait problematika yang dihadapi.

Acara dikemas santai itu membuat ibu-ibu “bersuara”. “Yang susah itu ibu-ibu Pak Zarkasyi, kalau harga bahan pokok naik” ujar seorang ibu  berbahasa setempat.

Merespon masukan warga, Zarkasyi menyampaikan, bahwa pangan adalah persoalan hidup dan matinya sebuah bangsa, seperti disampaikan Bung Karno.

PDI Perjuangan sebagai penerus cita-cita Bung Karno, terus berusaha mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Kami akan sampaikan keluhan ibu-ibu kepada DPC PDI Perjuangan Situbondo untuk ditindaklanjuti para petugas Partai di eksekutif maupun legislatif, dari tingkat kabupaten sampai nasional” kata Zarkasyi.

Sejauh ini, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi, terus menjaga perekonomian, khususnya bidang pangan.

Krisis pangan dunia beberapa tahun belakangan akibat pandemi Covid-19, krisis energi dan perang Rusia-Ukraina menyebabkan beberapa negara dilanda kelaparan.

Baca juga: Di Tulungagung, Bocah Sukarno Diajari Sarinah Ihwal Mencintai Rakyat Kecil

Seperti Somalia, Afganistan, Niger, Mali, dan Guinea. Namun perekonomian Indonesia terutama pangan relatif stabil meski kenaikan harga pangan tak terhindarkan.

Karena itu, PDI Perjuangan sejak beberapa waktu lalu, turut bergotong royong membantu warga dengan berbagi beras atau sembako. Juga pembagian beras dilakukan personal kader seperti halnya dilakukan Zarkasyi. (Isa/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Cegah Anak Mengamen, Pemkot Surabaya Siapkan Pelatihan Menjahit dan Usaha Gorengan

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tidak hanya menghentikan aktivitas seorang anak yang diduga diajak ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Banyuwangi Salurkan Ribuan Paket Bansos untuk Jukir, Kuli, hingga Asongan

BANYUWANGI – Ketua DPC PDI Perjuangan Banyuwangi, Ana Aniati, mengatakan PDI Perjuangan menyalurkan ribuan paket ...
KRONIK

Said Abdullah: Prabowo-Megawati Akan Bertemu Lagi, Diharapkan 17 Oktober

JAKARTA – Pertemuan lanjutan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri direncanakan ...
LEGISLATIF

Baktiono Minta Seleksi Direksi BUMD Surabaya Bebas Manuver Politik

SURABAYA – Proses seleksi calon Direksi lima Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Surabaya mendapat perhatian DPRD ...
KRONIK

Sinung Soroti Rencana Utang Rp45 Miliar dalam APBD Bondowoso 2027

BONDOWOSO – Wakil Ketua DPRD Bondowoso, Sinung Sudrajad, menyoroti rencana pemerintah daerah menarik utang Rp45 ...
EKSEKUTIF

Debit Sumber Air Menurun, 500 Warga Selorejo Kediri Dapat Bantuan Air Bersih

KEDIRI – Sekitar 500 warga Dusun Selorejo, Desa Surat, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, mengalami kesulitan ...