Sabtu
12 September 2026 | 9 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Target Penggunaan Energi Terbarukan di Jatim Jadi 23%, Daniel Rohi: Ini Perlu Kita Dorong

pdip-jatim-220510-danro

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur mengatakan, target penggunaan energi terbarukan di Jatim akan ditingkatkan menjadi 23 persen dari 19,56 persen.

Perubahan target tersebut akan dituangkan dalam perubahan Perda nomer 6 tahun 2019 tentang Rencana Umum Energi Daerah Provinsi Jawa Timur Tahun 2019-2050.

Rancangan peraturan daerah (Raperda) perubahan atas perda nomer 6 tahun 2019 ini sudah masuk dalam Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Jawa Timur.

Daniel Rohi yang juga anggota Bapemperda DPRD Jatim menegaskan, raperda perubahan itu perlu dilakukan seiring dengan adanya instruksi presiden.

Lebih lanjut dia menandaskan bahwa existing penggunaan energi terbarukan di Jatim baru 9 persen. Sementara, potensi energi terbarukan di Jatim cukup besar, diantaranya ada energi panas bumi atau geothermal, kemudian energi angin di Nganjuk, dan juga energi panas matahari.

Untuk diketahui bahwa dalam rangka perda nomer 6 tahun 2019 disebutkan bahwa pencapaian target prioritas Rencana Umum Energi Daerah Provinsi (RUED-P) Jawa Timur pada tahun 2025 sebesar 17,09 persen dan pada tahun 2050 sebesar 19,56 persen.

Daniel belum mengetahui pasti untuk target 23 persen ini akan tercapai pada tahun berapa, namun setidaknya ada perancanaan awal. Raperda ini juga diharapkan menjadikan dorongan untuk mencapai itu.

“Pembahasannya pada periode ini, perubahannya hanya pada dua pasal. Perubahan mengadopsi instruksi presiden itu,” tandas Daniel di Surabaya, Rabu (19/4/2023).

Disinggung apakah nantinya potensi energi terbarukan di Jatim ini akan dijadikan industri? Daniel mengatakan hal terbuka, termasuk jika nantinya ada investor masuk atau akan dikembangkan oleh pemerintah sendiri.

Sebab, lanjut Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim tersebut, Perda ini arahnya adalah memberikan dorongan pada masyarakat termasuk kantor pemerintah untuk menggunakan energi terbarukan.

Lebih lanjut, anggota komisi B DPRD Jatim ini menyebutkan jika saat ini total penggunaan energi terbarukan yang ada di Jatim mencapai ada sekitar 6000 mega watt. Sedangkan kapasitas yang terpasang mencapai 10.000 mega watt.

Namun, sebagian besar masih menggunakan energi batubara, tenaga diesel dan juga gas. Sedangkan penggunaan energi terbarukan masih cukup kecil. “Inilah yang perlu kita dorong untuk memperbanyak penggunaan energi terbarukan,” tandasnya. (dhani/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Dilema Air di Perumahan Elit, DPRD Surabaya Minta PDAM Segera Negosiasi dengan Pengembang

SURABAYA – Temuan adanya tiga perusahaan pengembang raksasa di Surabaya, termasuk kawasan hunian papan atas, ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Rp5 Juta per RW Jangan Habis untuk Seremoni, Harus Jadi Penghasilan Gen Z

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta anggaran kegiatan Generasi Z (Gen Z) sebesar Rp5 juta per RW ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Minta Pemkot Surabaya Jemput Bola Data Desil, Jangan Tunggu Warga Mengadu

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta Pemkot jemput bola memperbarui data desil agar bantuan pendidikan dan ...
KRONIK

Ketua HKTI Magetan Suarakan Aspirasi Petani dan Tekankan Regenerasi di Rakerda HKTI Jatim

MAGETAN — Anggota DPRD Magetan dari PDI Perjuangan sekaligus Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) ...
LEGISLATIF

Tunjang Kinerja Bamag Gresik, Nila Yani Serahkan Bantuan Perlengkapan Operasional

GRESIK – Dukungan terhadap penguatan pelayanan dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Gresik terus dilakukan. ...
KRONIK

Budi Leksono Desak PDAM Modernisasi Alat demi Jamin Kualitas Air Warga

SURABAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya mendesak PDAM Surya Sembada segera melakukan ...