Minggu
16 Agustus 2026 | 4 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ahmad Zarkasyi Meriahkan Bulan Bung Karno Bersama Ibu-ibu Warga Mlandingan, Kegiatan Apa?

IMG-20230618-WA0048_copy_900x507

SITUBONDO – Memeriahkan Bulan Bung Karno tahun ini, Wakil Ketua Bidang Ekonomi DPC PDI Perjuangan Situbondo, Ahmad Zarkasyi merayakannya bersama ibu-ibu di Kecamatan Mlandingan, Minggu (18/6/2023).

Acara dilaksanakan di rumah warga berlangsung secara sederhana. Zarkasyi datang untuk mengingatkan kembali berbagai peristiwa bersejarah terjadi di Bulan Juni yang terkait dengan Bung Karno. Selain itu, mengenalkan bakal calon presiden dari PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo.

Pada 1 Juni 1945, Bung Karno dalam sidang BPUPKI berpidato menjelaskan 5 dasar negara Indonesia merdeka yang ia namakan dengan Pancasila. Peristiwa tersebut kemudian diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila.

Baca juga:Naskah Lengkap Pidato Sukarno 1 Juni 1945, Lahirnya Pancasila

Kemudian pada 6 Juni 1901, Sukarno lahir di sebuah rumah kontrakan di Surabaya. Dan pada 21 Juni 1970, proklamator kemerdekaan Indonesia itu menghembuskan nafas terakhirnya di Jakarta dan dimakamkan di Blitar.

Pada acara itu, Zarkasyi juga meminta masukan dari kaum perempuan tersebut terkait problematika yang dihadapi.

Acara dikemas santai itu membuat ibu-ibu “bersuara”. “Yang susah itu ibu-ibu Pak Zarkasyi, kalau harga bahan pokok naik” ujar seorang ibu  berbahasa setempat.

Merespon masukan warga, Zarkasyi menyampaikan, bahwa pangan adalah persoalan hidup dan matinya sebuah bangsa, seperti disampaikan Bung Karno.

PDI Perjuangan sebagai penerus cita-cita Bung Karno, terus berusaha mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Kami akan sampaikan keluhan ibu-ibu kepada DPC PDI Perjuangan Situbondo untuk ditindaklanjuti para petugas Partai di eksekutif maupun legislatif, dari tingkat kabupaten sampai nasional” kata Zarkasyi.

Sejauh ini, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi, terus menjaga perekonomian, khususnya bidang pangan.

Krisis pangan dunia beberapa tahun belakangan akibat pandemi Covid-19, krisis energi dan perang Rusia-Ukraina menyebabkan beberapa negara dilanda kelaparan.

Baca juga: Di Tulungagung, Bocah Sukarno Diajari Sarinah Ihwal Mencintai Rakyat Kecil

Seperti Somalia, Afganistan, Niger, Mali, dan Guinea. Namun perekonomian Indonesia terutama pangan relatif stabil meski kenaikan harga pangan tak terhindarkan.

Karena itu, PDI Perjuangan sejak beberapa waktu lalu, turut bergotong royong membantu warga dengan berbagi beras atau sembako. Juga pembagian beras dilakukan personal kader seperti halnya dilakukan Zarkasyi. (Isa/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Kalahkan Maluku Raya, Banteng Jatim Bangkit dan Kejar Gelar Juara Soekarno Cup

SURABAYA – Banteng Jatim FC menunjukkan kebangkitan di Soekarno Cup 2026. Setelah sebelumnya hanya meraih hasil ...
KRONIK

Wahyu Satria Quattrick, Banteng Kalimantan Timur Hajar D.I. Yogyakarta 4-0

BANGKALAN – Banteng Kalimantan Timur tampil gemilang pada lanjutan Soekarno Cup 2026 di Stadion Gelora Bangkalan. ...
LEGISLATIF

10 Raperda Sumenep Masuk Fasilitasi Pemprov Jatim, Hosnan: Ditarget Rampung Akhir Tahun

SUMENEP – Sebanyak 31 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) masuk dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah ...
OLAHRAGA

Soekarno Cup Hentikan Sejenak Pertandingan, Doakan Korban Gempa NTT dan Sumatera

SURABAYA – Gempa bumi yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Simalungun, Sumatera Utara, ...
LEGISLATIF

PDIP Jember Minta KUA-PPAS Diputus, Sebelum Pembahasan Anggaran Berlanjut

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember meminta pembahasan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran ...
LEGISLATIF

Puan Minta Pemerintah Gerak Cepat Tangani Korban Gempa NTT

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah bergerak cepat menangani dampak gempa bumi yang mengguncang ...