Sabtu
08 Agustus 2026 | 5 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wabup Probolinggo Tinjau Pembangunan TPT dan Pengarah Arus Banjir Bandang

IMG-20230505-WA0045_copy_621x376

KABUPATEN PROBOLINGGO – Peninjauan dilakukan Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo, A Timbul Prihanjoko dalam pembangunan pengarah arus Daerah Irigasi (DI) Patemon Kulon da DI Segadi di Desa Patemon Kulon Kecamatan Pakuniran.

Selain itu, Wabup Timbul juga memantau kondisi tebing sungai Pancarglagas sepanjang 60 meter yang akan diamankan dengan pembangunan Tembok Penahan Tebing (TPT) menggunakan 1100 bronjong kawat. Hal ini dilakukan untuk mengamankan areal pemukiman dan jalan desa.

Wabup Timbul mengatakan pembangunan pengarah arus ini dilakukan karena pasca terjadinya banjir bandang beberapa waktu yang lalu, sehingga banyak sawah masyarakat tidak terairi disebabkan saluran air rusak.

“Luas lahan yang tidak terairi air ini 100 hektar lebih. Kasihan kalau dibiarkan terlalu lama. Akhirnya saya perintahkan DPUPR untuk segera menormalisasi aliran sungai. Alhamdulillah tadi pagi Kadis PUPR laporan kalau barangnya sudah datang,” kata TimbulTimbul Kamis, (04/05/2023).

Pembangunan pengarah arus ini, menurut dia, agar petani bisa mengolah sawahnya. Namun, setelah mendatangi lokasi, ternyata bukan hanya urusan sawah saja yang bermasalah, melainkan juga sumur warga terutama yang ada di Desa Pakuniran banyak yang sudah mulai mengering.

“Oleh karenanya, insyaallah pengarah arus ini akan selesai 2 hingga 3 minggu ke depan, Kepala Desa dan masyarakat yang gotong royong dan kolaborasi antara pemerintah kabupaten dengan Pemerintah Desa Patemon Kulon ini bisa menjadi contoh yang baik,” ujar Wabup dari PDI Perjuangan ini.

Sementara untuk pemasangan bronjong kawat, lanjut Timbul, sebagai penahan tebing-tebing karena banjir supaya tidak melebar serta untuk melindungi masyarakat. Mengingat, kata dia, di lokasi tersebut kerap terjadi banjir bandang.

“Apabila nantinya ada banjir besar, tetapi semoga tidak terjadi lagi bisa menahan sehingga dampaknya tidak terlalu meluas. Dampaknya aliran sungai yang seharusnya mengairi sawah karena banjir akhirnya rusak,” tandasnya. (drw/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Anang Maruf dan Yusuf Ekodono Gabung Soekarno Cup, Dorong Talenta Pelosok Naik Panggung

Legenda Timnas Indonesia Anang Maruf dan Yusuf Ekodono bergabung di Soekarno Cup 2026 karena ingin memperluas ...
LEGISLATIF

19 Daerah Jatim Darurat Kekeringan, Fraksi PDIP Dorong Mitigasi Berkelanjutan

Sebanyak 19 daerah di Jatim berstatus darurat kekeringan. Fraksi PDIP DPRD Jatim meminta pemerintah mengubah pola ...
KRONIK

Pelatihan Pupuk Organik di Kanor Bojonegoro, Solusi Petani Tekan Biaya dan Rawat Tanah

BOJONEGORO – Tingginya harga pupuk kimia yang mengerek beban biaya produksi memicu gerakan kemandirian tani di ...
HEADLINE

Soekarno Cup Bukan Sekadar Sepak Bola, tapi Membangun Karakter Bangsa

Said Abdullah menegaskan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar kompetisi sepak bola, tetapi sarana membangun karakter ...
SEMENTARA ITU...

Dukung PKDI Lumajang di Cup II 2026, Agus Wicaksono Targetkan Juara

LUMAJANG — Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, H. Agus Wicaksono SSos, hadir langsung ...
KABAR CABANG

Musran dan Musranran se Kecamatan Sumbergempol Selesai, Targetkan Penambahan Kursi DPRD Tulungagung

TULUNGAGUNG – Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranran) PDI Perjuangan se-Kecamatan ...